Selasa, 27 Oktober 2026
23:57 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung
Homoerotisisme

Homoerotisisme

Bagikan:
250px-SaraceniSebastian.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Saint Sebastian, oleh Carlo Saraceni (c1610-15), Museum Istana Praha. Gambar Santo Sebastianus yang tertusuk oleh panah ini sering kali dideskripsikan sebagai gambar yang homoerotik.[1]

Homoerotisisme adalah ketertarikan seksual kepada sesama jenis, baik laki-laki dengan laki-laki ataupun perempuan dengan perempuan.[2] Konsep ini berbeda dari homoseksualitas karena mengacu pada hasrat itu sendiri, yang dapat bersifat sementara, sementara "homoseksualitas" merupakan identitas atau orientasi seksual yang permanen. Gagasan homoerotisisme lebih tua daripada gagasan homoseksualitas pada abad ke-19, dan telah digambarkan dalam seni visual dan sastra. Homoerotisisme juga dapat ditemui dalam bentuk performatif, seperti teater. Menurut Oxford English Dictionary, homoerotisisme "terkait dengan atau dicirikan oleh kecenderungan emosi erotis terhadap sesama jenis; atau terkait dengan orang yang homoerotik."[3]

Catatan kaki

  1. ↑ "glbtg: an encyclopaedia of gay, lesbian, bisexual, transgender and queer culture". Diarsipkan dari asli tanggal 2007-09-01. Diakses tanggal 2014-08-12.
  2. ↑ Younger, 2005, hlm.80.
  3. ↑ Quoted by Flood, 2007, hlm.307.

Bibliografi


Ikon rintisan

Artikel bertopik seks ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan