Minggu, 18 Oktober 2026
23:34 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Invasi Jamaika

Invasi Jamaika

artikel daftar Wikimedia

Bagikan:
Invasi Jamaika
Bagian dari Perang Inggris-Spanyol (1654–60)
330px-Jamaica1671ogilby.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Peta Jamaika dari abad ke-17
Tanggal19–27 Mei 1655
Lokasi17°57′18″N 76°52′03″W / 17.9551°N 76.8676°W / 17.9551; -76.8676
Hasil Kemenangan Inggris
Perubahan
wilayah
Jamaika diduduki Inggris, diserahkan kepada Spanyol tahun 1670
Pihak yang terlibat
Spanyol Spanyol Persemakmuran Inggris
Pemimpin atau tokoh terkemuka
Spanyol Juan Ramírez de Arellano
Kekuatan
1.500 pemukim[1]
  • 7.000 prajurit
  • 30 kapal[1]

Invasi Jamaika berlangsung pada Mei 1655 pada masa Perang Inggris Spanyol tahun 1654-1660. Dalam invasi ini, pasukan ekspedisi Inggris berhasil merebut koloni Spanyol di Jamaika (pada masa itu disebut "Santiago"). Penyerangan ini merupakan bagian dari rencana ambisius Oliver Cromwell untuk memperoleh koloni baru di benua Amerika; rencana ini disebut Rancangan Barat (Western Design).

Walaupun permukiman-permukiman besar seperti Santiago de la Vega (kini disebut Spanish Town) lemah perlindungannya dan dapat dengan mudah diduduki oleh Inggris, perlawanan dari para budak yang melarikan diri (atau kelompok Maroon Jamaika) terus berlanjut di wilayah pedalaman. "Rancangan Barat" sendiri terbilang gagal, tetapi Jamaika tetap dijajah Inggris dan secara resmi diserahkan oleh Spanyol sesuai dengan ketentuan Perjanjian Madrid (1670).

Koloni Jamaika tetap dijajah Inggris hingga negeri tersebut memperoleh kemerdekaannya pada 1962.

Catatan kaki

  1. 1 2 Marly 1998, hlm. 149.

Daftar pustaka


Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan