Minggu, 27 September 2026
01:56 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG

Iapodes

Artikel ini bukan mengenai Iazyges atau Iapyges.

Iapodes (atau Iapydes, Japodes; Yunani: Ἰάποδες and Ἰάπυδες;[1] Serbo-Croatian: Japodi) adalah sebuah suku bangsa Iliria kuno yang tinggal di utara dan tanah dalam dari Liburnia, lepas pesisir Adriatik dan kawasan timur semenanjung Istria. Mereka menduduki bagian dalam negara antara sungai Colapis (Kupa) dan Oeneus (Una), dan pegunungan Velebit (Mons Baebius) yang memisahkannya dari Liburnia pesisir.[2] Wilayah mereka meliputi tanah dalam tengah Kroasia modern dan Lembah Sungai Una yang kini berada di Bosnia dan Herzegovina. Dokumentasi arkeologi mengkonfirmasi keberadaan mereka di negara-negara tersebut setidaknya dari abad ke-9 SM, dan mereka menduduki kawasan mereka lebih dari satu milenium.

Referensi

Sumber

  • Mitja Gustin et al.: Keltoi in Yugoslavia (Die Kelten und ihre Zeitgenossen auf dem Gebiet Jugoslawiens). Narodni muzej, Ljubljana 1984.
  • Radoslav Katicic: Zur Frage der keltischen und pannonischen Namengebiete im römischen Dalmatien. Godisnjak (Annuaire) 3, 55 p., Centar za balkanoloske studije, Sarajevo 1965.
  •  Artikel ini menyertakan teks dari suatu terbitan yang sekarang berada pada ranah publik: Chisholm, Hugh, ed. (1911). "Iapydes" . Encyclopædia Britannica. Vol. 14 (Edisi 11). Cambridge University Press. hlm. 215.
Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan