Kamis, 24 September 2026
04:44 WIB
TERKINI
Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN

Inamullah Khan

Inamullah Khan (1912–1997) adalah seorang aktivis Muslim yang menyimbolisasikan Kongres Muslim Dunia, Al-Motamar al-Alam al-Islami, selama hampir empat setengah dekade. Ia dianugerahi Penghargaan Templeton pada 1988.[1]

Tahun-tahun awal

Inamullah Khan lahir di Rangoon, Burma, pada 1912. Keluarganya berasal dari Zamania, India, dan ia bermigrasi ke Pakistan pada 1948.

Penghargaan

Inamullah Khan meraih beberpaa penghargaan untuk karyanya. Ia dianugerahi penghargaan Jepang pada 1987, Penghargaan Perdamaian Niwano dan Penghargaan Templeton atas jasanya dalam bidang Keagamaan pada 1988.

Tuduhan antisemitisme

Liga Anti-Fitnah menentang penganugerahan Penghargaan Templeton kepada Khan dengan klaim bahwa Khan mendukung antisemitisme, dan bahwa perangai Kongres Muslim Dunia mendukung propaganda anti-semitik seperti Protokol Tetua Sion dan Yahudi Internasional. Khan menyangkal bahwa dirinya anti-semitik. LAF juga menyatakan soal hubungan jangka panjang Khan dengan Liga Dunia untuk Kebebasan dan Demokrasi yang anti-komunis. Khan berkata bahwa ia ikut konferensi-konferensi mereka karena "sebagai orang beragama, ia menentang seluruh kredo ateistik."[1] Southern Poverty Law Center menyatakan bahwa Khan mendukung penyangkalan Holokaus.[2]

Referensi

  1. 1 2 New York Times, 19 April 1988, Anti-Semitism Charges Lead To Delay on Religion Prize
  2. Martin A. Lee (Spring 2002). "Holocaust Deniers Unite". Southern Poverty Law Center.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan