Minggu, 01 November 2026
07:44 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

Hikayat Sang Bima

Bagikan:

Hikayat Sang Bima adalah sebuah hikayat dalam Bahasa Melayu yang mengisahkan petualangan lima bersaudara Pandawa di Tanah Jawa. Menurut kalimat-kalimat pembukaan hikayat ini pengarangnya seorang dalang bernama Wisamarta, dalam masa pemerintahan Sultan Hasanuddin, raja Bima yang memerintah 1696-1731. Dengan demikian hikayat ini diperkirakan dikarang di Bima pada awal abad ke-18.

Kekerabatan raja nusantara

Menurut salah satu versi mitologi Hikayat Sang Bima dari Kerajaan Bima, kekerabatan raja-raja nusantara berasal dari lima bersaudara putera-putera dari Maharaja Pandu Dewata, sbb.:[1][2][3]

  • Wangsa yang menurunkan raja-raja Jawa adalah Sang Darmawangsa/Sang Aji/Indra Jaya.
  • Wangsa yang menurunkan raja-raja Bima adalah Sang Bima.
  • Wangsa yang menurunkan raja-raja Bali adalah Sang Kula/Sang Kangkula/Sang Kilat.
  • Wangsa yang menurunkan raja-raja Gowa adalah Sang Rajuna.
  • Wangsa yang menurunkan raja-raja Banjar Sang Dewa.
Menurut Hikayat Sang Bima
♂ Maharaja Pandu Dewata (Dewa Noto)
♂ Sang Darmawangsa (Sang Aji)
Wangsa yang menurunkan
raja-raja Jawa
♂ Sang Bima
Wangsa yang menurunkan
raja-raja Bima
♂ Sang Rajuna
Wangsa yang menurunkan
raja-raja Gowa
♂ Sang Kula (Kangkula)
Wangsa yang menurunkan
raja-raja Bali
♂ Sang Dewa
Wangsa yang menurunkan
raja-raja Banjar

Referensi

  1. ↑ Chambert-Loir, Henri (1982). Henri Chambert-Loir (ed.). Syair Kerajaan Bima. Vol. 2. Jakarta - Bandung: Lembaga Penelitian Perancis Untuk Timur Jauh (Ecole Francaise d'Extreme-Orient). hlm. 131.{{cite book}}: |author= and |last= ditentukan lebih dari satu kali
  2. ↑ Chambert-Loir, Henri (Juli 2004). Henri Chambert-Loir (ed.). Kerajaan Bima dalam sastra dan sejarah (Edisi 2). Jl. Palmerah Selatan No. 21, Jakarta 10270, Indonesia: (KPG) Kepustakaan Populer Gramedia. hlm. 121. ISBN 9799100119.{{cite book}}: |author= and |last= ditentukan lebih dari satu kaliPemeliharaan CS1: Lokasi (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal dan tahun (link) ISBN 978-979-9100-11-5
  3. ↑ Tajib, H. Abdullah (1995). Sejarah Bima Dan Mbojo. Jakarta, Indonesia: Harapan Masa PGRI.

Bacaan lanjutan

  • Chambert-Loir, Henri (2004). Kerajaan Bima dalam Sastra dan Sejarah. Jakarta: Kepustakaan Populer Gramedia.


Ikon rintisan

Artikel bertopik sastra ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan