Senin, 19 Oktober 2026
19:56 WIB
TERKINI
Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global

Isak Salim

dokter asal Indonesia

Bagikan:
Isak Salim
PekerjaanDokter
Dikenal karenaAhli kesehatan mata

Prof. Dr. Isak Salim adalah seorang ahli kesehatan mata (oftalmologi) Indonesia. Ia memulai kariernya sebagai asisten dari seorang dokter Belanda, Prof. Dr. Mulock Houwer yang menjadi pimpinan sekolah kedokteran Geneeskundige Hooge School pada masa sebelum kemerdekaan. Setelah Indonesia merdeka, Universitas Indonesia diresmikan pada tanggal 2 Februari 1950, Isak Salim berkiprah di Bagian Ilmu Penyakit Mata, Fakultas Kedokteran yang dipimpin oleh Prof. dr. Hadibroto. Selanjutnya, ia meneruskan pendidikan di Amsterdam, Belanda untuk mengambil gelar doktor yang berhasil diraihnya pada tahun 1956. Di kemudian hari ia menjadi pimpinan menggantikan Prof. dr. Hadibroto.[1]

Isak Salim, putra Koto Gadang, IV Koto, Agam, Sumatera Barat, merupakan pendukung kuat pendirian Rumah Sakit Mata AINI pada tahun 1980 yang digagas oleh Nani Sadikin, istri dari Ali Sadikin, Gubernur DKI Jakarta pada masa itu. Atas jasa-jasanya di bidang kesehatan mata, namanya-pun diabadikan menjadi nama Rumah Sakit Mata Prof. Dr. Isak Salim-AINI di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta.[2]

Referensi

  1. ↑ "Situs Resmi Departemen Ilmu Kesehatan Mata, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia". Diarsipkan dari asli tanggal 2013-02-26. Diakses tanggal 2013-03-23.
  2. ↑ "RS Mata Aini Prof. DR. Isak Salim". Diarsipkan dari asli tanggal 2013-04-07. Diakses tanggal 2013-03-23.


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi tokoh ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan