
Hwajeon adalah salah satu jenis jeon (panekuk) yang dimasak dengan bunga.[1] Tradisi mengonsumsi hwajeon dinamakan kkot darim, yang secara harfiah bermakna "membuat bunga".[2] Pada bulan ke-3 kalender Imlek (sekitar April), saat bunga azalea (jindalae) mekar, kelopaknya digunakan untuk mempercantik panekuk.[1] Membuat hwajeon adalah tradisi turun temurun pada saat samjinnal, hari ke-3 bulan ke-3 kalender imlek.[1]
Referensi
- 1 2 3 (Inggris) Koo Chun-sur (2003). "Flower Pancakes and Flower Liquor : Traditional Food with a Floral Fragrance" (PDF). Koreana. 17 (1): 72–75. Diakses tanggal 28 September 2010.
{{cite journal}}: Parameter tidak dikenal|month=diabaikanPemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)[pranala nonaktif permanen] - ↑ (Inggris) Kim Gwang-eon (2002). "Koreans & Flowers" (PDF). Koreana. 16 (2): 14. Diakses tanggal 28 September 2010.
{{cite journal}}: Parameter tidak dikenal|month=diabaikanPemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)[pranala nonaktif permanen]
Artikel bertopik masakan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya. |