Rabu, 23 September 2026
00:02 WIB
TERKINI
Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara
Ingaevones

Ingaevones

330px-Germanic_dialects_ca._AD_1.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Penyebaran bahasa Jermanik utama di Eropa pada skt. 1 M:
  Ingvaeonik, atau Ingvaeonic
  Weser-Rhein Jermanik, atau Istvaeonic
  Elbe Jermanik, atau Irminonic

Ingaevones pengucapan Latin: [ɪŋɡae̯ˈwoːneːs] adalah suku bangsa Jermanik Barat yang tinggal di sepanjang pantai Laut Utara di wilayah Jutlandia, Holstein, dan Frisia pada zaman Klasik. Suku-suku di daerah ini termasuk Frisii, Chauci, Sachsen, dan Yuti.

Nama ini terkadang diberikan oleh editor atau penerjemah modern sebagai Ingvaeones, dengan asumsi bahwa ini lebih mungkin menjadi bentuk yang benar, karena sebuah etimologi dapat dibentuk untuknya sebagai 'putra Yngvi', Yngvi muncul kemudian sebagai nama dewa Skandinavia.[1] Oleh karena itu kelompok umum yang didalilkan dari dialek "Ingvaeones" yang terkait erat disebut Ingvaeonik atau Jermanik Laut utara.[2]

Lihat pula

Catatan

  1. Tacitus, Angricola and Germania, translated by Harold Mattingly, revised by J.B. Rives, Penguin Books 2009, Germania, 2 and note 6.
  2. Sonderegger, Stefan (1979). Grundzüge deutscher Sprachgeschichte. Diachronie des Sprachsystems, vol. I: Einführung – Genealogie – Konstanten. Berlin/New York: Walter de Gruyter; Ingerid Dal, "2.1: Altniderdeutsch u. seine Vorstufen" in Gerhard Cordes, Dieter Möhn, eds. Handbuch zur Niederdeutschen Sprach und Literaturwissenschaft.1983.

Referensi

  • Grimm, Jacob (1835). Deutsche Mythologie (German Mythology); From English released version Grimm's Teutonic Mythology (1888); Available online by Northvegr 2004-2007:Chapter 15, page 2-; 3. File retrieved 09-26-2007.
  • (dalam bahasa Jerman) Sonderegger, Stefan (1979): Grundzüge deutscher Sprachgeschichte. Diachronie des Sprachsystems. Band I: Einführung – Genealogie – Konstanten. Berlin/New York: Walter de Gruyter. ISBN3-11-003570-7
  • Tacitus. Germania (1st century AD). (in Latin)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan