Sabtu, 07 November 2026
17:47 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis

Hori

Bagikan:
Untuk kegunaan lain, lihat Hori (disambiguasi).

Hori merupakan nama penduduk kuno daripegunungan Seir yang kemudian merupakan wilayah Edom.[1] Nama ini juga merupakan nama yang diberikan kepada penduduk pertama yang tinggal di tanah Seir, yang kemudian diduduki oleh bangsa Edom.[2] Namun, kata 'hori' atau 'Horim' juga menunjuk pada nama pribadi dari kebanyakan penduduk Edom dan juga keturunan Simeon.[1] Dalam Alkitab, penduduk Hori juga dikenal dengan penduduk "hivi" dalam Kejadian 34:2 dan Yosua 9:7.[2] Mereka juga menempati daerah Gilgal dan Sikhem.[1] orang Hori juga dianggap sebagai penghuni gua.[1] Hal ini berkaitan dengan kata hor yang berasal dari bahasa Ibrani yang berarti penghuni gua.[3] Mereka juga merupakan orang-orang yang mempunyai gaya hidup semi-nomaden.[4]

Catatan Alkitab

Dalam Alkitab, kata "hori" juga bisa menunjuk kepada

  • keturunan Seir. Seir memperanakkan Lotan yang memperanakkan Hori.[4]
  • nama ayah dari Safat, salah seorang dari suku Simeon yang dikirim Musa untuk mengintai Kanaan.[4] Hal ini terdapat dalam Bilangan 13:3, di mana bagian ini merupakan tambahan dari sumber P yang merupakan salah satu sumber yang terdapat dalam Alkitab.[5] Bagian ini juga didapat ketika semua suku menghilang kecuali suku Yehuda dan suku Benyamin.[5] Mereka mempunyai tempat tinggal di daerah Palestina.[1] Hal ini ditunjukkan dalam Septuaginta di mana kata Horites dibaca Hivites yang berkaitan dengan penduduk yang tinggal di daerah Palestina.[2] Tanah Palestina yang dimaksud di sini adalah tanah di mana terdapat nabi-nabi Palestina.[2]

Kaum Hori dan Kaum Huri

Sering kali kaum Hori dikaitkan dengan sebuah kaum yang bernama "Huri" atau Hurians.[2] Kaum Huri ke daerah utara dan daerah utara timur Mesopotamia sekitar awal abad ke-2 Sebelum Masehi.[3] Kaum Huri merupakan kaum memakai bahasa non-Semit yang merupakan bagian utara Siria dan bagian atas Mesopotamia sekitar tahun 2300 Masehi.[6] Bahasa kaum Huri juga ditemukan dalam teks Amarna.[3] Tetapi bagian timur dari hori tidak bisa disamankan dengan huri baik secara arkeologis maupun secara linguistik.[6] Beberapa nama dalam Alkitab merupakan nama asli dari kaum Huri, seperti Anah, Ajah, dan Dishon.[6] Kaum Huri juga mempunyai kerajaan di Mitanni yang diperintah seorang raja dengan nama Tustratta-Amenophis VI.[6] Namun, ada dua alasan yang sangat valid untuk membedakan kaum tersebut, antara lain:[2]

  1. Nama pribadi dari kaum Hori tidak sesuai dengan kaum Hurrian tetapi lebih ke arah Semit.
  2. Sampai saat ini belum ada bukti arkeologis yang menunjukkan bahwa kaum Huri pernah menduduki tanah Edom.

Namun, pemahaman bahwa ada kemiripan antara kaum Hori dengan kaum Huri hanyalah sebatas pelafalan yang tidak jauh berbeda.[2]

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 J.D.Douglas. 1962. New Bible Dictionary. Hlm 490.
  2. 1 2 3 4 5 6 7 George Arthur Buttrick. 1962. The Intrepreter's Dictionary of Bible. Nashville: Abingdon. Hlm 645.
  3. 1 2 3 James Hastings. 1963. Dictionary of The Bible. Edinburgh: T.&T.Clark. Hlm 396.
  4. 1 2 3 David Noel Freedman. 2000. Eerdmans Dictionary of The Bible. Grand Rapids, Michigan: Wm B. Eerdmans. Hlm 607.
  5. 1 2 David Noel Freedman. 1992. The Anchor Bible Dictionary. New York: Doubleday. Hlm 288.
  6. 1 2 3 4 J.D.Douglas. 1980. The Illustrated Bible Dictionary. England: Inter-Varisty. Hlm 660-661.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan