Sabtu, 10 Oktober 2026
02:52 WIB
TERKINI
Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Hukum Pujianto Divonis 8 Bulan Penjara: Perdagangan Ajinomoto Palsu Merugikan Konsumen Lampung Lampung Diprediksi Cerah Berawan, Hujan Lokal Sambangi Beberapa Wilayah Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Hukum Pujianto Divonis 8 Bulan Penjara: Perdagangan Ajinomoto Palsu Merugikan Konsumen Lampung Lampung Diprediksi Cerah Berawan, Hujan Lokal Sambangi Beberapa Wilayah

Isak Salim

dokter asal Indonesia

Bagikan:
Isak Salim
PekerjaanDokter
Dikenal karenaAhli kesehatan mata

Prof. Dr. Isak Salim adalah seorang ahli kesehatan mata (oftalmologi) Indonesia. Ia memulai kariernya sebagai asisten dari seorang dokter Belanda, Prof. Dr. Mulock Houwer yang menjadi pimpinan sekolah kedokteran Geneeskundige Hooge School pada masa sebelum kemerdekaan. Setelah Indonesia merdeka, Universitas Indonesia diresmikan pada tanggal 2 Februari 1950, Isak Salim berkiprah di Bagian Ilmu Penyakit Mata, Fakultas Kedokteran yang dipimpin oleh Prof. dr. Hadibroto. Selanjutnya, ia meneruskan pendidikan di Amsterdam, Belanda untuk mengambil gelar doktor yang berhasil diraihnya pada tahun 1956. Di kemudian hari ia menjadi pimpinan menggantikan Prof. dr. Hadibroto.[1]

Isak Salim, putra Koto Gadang, IV Koto, Agam, Sumatera Barat, merupakan pendukung kuat pendirian Rumah Sakit Mata AINI pada tahun 1980 yang digagas oleh Nani Sadikin, istri dari Ali Sadikin, Gubernur DKI Jakarta pada masa itu. Atas jasa-jasanya di bidang kesehatan mata, namanya-pun diabadikan menjadi nama Rumah Sakit Mata Prof. Dr. Isak Salim-AINI di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta.[2]

Referensi

  1. ↑ "Situs Resmi Departemen Ilmu Kesehatan Mata, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia". Diarsipkan dari asli tanggal 2013-02-26. Diakses tanggal 2013-03-23.
  2. ↑ "RS Mata Aini Prof. DR. Isak Salim". Diarsipkan dari asli tanggal 2013-04-07. Diakses tanggal 2013-03-23.


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi tokoh ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan