Senin, 09 November 2026
02:51 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis
Huaxia

Huaxia

Bagikan:
Huaxia

330px-Ma_Yuan_-_Water_Album_-_The_Yellow_River_Breaches_its_Course.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Sungai Kuning Menerabas Alirannya oleh Ma Yuan dari Dinasti Song
Hanzi tradisional: 華夏
Hanzi sederhana: 华夏
Alih aksara
Mandarin
- Hanyu Pinyin: Huáxià
- Wade-Giles: Hua2-hsia4
Gan
- Romanisasi: fa4 ha5
Min Nan
- Romanisasi POJ: hôa-hā
Wu
- Romanisasi: gho ya
Yue (Kantonis)
- Jyutping: waa4 haa6

Huaxia adalah sebuah konsep sejarah yang mewakili bangsa dan peradaban Tiongkok. Konsep ini muncul dari kesadaran suku Han akan suku nenek moyang mereka yang dikenal dengan sebutan "Huaxia".

Menurut Zuo Zhuan, istilah xia (夏)—yang berarti "agung"—digunakan untuk menandai etiket upacara di Tiongkok, sementara hua (華)—yang bermakna "termasyhur"—digunakan untuk baju indah yang dikenakan oleh orang Tionghoa (中國有禮儀之大,故稱夏;有服章之美,謂之華).[1]

Istilah "Huaxia" mengacu kepada konfederasi suku-suku yang melakukan pertanian pada zaman Neolitikum akhir dan Zaman Perunggu awal yang tinggal di sepanjang Sungai Kuning dan Guanzhong. Mereka dianggap sebagai nenek moyang suku Han modern.[2][3][4][5][6][7][8] Pada Periode Negara Perang (475–221 SM), kesadaran akan identitas Huaxia terus berkembang dan mengakar di Tiongkok.[8][9] Pada awalnya, Huaxia hanya didefinisikan sebagai masyarakat beradab yang berbeda dari "suku-suku barbar" di sekitar mereka.[10][3]

Catatan kaki

  1. ↑ Liu 2005, hlm. 9
  2. ↑ Minahan, James (2014). Ethnic Groups of North, East, and Central Asia: An Encyclopedia. ABC-CLIO (dipublikasikan Februari 10, 2014). hlm. 90. ISBN 978-1610690171.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. 1 2 Schliesinger, Joachim (2016). Origin of Man in Southeast Asia 2: Early Dominant Peoples of the Mainland Region. Booksmango. hlm. 10-17.
  4. ↑ Cioffi-Revilla, C.; Lai, D. (1995). "War and Politics in Ancient China, 2700 B.C. To 722 B.C.: Measurement and Comparative Analysis". Journal of Conflict Resolution. 39 (3): 467–494. doi:10.1177/0022002795039003004.
  5. ↑ West, Barbara A (2009-01-01). Encyclopedia of the Peoples of Asia and Oceania. ISBN 9781438119137.
  6. ↑ Guo, Rongxing (2016). An Introduction to the Chinese Economy: The Driving Forces Behind Modern Day China. Wiley. hlm. 66-67. ISBN 9783319323053.
  7. ↑ Cioffi-Revilla & Lai 1995, hlm. 471–72. sfn error: banyak target (2×): CITEREFCioffi-RevillaLai1995 (bantuan)
  8. 1 2 Selin 1997, hlm. 197.
  9. ↑ Guo & Feng 1997, hlm. 197.
  10. ↑ Holcombe 2010, hlm. 7.

Daftar pustaka

Lihat pula

Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan