Rabu, 21 Oktober 2026
05:09 WIB
TERKINI
Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari

I Made Djirna

Bagikan:

I Made Djirna (lahir 16 Juni 1957) adalah pelukis terkenal yang berasal dari dataran tanah Bali. Teknik melukis yang diterapkan dengan tema yang unik dan pola dasar teknik serba guna sangat khas, sehingga banyak turis atau pencinta seni lukis tertarik dengan lukisannya.[butuh rujukan] Hasil karyanya sangat kental dengan jiwa, [butuh rujukan]dan dalam dunia seni Indonesia hal ini sangat kental dengan identitas, dan politik. Lukisannya merupakan bentuk ekspresi akurat terhadap kepekaan pribadi.[1]

Ia sangat intens dengan media sehingga ia sedikit berbeda dengan seniman lainnya, sehingga I Made Djirna pernah mengalami dalam kegilaan kreatif. Proses hasil karya I Made Djarna dapat bersumber dari berbagai hal. Pada pameran yang bertajuk "Self Portrait", ia mengatakan bahwa cara pandang yang berbeda, khas, dan estetika merupakan nilai lebih dari sebuah karya cipta.

I Made Djirna menempuh pendidikan seni di Institut Seni Indonesia Yogyakarta.[2] Ia berkuliah pada Jurusan Seni Lukis, Fakultas Seni Rupa dan Desain.[3] Ia memamerkan karyanya pada ajang pameran pada tahun 1978 bersama sanggar Dewata Indonesia di Surabaya, Bandung, Yogyakarta, dan Jakarta.[butuh rujukan] Karya-karyanya sering dilibatkan pada ajang-ajang pameran baik nasional maupun internasional, seperti di Singapura dan Australia.[butuh rujukan]

I Made Djirna merupakan salah satu pelukis yang telah diakui dan sangat dicari hasil karya-karyanya.[butuh rujukan] Tema favoritnya adalah perempuan. Karya nya sangat berbeda dengan pelukis pada umumnya karena memiliki pola dasar simbolik yang memosisikan wanita dengan citra yang sangat positif, sehingga hasil karyanya sangat berkarakter yang menjadi magnet tersendiri bagi pencinta seni di dunia modern.[butuh rujukan]

Karya

  • Angkor – The Djin Within, Gajah Gallery, Singapore"[4]
  • Melampaui Batas

Referensi

  1. ↑ 1978-, Dahlan, Muhidin M.,. Almanak seni rupa Indonesia : secara istimewa Yogyakarta. [Jakarta]. ISBN 9789791436298. OCLC 848263279.{{cite book}}: |last= memiliki nama numerikPemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: Tanda baca tambahan (link)
  2. ↑ Couteau, J., Wirata, P., dan Wisetrotomo, S. (2001). Selected Works of Made Djirna from the Year 2000. Hotel Padma Bali. hlm. 56. ISBN 978-979-9634-30-6.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  3. ↑ Dahlan, M. M., dkk. (2009). Rahmat, A., dan Ilham, I. B. P. (ed.). Gelaran Almanak Seni Rupa Jogja 1999-2009. Gelaran Budaya. hlm. 482.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  4. ↑ "I Made Djirna Biography – Artists – Tonyraka Art Gallery Ubud Bali, Ubud Contemporary Modern Arts Gallery, Bali Modern Contemporary Painting". www.tonyrakaartgallery.com. Diakses tanggal 2017-07-31.


20px-Soekarno.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik biografi Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan