Rabu, 14 Oktober 2026
03:42 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM
Hoabinh

Hoabinh

Bagikan:
Untuk Film, lihat Hoa-Binh (film).
250px-Hiem_cave_%28selected_flakes%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pecahan dari batu Hoabinh.

Hoabinh (bahasa Vietnam:Văn hóa Hòa Bình) adalah istilah yang pertamakali digunakan oleh ahli arkeolog Perancis Madeleine Colani[1] di Vietnam Utara untuk menggambarkan himpunan arkeologi Zaman Holosen yang diambil dari rumah-rumah batu. Ini telah menjadi istilah umum untuk menggambarkan kumpulan artefak batu di Asia Tenggara yang berisi kumpulan serpihan-serpihan artefak batu buntar yang berasal dari sekitar tahun 10.000 hingga 2000 SM (sebelum masehi).[2]

Di Malaysia

Batu Hoabinh yang ada di Malaysia berada di Bukit Jawa, Lenggong, Perak.

Referensi

  1. ↑ "Kebudayaan Bacson-Hoabinh dan Kebudayaan Dongson". Harian Sejarah (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari asli tanggal 2019-08-03. Diakses tanggal 2019-08-03.
  2. ↑ Kipfer, Barbara Ann (2000). "Hoabinhian". Encyclopedic Dictionary of Archaeology. Springer. hlm. 238. ISBN 0306461587. Diakses tanggal 26/5/2008.{{cite encyclopedia}}: Periksa nilai tanggal dalam: |accessdate=
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan