Minggu, 04 Oktober 2026
00:38 WIB
TERKINI
Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan
Internatio

Internatio

gedung di Surabaya, Jawa Timur, Indonesia

Bagikan:
330px-Gedung_Internatio%2C_2025_%2801%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Internatio tahun 2025.

Internatio (dahulu bernama Internatio Willemsplein) adalah nama sebuah gedung bersejarah di Surabaya, Jawa Timur, Indonesia. Gedung ini dahulu digunakan sebagai kantor Internationale Crediet-en Handels-Vereeniging "Rotterdam" (terj. har. 'Perkumpulan Kredit dan Perdagangan Internasional "Rotterdam"'), yang menjadi asal muasal nama gedung ini. Setelah pasukan Sekutu mendarat di Tanjung Perak, mereka langsung menguasai gedung ini. Pada tanggal 28-30 Oktober 1945 gedung ini dikepung pejuang-pejuang Indonesia. Gedung ini terletak di sudut jalan Heerenstraat dan Willemsplein, yang saat ini disebut jalan Jayengrono, Surabaya; dekat Jembatan Merah Plaza dan Stasiun Jembatan Merah.[1]

Sejarah

Bangunan ini dibangun pada tahun 1927 oleh Algemeen Ingenieur Architectenbureau dan rampung pada tahun 1931. Arsiteknya bernama Ir. Frans Johan Louwrens Ghijsels. Pada mulanya gedung ini berfungsi sebagai salah satu tempat pengelolaan perdagangan pada masa penjajahan Belanda.[1][2]

Catatan kaki

  1. 1 2 "Gedung Internatio (Internationale Crediten Handelvereeniging) Merupakan Gedung Bersejarah Di Kota Surabaya". www.eastjava.com. Diakses tanggal 2020-02-07.
  2. ↑ "Gedung Internatio Surabaya dari Masa ke Masa | Panduan Wisata Surabaya | Pesona Indah Kota Pahlawan, surabaya city guide" (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2020-02-07.
Ikon rintisan

Artikel bertopik bangunan dan struktur ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan