Sabtu, 31 Oktober 2026
01:55 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Homalodotherium

Homalodotherium

Bagikan:
Homalodotherium
Rentang waktu: Miosen Awal-Tengah (Friasian)
~16.3–15.5 jtyl
250px-Homalodotherium_FMNH.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kerangka H. cunninghami di Field Museum of Natural History, Chicago
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Mammalia
Ordo: †Notoungulata
Famili: †Homalodotheriidae
Genus: †Homalodotherium
Huxley, 1870
Spesies
  • Homalodotherium canepai Bordas, 1941
  • Homalodotherium crassum Ameghino, 1894
  • Homalodotherium cunninghami Flower, 1884
  • Homalodotherium excursum Ameghino, 1894
  • Homalodotherium segoviae Ameghino, 1891
Sinonim
  • Homalodon Burmeister 1891
  • Homalodontherium Trouessart 1898
  • Homalodontotherium Flower 1874
Artikel takson sembarang

Homalodotherium adalah sebuah genus punah ungulata asli Amerika Selatan dalam ordo Notoungulata. Fosil-fosil Homalodotherium ditemukan pada lapisan Miosen Tengah (Friasian dalam klasifikasi SALMA) di Formasi Santa Cruz, Argentina dan Formasi Río Frías, Chili. Spesimen pertama, sebuah kerangka sebagian, ditemukan oleh Robert Holiver Cunningham saat ekspedisi ke Patagonia.

Referensi

Bacaan tambahan

  • Scott, William B. 1928. Mammalia of the Santa Cruz beds. Astrapotheria. Reports of the Princeton University Expeditions to Patagonia, 1896–1899. 6 (4): 301-342

Templat:Meridiungulata

Ikon rintisan

Artikel bertopik paleontologi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan