
Salam Nazi, juga dikenal sebagai salam Hitler,[a] atau salam Sieg Heil adalah gerakan yang digunakan sebagai salam di Jerman Nazi. Salam ini dilakukan dengan mengangkat dan merentangkan lengan kanan ke depan dengan sudut ke atas, tangan lurus, jari-jari rapat, dan telapak tangan menghadap ke bawah. Salam ini biasanya disertai dengan seruan "Heil Hitler!" ('Hidup Hitler!'),[b] "Heil, mein Führer!" ('Hidup pemimpinku!'), atau "Sieg Heil!" ('Hidup kemenangan!').[c]
Terinspirasi oleh salam Fasis yang digunakan oleh anggota Partai Fasis Nasional Italia, salam Nazi secara resmi diadopsi oleh Partai Nazi pada tahun 1926, meskipun telah digunakan di dalam partai sejak tahun 1923 untuk menandakan kepatuhan kepada pemimpin partai, Adolf Hitler, dan untuk memuliakan bangsa Jerman (dan kemudian upaya perang Jerman). Salam tersebut wajib bagi warga sipil tetapi sebagian besar opsional bagi personel militer, yang mempertahankan salam militer tradisional hingga upaya pembunuhan terhadap Hitler yang gagal pada 20 Juli 1944.
Penggunaan salam hormat tersebut dilarang di Jerman masa kini, di mana ungkapan-ungkapan yang terkait dengannya juga dilarang, meskipun ada pengecualian untuk penggunaan yang bersifat ironis guna mengejek salam Nazi. Salam tersebut juga dilarang di Austria dan Slowakia. Di Kanada, sebagian besar wilayah Eropa, dan Australia, salam tersebut dilarang kecuali dalam keadaan yang tidak mempromosikan ideologi Nazi.
Lihat pula
Catatan
- ↑ Determinative compound Hitlergruß: Hitler see Krech/Stock/Hirschfeld, Deutsches Aussprachewörterbuch, Walter de Gruyter, 2009, p. 587, IPA: [ˈhɪtlɐ]; Gruß: hear Duden: Gruß Diarsipkan 12 April 2023 di Wayback Machine. and see Krech/Stock/Hirschfeld, Deutsches Aussprachewörterbuch, Walter de Gruyter, 2009, p. 557: IPA: [ɡʁuːs].
- ↑ Pronunciation wordcombination Deutscher Gruß: deutscher see Duden: Deutscher Diarsipkan 31 May 2023 di Wayback Machine. (noun and adjective have same pronunciation): IPA: [ˈdɔʏtʃɐ]; Gruß: hear Duden: Gruß Diarsipkan 12 April 2023 di Wayback Machine. and see Krech/Stock/Hirschfeld, Deutsches Aussprachewörterbuch, Walter de Gruyter, 2009, p. 557: IPA: [ɡʁuːs]; emphasis: compare Duden: Englische Gruß Diarsipkan 12 April 2023 di Wayback Machine. -> secondary stress on first syllable, main stress on second word, same with Deutscher Gruß.
- ↑ Pronunciation word combination Heil Hitler!: heil, hear Duden: heil Diarsipkan 12 April 2023 di Wayback Machine. and see Krech/Stock/Hirschfeld, Deutsches Aussprachewörterbuch, Walter de Gruyter, 2009, p. 574: IPA: [haɪl] (remark: Krech/Stock/Hirschfeld are always using 'aə̯'-Transcription for 'ei'- and 'ai'-sounds, standard transcription: [haɪl]); Hitler see Krech/Stock/Hirschfeld, Deutsches Aussprachewörterbuch, Walter de Gruyter, 2009, p. 587: IPA: [ˈhɪtlɐ]; emphasis: compare Heil Hitler! Diarsipkan 12 April 2023 di Wayback Machine. (two speakers) -> secondary stress on first syllable, main stress on first syllable of second word
Referensi
- Kershaw, Ian (2000). Hitler: 1936–45 : Nemesis (Edisi illustrated). W. W. Norton & Company. ISBN 9780393049947.
- Kershaw, Ian (2001). The "Hitler myth": image and reality in the Third Reich (Edisi 2, reissue). Oxford University Press. ISBN 9780192802064.
- Allert, Tilman; Translated by Jefferson Chase (April 2009). The Hitler Salute: On the Meaning of a Gesture (Edisi Picador). Picador. ISBN 9780312428303.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - Winkler, Martin M. (2009). The Roman Salute: Cinema, History, Ideology. Columbus: Ohio State University Press. ISBN 9780814208649.
- ↑ Jerman: Hitlergruß, har. 'salam Hitler', IPA: [ˈhɪtlɐˌɡʁuːs] ⓘ,[1] juga disebut oleh Partai Nazi sebagai deutscher Gruß, 'salam Jerman', IPA: [ˈdɔʏtʃɐˈɡʁuːs] ⓘ[2]
- ↑ IPA: [ˌhaɪlˈhɪtlɐ] ⓘ[3]
- ↑ IPA: [ziːkhaɪ̯l] ⓘ