Senin, 21 September 2026
21:53 WIB
TERKINI
Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya

Hetami

Hetami
Lahir(1920-01-01)1 Januari 1920
Meninggal31 Desember 1986(1986-12-31) (umur 66)
Semarang, Jawa Tengah, Indonesia
PekerjaanPengusaha
Pasangan menikahHj. Edi Astuti
Anak3
Kerabat Budi Santoso (menantu)

H. Hetami (01 Januari 1920  31 Desember 1986) adalah seorang wartawan senior dan pengusaha terkemuka di Indonesia yang dikenal sebagai pendiri surat kabar Suara Merdeka. Ia lahir di Surakarta dan meninggal di Semarang.

Riwayat Hidup

Hetami menempuh pendidikan di Rechtshoogeschool (Sekolah Tinggi Kehakiman) sebelum melanjutkan ke Faculteit der Letteren en Wijabegeerte (Fakultas Sastra dan Filsafat) di Jakarta. Kariernya di dunia jurnalistik dimulai saat ia bergabung dengan surat kabar Sinar Baroe, satu-satunya koran yang diizinkan terbit oleh Pemerintah Jepang di Jawa Tengah pada masa Perang Dunia II.

Hetami pernah bergabung dengan koran Merdeka milik B. M. Diah, di Jakarta Hetami berhasil membeli surat kabar Soeloeh Rakjat yang semula dikelola Regerings Voorlichtingen Dienst (Jawatan Penerangan Pemerintah) dan sejak 12 Februari 1950 menjadi Suara Merdeka.

Hetami menerima piagam tanda penghargaan dari pemerintah dari Menteri Penerangan Ali Moertopo atas dharma baktinya bagi perjuangan dan pembangunan nasional. Selain itu Hetami juga menerima penghargaan “Penegak Pers Pancasila” yang diberikan oleh Dewan Pers (1988).

Catatan kaki

Referensi

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan