Senin, 12 Oktober 2026
15:13 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM

Ikrab

Bagikan:

Ikrab[1] (إﻋﺮﺍﺏ) adalah aspek tata bahasa Arab yang mengatur perubahan bunyi kata (biasanya bunyi vokal terakhir), akibat perubahan kasus atau fungsi kata tersebut dalam kalimat. I'rab berlaku dalam dua kategori kata yaitu ism (kata benda) maupun fi'l (kata kerja).

Ikrab untuk kata benda

Ada tiga bentuk Ikrab untuk kata-kata dalam kategori 'ism (diterjemahkan nomina atau kata benda, tetapi juga mencakup adjektiva atau kata sifat), yaitu raf' (nominativus, biasanya bervokal akhir u), nashb (akusativus, vokal akhir a) dan jarr (genitivus, vokal akhir i). Contohnya, "sebuah rumah" adalah baytun dalam bentuk raf' , baytan dalam bentuk nashb, dan baytin dalam bentuk jarr.[2]

Raf

Bentuk raf' atau kasus nominativus biasanya memiliki vokal akhir u, dalam bentuk -u atau -un. Pengecualian utama adalah kata maskulin ganda (yang berakhiran -āni, misal malikāni "dua raja") dan kata maskulin jamak (berakhiran -ūna, misal malikūna, "para raja").[2][3] Bentuk ini digunakan untuk kata benda dalam posisi subjek maupun kata benda dan kata sifat dalam posisi predikat. Contohnya:

  • al-waladu majrūhun ("anak itu terluka"). Kedua kata dalam kalimat ini (al-waladu, "anak" serta majrūhun) memiliki vokal akhir u). Kata "anak" berada dalam posisi subjek, sedangkan kata "terluka" merupakan kata sifat dalam posisi predikat.[4]

==

Referensi

Catatan kaki

  1. ↑ "Arti kata Ikrab". Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kemendikbud. KBBI Daring. Diakses tanggal 5 Oktober 2020.
  2. 1 2 Haywood & Nahmad 1965, hlm. 33.
  3. ↑ Haywood & Nahmad 1965, hlm. 40.
  4. ↑ Haywood & Nahmad 1965, hlm. 391.

Daftar pustaka

Gambaran keseluruhan
Abjad
Huruf
Varietas terkenal
Kuno
Baku
Kedaerahan
Etnik / keagamaan
Pijin/Kreol
Akademik
Linguistik
Teknis
aSecara sosiolinguistik bukan bahasa Arab
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan