Rabu, 23 September 2026
04:54 WIB
TERKINI
Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara
Intonasi

Intonasi

Menekankan atau menghilangkan kata-kata, seringkali menghasilkan penekanan

330px-Juste_intonation-en.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ilustrasi Nada

Intonasi atau lentong[1] yaitu tinggi rendahnya suatu nada pada kalimat yang memberikan penekanan dalam kata-kata tertentu di suatu kalimat.[2]

Jenis Intonasi

Intonasi memiliki 3 macam, yaitu:

1. Tekanan Dinamik (keras lemah) Ucapkanlah kalimat dengan melakukan penekanan pada setiap kata yang memerlukan penekanan.[3] Misalnya, saya pada kalimat “Saya membeli pensil ini” Perhatikan bahwa setiap tekanan memiliki arti yang berbeda.[3]

  1. SAYA membeli pensil ini. (Saya, bukan orang lain)[3]
  2. Saya MEMBELI pensil ini. (Membeli, bukan, menjual)[3]
  3. Saya membeli PENSIL ini. (Pensil, bukan buku tulis)[3]

2. Tekanan Nada (tinggi) Cobalah mengucapkan kalimat dengan memakai nada/aksen, artinya tidak mengucapkan seperti biasanya.[3] Yang dimaksud di sini adalah membaca/mengucapkan kalimat dengan suara yang naik turun dan berubah ubah.[3] Jadi yang dimaksud dengan tekanan nada ialah tentang tinggi rendahnya suatu kata.[3]

3. Tekanan Tempo Tekanan tempo adalah membuat lambat atau membuat cepat pengucapan.[3] Tekanan ini sering dipergunakan untuk lebih mempertegas apa yang kita maksudkan.[3] Untuk cara latihannya cobalah membaca Naskah dengan tempo yang berbeda beda. Lambat atau cepat silih berganti.[3]

Referensi

  1. "Arti kata lentong - Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Daring". kbbi.kemendikdasmen.go.id. Diakses tanggal 2021-2-11.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |access-date=
  2. "Pengertian intonasi,jeda,lafal,tekanan". SHVOONG.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2014-06-06. Diakses tanggal 2014-06-06.
  3. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 "Intonasi dan Warna Suara dalam Teater". Loker Seni. Diakses tanggal 2014-06-06.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan