Rabu, 14 Oktober 2026
12:47 WIB
TERKINI
Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: Satpol PP Cek STNK Kendaraan Besar di SPBU Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Merosot Rp20 Ribu, Cek Rincian Lengkap per Gram Hari Ini Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 14 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan di Tanggamus Cuaca Lampung Dihantui 289 Titik Panas, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: Satpol PP Cek STNK Kendaraan Besar di SPBU Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Merosot Rp20 Ribu, Cek Rincian Lengkap per Gram Hari Ini Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 14 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan di Tanggamus Cuaca Lampung Dihantui 289 Titik Panas, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas
Itik benjut

Itik benjut

spesies burung

Bagikan:
Itik benjut
250px-SundaTeal_Bali.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:
Filum:
Kelas:
Ordo:
Famili:
Genus:
Spesies:
Anas gibberifrons
Artikel takson sembarang

Itik benjut (bahasa Latin = Anas gibberifrons) adalah spesies burung dari keluarga Anatidae, dari genus Anas. Itik benjut merupakan burung pemakan tumbuhan dan invertebrata yang memiliki habitat di rawa, payau, mangrove, tambak, kolam, sungai. Dapat sampai jauh ke pedalaman

Ciri-ciri

Tubuh berukuran sedang (42 cm). Warna coklat abu-abu. Mahkota coklat gelap kemerahan. Muka dan leher kekuningan, kadang hampir putih. Bagian sisi dan punggung coklat kemerahan. Sayap berspekulum kehitaman berbaur hijau-biru mengkilap. Waktu terbang, bulu ketiak putih dan terlihat bercak putih di depan spekulum.

Jantan: sedikit lebih besar dari betina dan ada tonjolan tulang pada dahi. Iris coklat merah, paruh abu-abu kebiruan dengan bercak kuning dekat ujungnya, kaki dan tungkai abu-abu. Hidup berpasangan atau dalam kelompok. Sarang berupa tumpukan bulu halus, pada permukaan tanah atau lubang pohon. Telur berwarna krem, jumlah 8-10 butir. Berbiak bulan April-Agustus, November.

Penyebaran

  • Andaman, Sunda Besar.
  • Sumatra, Kalimantan, Jawa, Bali, Sulawesi, Nusa Tenggara.

Referensi


Ikon rintisan

Artikel bertopik burung ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan