Senin, 21 September 2026
12:51 WIB
TERKINI
Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya

Klasifikasi Penyakit Internasional

suatu sistem klasifikasi penyakit yang dikelola oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan digunakan secara global.

Klasifikasi Penyakit Internasional (bahasa Inggris: International Classification of Diseases, disingkat ICD) adalah suatu sistem klasifikasi penyakit yang dikelola oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan digunakan secara global. ICD dirancang sebagai sistem klasifikasi kesehatan yang memiliki kode diagnostik untuk mengelompokkan penyakit, yang meliputi berbagai tanda, gejala, temuan abnormal, keluhan, kondisi sosial, dan penyebab eksternal suatu cedera atau penyakit. Setiap kondisi kesehatan dipetakan dan diberikan kategori dan kode.

ICD direvisi secara berkala dan revisi yang berlaku saat ini adalah revisi ke-10, yang disebut ICD-10. WHO pertama kali merilis ICD pada tahun 1992 dan kemudian menerbitkan pembaruan kecil setiap tahun serta pembaruan besar setiap tiga tahun. Revisi kesebelas ICD, yaitu ICD-11, diterima oleh Majelis Kesehatan Dunia dari WHO pada 25 Mei 2019 dan akan berlaku secara resmi pada 1 Januari 2022.[1] Nama lengkap dan formal dari ICD yaitu International Statistical Classification of Diseases and Related Health Problems.

Versi

ICD-9

ICD-9 dipublikasikan oleh WHO pada tahun 1975. Beberapa waktu kemudian, Pusat Statistik Kesehatan Nasional (NCHS) Amerika Serikat mengembangkan sistem ini dan menyebutnya sebagai "ICD-9-CM". Penambahan CM merujuk pada modifikasi klinis (clinical modification).[2]

ICD-10

Artikel utama: Daftar kode ICD-10

ICD-10 mulai dikerjakan pada tahun 1983 dan disahkan oleh Majelis Kesehatan Dunia ke-43 pada Mei 1990. Versi ini mulai digunakan di negara-negara anggota WHO pada tahun 1994. Sistem klasifikasi ICD-10 memuat lebih dari 55.000 kode, meningkat signifikan dibandingkan 17.000 kode yang tersedia dalam ICD-9.[3] Sistem ICD-10 juga mengalami modifikasi di Amerika Serikat, yaitu menjadi ICD-10-CM untuk kode diagnosis dan ICD-10-PCS untuk kode prosedur.

ICD-11

Revisi kesebelas sistem ini, yaitu ICD-11, hampir lima kali lebih besar dari ICD-10.[4] Revisi ini dibuat setelah pengembangan dilakukan selama satu dekade yang melibatkan lebih dari 300 spesialis dari 55 negara.[5][6][7] ICD-11 memiliki versi alfa pada Mei 2011 dan draf beta pada Mei 2012, sementara versi stabilnya dirilis pada 18 Juni 2018,[8] dan secara resmi disahkan oleh semua anggota WHO ketika berlangsung Majelis Kesehatan Dunia ke-72 pada 25 Mei 2019.[9]

Referensi

  1. "World Health Assembly Update, 25 May 2019". WHO. Diakses tanggal 13 Juli 2021.
  2. "ICD-9-CM Diagnosis Codes". Find A Code. Diakses tanggal 13 Juli 2021.
  3. CMS Office of Public Affairs (11 Februari 2008). "HHS Proposes Adoption of ICD-10 Code Sets and Updated lectronic Transaction Standards" (Rilis pers). U.S. Department of Health & Human Services. Diakses tanggal 11 Februari 2009.
  4. Editorial (2019). "ICD-11". The Lancet. 393 (10188): 2275. doi:10.1016/S0140-6736(19)31205-X. PMID 31180012.
  5. Badr, Azza (17–19 September 2019). Fifth regional steering group meeting Bangkok (PDF) (Laporan).{{cite report}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) WHO/EMRO.
  6. Pickett, Donna; Anderson, Robert N. (18 Juli 2018). Status on ICD-11: The WHO Launch (PDF) (Laporan). CDC/NCHS.
  7. Cuncic, Arlin (23 Maret 2020). "Overview of the ICD-11 for Mental Health". Verywell Mind. Diakses tanggal 2021-07-13.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: layanan pengarsipan yang sudah usang (link)
  8. "ICD-11 Timeline". WHO. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2019-05-05.
  9. "World Health Assembly Update, 25 May 2019" (Rilis pers). Geneva, Switzerland: WHO. 25 Mei 2019. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2019-07-30.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan