Kamis, 01 Oktober 2026
00:25 WIB
TERKINI
Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh

Imran Amirullah

Bagikan:

Imran Amirullah merupakan pemain sepak bola tahun 1990'an yang berposisi sebagai Gelandang atau Striker. Imran pernah bermain di beberapa klup terkenal di masa-nya. diantaranya PSM Makassar, PS BPD Jateng pada era Galatama, dan PSIS Semarang. Saat ini menjadi asisten pelatih Robert Rene Alberts.

Karier Pemain

PSIS Semarang

Imran turut mengantarkan PSIS Semarang menjadi juara Divisi Utama Liga Indonesia 1998–99.[1] Di pertandingan final melawan Persebaya Surabaya di Stadion Klabat, Manado, ia ditarik keluar pada menit ke 73 digantikan Deftendi Yunianto.[2]

Persibat Batang

Selain PSIS, Imran pernah pula membela laskar alas roban Persibat Batang pada tahun 2004

Karier Pelatih

Imran mengawali karier kepelatihannya di PSM Makassar sebagai Asisten Pelatih sejak tahun 2010. Tercatat ia mengalami pergantian beberapa pelatih diantaranya Raja Isa Raja Akram Shah,[3] Robert Rene Alberts dan Petar Segrt.[4] Imran sempat menjadi caretaker pada tahun 2013[5] dan 2015.

Prestasi

Referensi


Ikon rintisan

Artikel bertopik pelatih sepak bola ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Ikon rintisan

Artikel bertopik pemain sepak bola Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan