Rabu, 28 Oktober 2026
04:33 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung

Hugues dari Tours

Bagikan:

Hugues (atau Hugo) (skt. 780 – 837) merupakan seorang Comte Tours dan Sens di masa pemerintahan Charlemagne dan Ludwig yang Saleh, sampai pemecatannya di bulan Februari 828.

Hugues memiliki banyak harta di Alsace dan juga di kabupaten Sens. Ia juga memegang biara St-Julien-d'Auxerre. Ia muncul pada tahun 811 sebagai seorang utusan atau ambasciator ke Konstantinopel dengan Haido, dan Aio, Adipati Friuli, untuk memperbaharui Traktat Nicephorus. Pada tahun 821, ia bersekutu dengan menikahi salah seorang anggota kerajaan. Putrinya, Irmingard menikah dengan putra Ludwig, Lothair. Pada tahun 824, ia ambil bagian di dalam sebuah ekspedisi di Bretagne dan pada tahun 826, ia menemani Ratu Judith ke upacara baptis Harald Klak di Ingelheim am Rhein. Putrinya yang lain, Adelaide, menikah dengan Konrad I dari Auxerre (+862).[1] Ia kadang dikatakan telah mengambil sebagai suami keduanya Robert IV dari Worms. Ia meninggal pada tahun 886, ketika Walahfrid Strabo memasukkan tulisan di batu nisannya ke dalam sebuah puisinya.

Pada tahun 827, Hugues bersama dengan Matfrid d'Orléans, ditugaskan oleh Ludwig untuk merekrut tentara dengan putranya, Pippin I dari Aquitaine dan menangkis serangan Marca Hispanica oleh jenderal muslim, Abu Marwan. Hugues dan Matfrid menunda sampai ancaman tersebut berlalu. Untuk itu ia diberikan julukan Timidus atau si penakut. Barcelona menjadi prestrasi militer terbesar di dalam karier Ludwig, marca hispanica berarti banyak baginya. Oleh karena itu Hugues dan Matfrid menemukan diri mereka di posisi yang sangat sulit di dalam istana. Mereka dipecat pada bulan Februari pada tahun berikutnya.

Ia tetap sangat berpengaruh sebagai ayah mertua Lothair. Ia bergabung dengan Matfrid di dalam menghasut Lothair untuk memberontak dan membuat wilayah-wilayahnya di sita di Galia. Ia tetap sangat berpengaruh di Italia, ketika Lothair menjadikannya sebagai "adipati Locate" (dux de Locate). Ia menjadi seorang dermawan di Katedral Monza. Menurut Tawarikh Bertiniani, ia dan Lambert dari Nantes meninggal di dalam sebuah epidemi di Italia yang terjadi pada tahun 837. Berita mengenai kematian mereka dan Wala dari Corbie terdapat di awal epidemi Italia yang terjadi di musim gugur pada tahun sebelumnya, Ludwig yang Saleh sangat tertekan mendengar kabar sedih itu, tetapi para penentang Lothair menganggapnya sebagai hukuman dari Tuhan.[2][3]

Catatan

  1. ↑ The Miraculis Sancti Germani records the marriage of Adheleid with Chuonradus princeps.
  2. ↑ Janet L. Nelson, The Annals of St-Bertin (Manchester University Press, 1991), 37 n. 5.
  3. ↑ Hans J. Hummer, Politics and Power in Early Medieval Europe: Alsace and the Frankish Realm, 600–1000 (Cambridge University Press, 2005), 165, citing Thegan of Trier and Astronomus.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan