Senin, 21 September 2026
23:59 WIB
TERKINI
Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya
ICE 3

ICE 3

tipe kereta api di Jerman

ICE 3
DB/NS Kelas 403/406/407/408
330px-ICE_3_Oberhaider-Wald-Tunnel.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Beroperasi1999–sekarang
ProdusenSiemens
Dirakit diN+P Industrial Design, Siemens
Nama keluargaSiemens Velaro
Jml. sudah diproduksiKelas 403: 50 (49 beroperasi)
Kelas 406: 17 (16 beroperasi)
Kelas 407: 17
Kelas 408: 73 dalam pesanan
Formasi8 gerbong penumpang per setengah kereta, dengan opsi traksi ganda menjadi 16 gerbong penumpang
Kapasitas441 (Kelas 403)
430 (Kelas 406)
460 (Kelas 407)
455 (Kelas 408)
Operator20px-Deutsche_Bahn_AG-Logo.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail DB (DB Fernverkehr)
20px-Nederlandse_Spoorwegen_logo.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Nederlandse Spoorwegen
Data teknis
Panjang rangkaian200,84 m (658,9 ft) (8 gerbong)
Tinggi lantai3,89 m (12,8 ft)
Elektrifikasi15 kV 16,7 Hz AC
1.500 kV DC (ICE 3M)
3 kV DC (ICE 3M/Velaro D)
25 kV 50 Hz DC (ICE 3M/F/Velaro D)
Listrik aliran atas
Penangkap arusPantograf

ICE 3, atau Intercity-Express 3 adalah rangkaian kereta rel listrik (EMU) kecepatan tinggi yang dioperasikan oleh Deutsche Bahn (DB, Kereta Api Jerman) pada layanan Intercity-Express (ICE). ICE 3 dibagi dalam kelas 403, 406, 407 dan 408, yang masing-masing dikenal sebagai ICE 3, ICE 3M, New ICE 3, dan ICE 3neo. Tiga kereta multisistem yang dikenal sebagai ICE International, dimiliki oleh Nederlandse Spoorwegen (NS, Kereta Api Belanda).[1] Berdasarkan ICE 3M/F, Siemens mengembangkan berbagai versi rangkaian kereta Siemens Velaro untuk digunakan di Jerman, Belgia, Prancis, Britania Raya, Belanda, Spanyol, Tiongkok, Rusia, dan Turki.

Kelas 403

250px-Angermund_ICE_403_502-403_524_als_ICE_723_M%C3%BCnchen_Hbf_%2827764950206%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
ICE 3 (Kelas 403) melewati Düsseldorf

ICE 3 (Kelas 403) didesain sebagai kereta yang bertenaga lebih tinggi dan lebih ringan dari pendahulunya. Ini dicapai dengan memasang 16 motor traksi di bawah rangkaian kereta. Kereta ini memiliki lisensi untuk kecepatan 330 km/jam dan telah mencapai 368 km/jam selama uji coba. Pada layanan reguler Intercity-Express, kecepatannya mencapai 300 km/jam, kecepatan desain maksimum di jalur kecepatan tinggi Jerman.

Karena kereta ini tidak memiliki gerbong pembangkit, seluruh rangkaian kereta tersedia untuk tempat duduk penumpang, termasuk gerbong pertama. Kursi santai terletak tepat di belakang pengemudi, hanya dipisahkan oleh dinding kaca.

50 set kereta dipesan pada tahun 1997 dan dirancang khusus untuk jalur baru kecepatan tinggi antara Frankfurt dan Köln. Mereka dibangun oleh sebuah konsorsium yang dipimpin oleh Siemens dan Adtranz (sekarang Bombardier Transportation).[2]

Kelas 406

250px-ICE_3M_KRM.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
ICE 3M (Kelas 406) milik NS melewati Limburg an der Lahn

ICE 3M (Kelas 406; M untuk multisystem) dikembangkan untuk mengoperasikan layanan internasional dengan empat sistem elektrifikasi kereta api berbeda yang digunakan di jalur utama Eropa, dan dengan dukungan untuk berbagai sistem perlindungan kereta api. Deutsche Bahn (DB) memesan 13 unit ini pada tahun 1994, dan Nederlandse Spoorwegen (NS) sebanyak 4 unit. Meskipun kereta ini beroperasi dengan logo NS, kereta DB dan NS bersama-sama membentuk satu kumpulan sehingga kereta NS juga dapat mengoperasikan layanan DB. Pada tahun 2007, kereta tersebut mendapat lisensi untuk beroperasi di Belanda, Belgia, dan Prancis. Saat ini, kereta tersebut digunakan untuk lintas batas antara Belanda, Jerman, Belgia, dan Prancis. Di layanan LGV Est Prancis, beberapa kereta mencapai kecepatan reguler tertingginya mencapai 320 km/jam.

Kelas 407

250px-ICE_407_717_Stuttgart_Hbf_Frontansicht.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
New ICE 3 (Kelas 407) dengan kereta Velaro D terbaru di Stuttgart

DB memesan 15 kereta senilai €500 juta pada November 2008.[3] Pada tanggal 18 April 2010, DB meluncurkan Siemens Velaro D pertama di pabrik Siemens di Krefeld.[4] Kereta ini dirancang untuk beroperasi hingga 320 km/jam, lebih lebar, lebih tenang, lebih hemat energi, lebih rentan terhadap malafungsi, serta dapat menggabungkan tindakan pencegahan kecelakaan dan keselamatan dari kebakaran.[4] Kereta baru ini akan digunakan khusus untuk layanan internasional dari Jerman ke Prancis, Belgia, dan Belanda.[5] Langkah-langkah keselamatan tipe baru INI sejalan dengan spesifikasi barunya untuk mengoperasikan kereta penumpang di dalam Terowongan Channel, yang memungkinkan Kelas 407 digunakan pada layanan yang direncanakan DB dari London ke Amsterdam dan Frankfurt pada tahun 2015[6] (walaupun rencana layanan ke London pada akhirnya tidak terealisasikan).[7]

Kelas 408

250px-408_007%28Tz_8007%29_K%C3%B6ln-Deutz_%28cropped%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
ICE 3neo (Kelas 408) di Köln-Deutz

Pada tahun, 2019 DB membutuhkan lebih banyak kereta untuk berjalan di jalur kecepatan tinggi nasional dan internasional. Siemens menawari mereka evolusi Velaro D yang dilengkapi dengan kemampuan multi-sistem dan diberi label Velaro MS. Pada tahun 2020, DB memesan 30 set kereta untuk mulai dikirim di tahun 2022. Kereta ini dirancang untuk beroperasi hingga 320 km/jam dan akan dioperasikan mulai akhir tahun 2022 di rute kecepatan tinggi Köln–Frankfurt, yang dirancang untuk beroperasi pada kecepatan 300 km/jam.[8] Kereta pertamanya yang disebut ICE 3 neo oleh DB dan digolongkan sebagai Kelas 408, selesai pada akhir 2021 dengan uji coba yang akan segera dimulai. Pada Februari 2022, volume pesanan meningkat menjadi 73 kereta dan kereta pertama diperlihatkan kepada pers. Seluruh 73 kereta direncakakan mulai beroperasi pada awal 2029.[9]

Galeri

  • Kereta ICE 3M di Stasiun Amsterdam Centraal
  • Kereta ICE 3 melewati jalur Ingolstadt–Nürnberg.
    Kereta ICE 3 melewati jalur IngolstadtNürnberg.
  • Rangkaian kereta ICE 3 dengan traksi ganda
    Rangkaian kereta ICE 3 dengan traksi ganda
  • Kompartemen “Lounge” di gerbong depan ICE 3, dengan sekat kaca antara ruang masinis dan kabin penumpang
    Kompartemen “Lounge” di gerbong depan ICE 3, dengan sekat kaca antara ruang masinis dan kabin penumpang
  • Ruang kendali masinis
    Ruang kendali masinis
  • Interior kabin Kelas 1
    Interior kabin Kelas 1
  • Interior kabin Kelas 2
    Interior kabin Kelas 2
  • Interior gerbong makan "BordBistro"
    Interior gerbong makan "BordBistro"

Lihat pula

Referensi

  1. "ICE - NS" (PDF). www.ns.nl.
  2. "The German ICE family". Modern Railways. London. December 2010. pp. 70–71.
  3. "Salinan arsip". web.archive.org. Diarsipkan dari versi asli pada 2022-06-10. Diakses tanggal 2023-04-29.
  4. 1 2 "Railway Gazette: DB unveils next-generation ICE". web.archive.org. 2011-08-09. Diarsipkan dari versi asli pada 2011-08-09. Diakses tanggal 2023-04-29.
  5. "Neuer ICE: Hightech gegen die Achsenkrise". Der Spiegel (dalam bahasa Jerman). 2010-04-28. ISSN 2195-1349. Diakses tanggal 2023-04-29.
  6. Fender, Keith (December 2010). "DB unveils plans for London services". Modern Railways. London. pp. 68–69.
  7. "Germany's Frankfurt-London high-speed rail link put on ice". Reuters (dalam bahasa Inggris). 2014-02-18. Diakses tanggal 2023-04-29.
  8. International2020-07-15T10:40:00, Railway Gazette. "Deutsche Bahn orders 320 km/h Velaro derivatives". Railway Gazette International (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2023-04-29.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Nama numerik: daftar penulis (link)
  9. International2022-02-01T12:42:00, Railway Gazette. "DB orders more ICE3neo sets as first unit is unveiled". Railway Gazette International (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2023-04-29.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Nama numerik: daftar penulis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan