Sabtu, 17 Oktober 2026
12:06 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Huangjiu

Huangjiu

Bagikan:
Artikel ini membutuhkan lebih banyak pranala ke artikel lain untuk meningkatkan kualitasnya. Silakan mengembangkan artikel ini dengan menambahkan pranala yang relevan ke konteks pada teks yang sudah ada. (November 2025) (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)
Huangjiu

250px-Shaoxing_wine_in_a_glass_by_udono_in_Tokyo.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Segelas arak Shaoxing, sebuah varietas dari huangjiu
Hanzi tradisional: 黃酒
Hanzi sederhana: 黄酒
Pinyin: huángjiǔ
Makna harfiah: cairan kuning
Alih aksara
Mandarin
- Hanyu Pinyin: huángjiǔ
Min Nan
- Romanisasi POJ: hông-chiú

Huangjiu, terkadang diterjemahkan menjadi arak kuning, adalah jenis minuman beralkohol asal Tiongkok yang terbuat dari air dan biji-bijian yang diragikan dan tidak disuling. Arak ini tidak terlalu keras & sering dipakai untuk memasak. Warna Huang Jiu beraneka ragam, mulai dari kuning terang sampai yang kemerah-merahan.

Ang Ciu (arak merah) yang sering dipakai untuk memasak masakan Tiongkok. Beberapa jenis arak kuning yang terkenal, misalnya: Nu Er Hong, Zhuangyuan Hong, arak beras Shaoxing, Huadiao Jiu, dsb.[butuh rujukan] Ang Ciu digunakan dalam tumisan sebagai penyedap masakan dan penguat cita rasa.[1]

Ang Ciu yang dijual di pasaran di Indonesia didominasi oleh hasil dari fermentasi beras, sehingga di beberapa tempat disebut juga 'air tape penyedap masakan'.[1]

Referensi

  1. 1 2 Bromokusumo, Aji Kristi (2013). Peranakan Tionghoa dalam kuliner Nusantara: plus resep-resep khas Peranakan. Jakarta: Penerbit Buku Kompas. ISBN 978-979-709-740-0.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan