Senin, 02 November 2026
07:33 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Iemasa Tokugawa

Iemasa Tokugawa

Bagikan:
Iemasa Tokugawa
250px-Tokugawa_Iemasa_as_the_president_of_the_house_of_peers.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tokugawa sebagai Presdien Kazokuin (1946-1947)
Lahir(1884-03-23)23 Maret 1884
Tokyo, Jepang
Meninggal18 Februari 1963(1963-02-18) (umur 78)
GelarPangeran, Kepala klan Tokugawa
Pasangan menikahNaoko Shimazu
AnakIehide Tokugawa
Toyoko Tokugawa
250px-Tokugawa_Iemasa.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Iemasa Tokugawa

Pangeran Iemasa Tokugawa (徳川 家正, Tokugawa Iemasa, 23 Maret 1884 – 18 Februari 1963 ) juga dikenal sebagai Iyemasa, adalah seorang figur politik Jepang pada zaman Taishō dan awal zaman Shōwa. Ia adalah kepala pewaris ke-17 dari bekas cabang shogunal dari klan Tokugawa dan Presiden terakhir Kizokuin dalam Parlemen Jepang.

Referensi

  • Banno, Junji. The Establishment of the Japanese Constitutional System. Routledge (1992). ISBN0-415-00497-7
  • Lebra, Sugiyama Takie. Above the Clouds: Status Culture of the Modern Japanese Nobility. University of California Press (1995). ISBN0-520-07602-8
  • Sims, Richard. Japanese Political History Since the Meiji Renovation 1868–2000. Palgrave Macmillan. ISBN0-312-23915-7

Pranala luar

  • Yanaka Cemetery[pranala dihapus] (Japanese)
  • Introduction to an illustrated biography titled The Art of Peace that highlights Prince Iyesato Tokugawa and his son Iemasa Tokugawa [1]
  1. ↑ Katz, Stan S. (Oktober 2019). "The Art of Peace biography honors Prince Iyesato Tokugawa and his son Iemasa Tokugawa". TheEmperorAndTheSpy.com.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan