Rabu, 28 Oktober 2026
21:11 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Himalaya timur

Himalaya timur

Bagikan:
Wiki_eastern_himalayas.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Sebuah perwakilan politik/geografi Himalaya Timur.

Himalaya Timur terbentang dari Nepal timur, India Timur Laut, Bhutan, Wilayah Otonom Tibet sampai Yunnan di Tiongkok dan Myanmar utara. Iklim wilayah tersebut dipengaruhi oleh muson Asia Selatan dari Juni sampai September.[1] Tempat tersebut adalah titik panas keragaman hayati, dengan keragaman budaya hayati yang terkenal.[2][3]

Referensi

  1. ↑ Shrestha, A.B.; Devkota, L.P. (2010). Climate change in the Eastern Himalayas: observed trends and model projections (PDF). Kathmandu, Nepal: International Centre for Integrated Mountain Development.
  2. ↑ O'Neill, A.R.; Badola, H.K.; Dhyani, P.P.; Rana, S.K. (2017). "Integrating ethnobiological knowledge into biodiversity conservation in the Eastern Himalayas". Journal of Ethnobiology and Ethnomedicine. 13 (1): 21. doi:10.1186/s13002-017-0148-9. PMC 5372287. PMID 28356115.
  3. ↑ O'Neill, A. R. (2019). "Evaluating high-altitude Ramsar wetlands in the Sikkim Eastern Himalayas". Global Ecology and Conservation. 20 e00715. doi:10.1016/j.gecco.2019.e00715.

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Eastern Himalayas.
Ikon rintisan

Artikel bertopik geografi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan