Minggu, 04 Oktober 2026
17:52 WIB
TERKINI
Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan Hukum Pakar Hukum Unila: Objektivitas Fakta Krusial dalam Kasus Diksar Mahepel Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan Hukum Pakar Hukum Unila: Objektivitas Fakta Krusial dalam Kasus Diksar Mahepel Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya
Hutan kuno

Hutan kuno

Bagikan:
40px-Wiki_letter_w.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (Oktober 2022)
250px-Coppice1.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Hutan kuno di Brading, Isle of Wight, Inggris menunjukkan bunga bluebells (bunga biru, Hyacinthoides non-scripta), ramsons (bunga putih, Allium ursinum) dan pohon Corylus avellana (Hazelnut)

Di Britania Raya, hutan kuno (bahasa Inggris:ancient woodland) adalah sebutan untuk daerah hutan yang telah ada sejak tahun 1600 atau sebelumnya di Inggris, Wales dan Irlandia Utara (atau tahun 1750 di Skotlandia).[1][2] Penanaman hutan jarang dilakukan sebelum tahun-tahun tersebut, jadi hutan yang ada pada tahun 1600 kemungkinan besar tumbuh secara alami.[3]

Di sebagian besar hutan kuno, pohon dan semak telah ditebang secara berkala sebagai bagian dari siklus pengelolaan. Asalkan kawasan tersebut masih berupa hutan, maka tegakan tersebut masih dianggap hutan kuno. Karena mungkin telah ditebang berkali-kali di masa lalu, hutan kuno tidak selalu berisi pohon yang sangat tua.[1]

Bagi banyak spesies hewan dan tumbuhan, situs hutan kuno menyediakan satu-satunya habitat, dan bagi banyak spesies lainnya, kondisi di hutan kuno jauh lebih cocok daripada di situs lain. Hutan kuno di Inggris, seperti hutan hujan di daerah tropis, adalah rumah bagi spesies langka dan terancam. Untuk alasan ini, hutan kuno sering digambarkan sebagai sumber daya yang tak tergantikan, atau 'modal alam yang penting'.[4] Istilah sepadan yang digunakan di Amerika Serikat, Kanada dan Australia (untuk hutan yang memiliki pohon yang sangat tua) adalah "Old-growth forest" (hutan primer).[5]

Hutan kuno secara resmi didefinisikan pada peta oleh lembaga Natural England dan badan-badan lain yang setara. Pemetaan hutan kuno telah dilakukan dengan cara yang berbeda dan pada waktu yang berbeda, dan kualitas serta ketersediaan data bervariasi dari satu wilayah ke wilayah lainnya, meskipun ada beberapa upaya untuk membakukan dan memperbaruinya.[6]

Referensi

  1. 1 2 "Ancient woodland, ancient trees and veteran trees: protecting them from development" (PDF). Natural England and the Forestry Commission. 2014. Diakses tanggal 18 Mei 2014.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "Ancient woodland". Woodland Trust. Woodland Trust. Diakses tanggal 16 Oktober 2020.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ "Standing Advice for ancient woodland" (PDF). Natural England. 30 Mei 2012. Diakses tanggal 16 Maret 2014.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ "Forestry Commission Wales Reclaiming our Forgotten Inheritance (RoFI) project". Diarsipkan dari asli tanggal 2012-02-18. Diakses tanggal 2021-07-28.
  5. ↑ White, David; Lloyd, Thomas (1994). "Defining Old Growth: Implications For Management". Eighth Biennial Southern Silvicultural Research Conference. Diarsipkan dari asli tanggal 2016-05-08. Diakses tanggal 23 November 2009.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. ↑ Rist, Katharine (2014-02-20). "A facelift for the Ancient Woodland Inventory?". Woodland Trust. Diarsipkan dari asli tanggal 15 Maret 2014. Diakses tanggal 16 Maret 2014.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar


Ikon rintisan

Artikel bertopik ekologi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan