Kamis, 08 Oktober 2026
05:14 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya
Hiu mada

Hiu mada

Bagikan:
Hiu mada
250px-Sharks_Georgia_aquarium_sandbar_blacktip_zebra_guitarfish_wobbegong_-_37513335196.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
CITES Apendiks II (CITES)[2]
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Chondrichthyes
Subkelas: Elasmobranchii
Subdivisi: Selachimorpha
Ordo: Carcharhiniformes
Famili: Carcharhinidae
Genus: Carcharhinus
Spesies:
C. melanopterus
Nama binomial
Carcharhinus melanopterus
(Quoy & Gaimard, 1824)
250px-Carcharhinus_melanopterus_distmap.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sinonim

Carcharias elegans Ehrenberg, 1871
Carcharias marianensis Engelhardt, 1912
Carcharias melanopterus Quoy & Gaimard, 1824
Carcharias playfairii Günther, 1870
Squalus carcharias minor Forsskål, 1775
Squalus commersonii* Blainville, 1816
Squalus ustus* Duméril, 1824

* sinonim ambigu

Hiu mada (Carcharhinus melanopterus) atau hiu karang sirip-hitam (ingg.: blacktip reef shark) merupakan salah satu jenis hiu yang termasuk dalam famili Carcharhinidae. Spesies ini dikenal dengan nama blacktip reef shark. Spesies hiu ini memiliki beberapa nama lokal di Indonesia, di antaranya hiu hitam dan kluyu karang (Lombok). Saat dewasa hiu ini dapat mencapai panjang kurang lebih 155 cm dengan berat sekitar 68 kg.

Deskripsi

250px-Blacktip_reef_shark.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ujung semua sirip Carcharhinus melanopterus yang berwarna hitam

Spesies hiu ini memiliki ciri utama yaitu semua siripnya memiliki ujung berwarna hitam. Ketampakan moncongnya bulat melebar (dari bawah) dengan ujung moncong ke mulut kurang lebih sama dengan jarak antara lubang hidung. Panjang tubuh berkisar antara 40–140 cm.[3]

Distribusi dan habitat

Spesies hiu ini umum dijumpai di sekitar terumbu karang dengan kedalaman antara 20–75 m.[4] Dapat ditemukan di hampir seluruh perairan karang di Indonesia.[3]

Status

Berdasarkan Daftar Merah IUCN, spesies hiu karang sirip hitam diklasifikasikan ke dalam NT (near threatened atau hampir terancam) karena sering tertangkap dan dijual di pasar ikan, beberapa di antaranya yaitu India dan Thailand.[5]

Referensi

  1. ↑ Simpfendorfer, C.; Yuneni, R.R.; Tanay, D.; Seyha, L.; Haque, A.B.; Fahmi; Bin Ali, A.; Bineesh, K.K.; Gautama, D.A.; Maung, A.; Sianipar, A.; Utzurrum, J.A.T.; Vo, V.Q. (2020). "Carcharhinus melanopterus". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2020 e.T39375A58303674. doi:10.2305/IUCN.UK.2020-3.RLTS.T39375A58303674.en. Diakses tanggal 3 Juni 2023.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "Appendices | CITES". cites.org. Diakses tanggal 2022-01-14.
  3. 1 2
  4. ↑ Myers, R.F. (1999). Micronesian reef fishes: a comprehensive guide to the coral reef fishes of Micronesia. Barrigada. ISBN 0-9621564-5-0.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Lokasi tanpa penerbit (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  5. ↑ "The IUCN Red List of Threatened Species". IUCN Red List of Threatened Species. Diakses tanggal 2020-03-06.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan