Senin, 12 Oktober 2026
21:49 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM
Izaak Thenu

Izaak Thenu

Bagikan:
Artikel ini perlu dirapikan agar memenuhi standar Wikipedia. Alasannya ialah: Kembangkan sejarah dan awal kehidupannya beliau. Silakan kembangkan artikel ini semampu Anda. Merapikan artikel dapat dilakukan dengan wikifikasi atau membagi artikel ke paragraf-paragraf. Jika sudah dirapikan, silakan hapus templat ini. (Juni 2025) (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)
Izaak Thenu
250px-COLLECTIE_TROPENMUSEUM_Portret_van_dominee_Izaak_Thenu_Atjeh_TMnr_10018871.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lahir(1868-09-14)14 September 1868
Hutumuri, Leitimur Selatan, Ambon
Meninggal10 Mei 1937(1937-05-10) (umur 64)
Kutaraja
DikebumikanKerkhof Peucut
Pengabdian Hindia Belanda
Dinas/cabangTentara Kerajaan Hindia Belanda
Service years1894-1937
PangkatPrajurit Pendeta
PertempuranEkspedisi Aceh Kedua †
PenghargaanOrde Oranye-Nassau

Izaak Thenu (Maluku, 14 September 1868 – 1937) adalah seorang tentara pendeta yang berasal dari Ambon. Ia bertugas di Aceh sejak 30 september 1894 sampai kematiannya pada tahun 1937. Tugasnya terutama untuk meningkatkan moral tentara Ambon. Pada penyerangan benteng Samalanga di tahun 1901, ia menciptakan sebuah syair berjudul "Samalanga". Syair yang terdiri dari 14 bait, dan setiap baitnya terdiri dari 4 baris, berhasil mengangkat semangat prajurit pribumi kolonial.

Karena jasanya selama perang Aceh, Izaak Thenu diberikan gelar kehormatan “Ksatria Ordo Oranye-Nassau” oleh Pemerintah Belanda pada tahun 1901.[1]

Saat ini, kuburan Izaak Thenu berada di sebelah kiri pintu masuk Kerkhof Peucut, Banda Aceh, tidak jauh dari prasasti Kohler.

Referensi

  1. ↑ "Jejak Penyair Kolonial di Aceh". kumparan. Diakses tanggal 2025-06-02.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan