Kamis, 08 Oktober 2026
16:45 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya
Hormat Nazi

Hormat Nazi

Hormat kewajiban menyambut kedatangan Führer Adolf Hitler

Bagikan:
Artikel ini berisi tentang hormat fasis yang dipakai di Jerman Nazi. Untuk hormat di negara lainnya, lihat hormat Romawi.
250px-Bundesarchiv_Bild_183-B02092%2C_Hanna_Reitsch_b.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pilot uji coba Nazi, Hanna Reitsch, sedang memberi hormat pada tahun 1941

Salam Nazi, juga dikenal sebagai salam Hitler,[a] atau salam Sieg Heil adalah gerakan yang digunakan sebagai salam di Jerman Nazi. Salam ini dilakukan dengan mengangkat dan merentangkan lengan kanan ke depan dengan sudut ke atas, tangan lurus, jari-jari rapat, dan telapak tangan menghadap ke bawah. Salam ini biasanya disertai dengan seruan "Heil Hitler!" ('Hidup Hitler!'),[b] "Heil, mein Führer!" ('Hidup pemimpinku!'), atau "Sieg Heil!" ('Hidup kemenangan!').[c]

Terinspirasi oleh salam Fasis yang digunakan oleh anggota Partai Fasis Nasional Italia, salam Nazi secara resmi diadopsi oleh Partai Nazi pada tahun 1926, meskipun telah digunakan di dalam partai sejak tahun 1923 untuk menandakan kepatuhan kepada pemimpin partai, Adolf Hitler, dan untuk memuliakan bangsa Jerman (dan kemudian upaya perang Jerman). Salam tersebut wajib bagi warga sipil tetapi sebagian besar opsional bagi personel militer, yang mempertahankan salam militer tradisional hingga upaya pembunuhan terhadap Hitler yang gagal pada 20 Juli 1944.

Penggunaan salam hormat tersebut dilarang di Jerman masa kini, di mana ungkapan-ungkapan yang terkait dengannya juga dilarang, meskipun ada pengecualian untuk penggunaan yang bersifat ironis guna mengejek salam Nazi. Salam tersebut juga dilarang di Austria dan Slowakia. Di Kanada, sebagian besar wilayah Eropa, dan Australia, salam tersebut dilarang kecuali dalam keadaan yang tidak mempromosikan ideologi Nazi.

Lihat pula

Catatan

  1. ↑ Determinative compound Hitlergruß: Hitler see Krech/Stock/Hirschfeld, Deutsches Aussprachewörterbuch, Walter de Gruyter, 2009, p. 587, IPA: [ˈhɪtlɐ]; Gruß: hear Duden: Gruß Diarsipkan 12 April 2023 di Wayback Machine and see Krech/Stock/Hirschfeld, Deutsches Aussprachewörterbuch, Walter de Gruyter, 2009, p. 557: IPA: [ɡʁuːs].
  2. ↑ Pronunciation wordcombination Deutscher Gruß: deutscher see Duden: Deutscher Diarsipkan 31 Mei 2023 di Wayback Machine (noun and adjective have same pronunciation): IPA: [ˈdɔʏtʃɐ]; Gruß: hear Duden: Gruß Diarsipkan 12 April 2023 di Wayback Machine and see Krech/Stock/Hirschfeld, Deutsches Aussprachewörterbuch, Walter de Gruyter, 2009, p. 557: IPA: [ɡʁuːs]; emphasis: compare Duden: Englische Gruß Diarsipkan 12 April 2023 di Wayback Machine -> secondary stress on first syllable, main stress on second word, same with Deutscher Gruß.
  3. ↑ Pronunciation word combination Heil Hitler!: heil, hear Duden: heil Diarsipkan 12 April 2023 di Wayback Machine and see Krech/Stock/Hirschfeld, Deutsches Aussprachewörterbuch, Walter de Gruyter, 2009, p. 574: IPA: [haɪl] (remark: Krech/Stock/Hirschfeld are always using 'aə̯'-Transcription for 'ei'- and 'ai'-sounds, standard transcription: [haɪl]); Hitler see Krech/Stock/Hirschfeld, Deutsches Aussprachewörterbuch, Walter de Gruyter, 2009, p. 587: IPA: [ˈhɪtlɐ]; emphasis: compare Heil Hitler! Diarsipkan 12 April 2023 di Wayback Machine (two speakers) -> secondary stress on first syllable, main stress on first syllable of second word

Referensi

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Nazi salutes.
  1. ↑ Jerman: Hitlergruß, har. 'salam Hitler', IPA: [ˈhɪtlɐˌɡʁuːs] ⓘ,[1] juga disebut oleh Partai Nazi sebagai deutscher Gruß, 'salam Jerman', IPA: [ˈdɔʏtʃɐˈɡʁuːs] ⓘ[2]
  2. ↑ IPA: [ˌhaɪlˈhɪtlɐ] ⓘ[3]
  3. ↑ IPA: [ziːkhaɪ̯l] ⓘ
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan