European Monetary Institute | |
| Singkatan | EMI |
|---|---|
| Penerus | Bank Sentral Eropa |
| Tanggal pendirian | 1 Januari 1994 |
| Tanggal pembubaran | 1 Juni 1998 |
| Jenis | Lembaga moneter |
| Kantor pusat | Eurotower, Frankfurt, Jerman |
Wilayah layanan | Uni Eropa |
Institut Moneter Eropa (bahasa Inggris: European Monetary Institute, disingkat EMI) adalah lembaga moneter yang menjadi cikal bakal Bank Sentral Eropa (ECB) dan beroperasi antara 1994 dan 1998. Lembaga ini dibentuk untuk mengawal tahap kedua pembentukan Uni Ekonomi dan Moneter, yakni proses bertahap menuju mata uang tunggal euro.
Pembentukan
EMI dibentuk pada 1 Januari 1994, menggantikan lembaga pendahulunya, Dana Kerja Sama Moneter Eropa (EMCF).[1] Berdirinya EMI menandai dimulainya tahap kedua Uni Ekonomi dan Moneter, rencana yang dirumuskan Laporan Delors pada 1989 dan dibagi ke dalam tiga tahap. Pertemuan pertama EMI berlangsung pada 12 Januari di bawah presiden pertamanya, Alexandre Lamfalussy.[2] Lembaga ini berkantor di gedung Eurotower, Frankfurt, Jerman, yang kini ditempati ECB, dengan staf kurang dari 250 orang yang sebagian besar diperbantukan dari bank-bank sentral nasional.[3]
Tugas
EMI tidak memegang tanggung jawab atas kebijakan moneter Uni Eropa, yang saat itu masih berada di tangan otoritas nasional, dan juga tidak berwenang melakukan intervensi valuta asing.[4] Perannya lebih bersifat persiapan, dengan dua tugas utama. Pertama, mempererat kerja sama antarbank sentral dan koordinasi kebijakan moneter. Kedua, menyiapkan segala hal yang dibutuhkan untuk mendirikan Sistem Bank Sentral Eropa (ESCB), menjalankan kebijakan moneter tunggal, serta menciptakan mata uang tunggal pada tahap ketiga. Untuk itu, EMI menjadi wadah konsultasi dan pertukaran informasi sekaligus merancang kerangka regulasi, organisasi, dan logistik yang kelak dipakai ESCB.[4]
Sejumlah pekerjaan teknis penting lahir dari EMI. Proposal rincinya menjadi dasar skenario peralihan ke euro setelah Dewan Eropa pada Desember 1995 menyepakati nama "euro" dan memastikan tahap ketiga dimulai 1 Januari 1999. EMI juga menyusun laporan yang menjadi landasan mekanisme nilai tukar baru ERM II, dan pada Desember 1996 mempresentasikan rancangan desain uang kertas euro yang mulai beredar pada 2002.[4]
Kepemimpinan
EMI mula-mula dipimpin Alexandre Lamfalussy sejak awal 1994. Pada 1 Juli 1997, kepemimpinan beralih kepada Wim Duisenberg, yang kelak menjadi presiden pertama Bank Sentral Eropa.
Pembubaran
EMI dibubarkan pada 1 Juni 1998 bersamaan dengan berdirinya Bank Sentral Eropa dan Sistem Bank Sentral Eropa, yang mengambil alih tanggung jawabnya yang telah diperluas untuk persiapan peluncuran euro. Begitu ECB berdiri, EMI dinyatakan selesai menjalankan tugasnya dan masuk masa likuidasi. Keberadaannya yang singkat pada dasarnya merupakan jembatan kelembagaan: ia menyiapkan perangkat dan kerja sama yang kemudian memungkinkan bank sentral bersama Eropa benar-benar berdiri.[4]
Lihat pula
- Bank Sentral Eropa
- Sistem Bank Sentral Eropa
- Uni Ekonomi dan Moneter Uni Eropa
- Euro
- Alexandre Lamfalussy
Referensi
- ↑ "European Central Bank", European NAvigator.
- ↑ "The history of the euro", Financial Times, 2001 (diarsipkan).
- ↑ "European Monetary Institute: Preparing to die", The Economist, 3 April 1997.
- 1 2 3 4 "Economic and Monetary Union", Bank Sentral Eropa.