Kamis, 24 September 2026
03:01 WIB
TERKINI
Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN
Isiah Thomas

Isiah Thomas

pemain bola basket di Amerika Serikat

250px-Isiah_Thomas.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Isiah Thomas

Isiah Lord Thomas III (lahir 30 April 1961) adalah mantan pemain bola basket profesional Amerika Serikat yang bermain di NBA bersama Detroit Pistons. Seorang point guard dan 12 kali masuk dalam NBA All Star, Isiah Thomas termasuk dalam daftar 50 Greatest Players in NBA History dan tercatat di dalam Naismith Memorial Basketball Hall of Fame.

Setelah pensiun, Thomas menjalani karier baik sebagai pelatih kepala di level universitas dan NBA, pimpinan eksekutif tim bola basket untuk klub NBA Toronto Raptors dan New York Knicks, maupun sebagai komentator televisi. Namanya dieja dari kata Isiah tetapi dari lafal yang sama dan lazim disebut Isaiah dari kata Bahasa Inggris Amerika, i.e. /aɪˈzeɪə/. Ia juga mempunyai nama lain yaitu Zeke, Cuts (karena ia mencukur alis matanya), The Baby-faced Assassin, The Smiling Assassin, dan Tuss.

Bertinggi badan 185 cm, Thomas memperkuat tim Indiana Hossiers di level perguruan tinggi dan membawa tim ini sebagai juara NCAA pada tahun 1981. Pada draft NBA tahun 1981, dirinya dipilih oleh Detroit Piston pada urutan kedua dan bermain di sana sepanjang karier profesionalnya sekaligus meraih dua gelar juara NBA pada musim kompetisi 1988-89 dan 1989-90.


Isiah Thomas
Posisi
Tinggi6 ft 1 in (1,85 m)
Berat180 lb (82 kg)
Negara  Amerika Serikat
Lahir30 April 1961 (umur 65)
Chicago, Illinois
KuliahIndiana (1979–1981)
Karier pro1981 1994

Karier SMA, Kuliah, dan Olimpiade

Di SMA, Thomas telah menjadi guard Amerika dalam tim utama Gene Pingatore's di St. Joseph Catholic High School di Westchester, Illinois.[1] Kemudian, Thomas bermain untuk Indiana University dan namanya masuk dalam tim Olimpiade 1980, walaupun AS memboikot ajang pada tahun itu di Moscow sebagai bentuk protes atas invasi terhadap Afganistan oleh Soviet Union.

Ia mendapatkan penghargaan All-Big Ten pada tahun 1980, menjadi mahasiswa tingkat satu pertama yang melengkapi dalam sejarah konferensi tersebut. Tahun 1981, selama menjadi mahasiswa tingkat kedua di Indiana, Thomas masuk dalam tim All-American, menghasilkan rata-rata 16 poin dan 5.8 rebound per game ia memimpin the Hoosiers pada angka 26-9 dalam musim kejuaraan nasional. Dalam perebutan gelar di Philadelphia, ia mencetak angka tertingginya yaitu 23 poin pada tim Indiana dan menang 63-50 atas University of North Carolina, dan namanya tercantum di NCAA Basketball Tournament Most Outstanding Player. Thomas meninggalkan Indiana lebih awal karena masuk dalam draft National Basketball Association tahun 1981. Ia mendapat gelar beasiswa dari IU dalam criminal justice beberapa tahun kemudian, sebagai janji kepada ibunya dalam menulis itu ia akan segera pergi dan meninggalkan bangku kuliah untuk bergabung dalam NBA Draft.

Karier NBA

Pada 1981 NBA Draft, klub Detroit Pistons memilih Thomas dan mengontraknya untuk 4 tahun seharga 1,6 juta dollar AS. Dengan rookie point guard mereka menghasilkan rata-rata 17 angka dan 7.8 assist, Pistons bermain dalam 18 games,dari 21-61 dari 1980-81 NBA season lalu 39-43 dari 1981-82 NBA season. Thomas membuat All-Rookie team setelah memulai East pada 1982 NBA All-Star Game.

Referensi

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan