Senin, 19 Oktober 2026
18:06 WIB
TERKINI
Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global
Het Scheepvaartmuseum

Het Scheepvaartmuseum

museum nasional Belanda

Bagikan:
Museum maritim in Amsterdam, BelandaTemplat:SHORTDESC:Museum maritim in Amsterdam, Belanda
Museum Maritim
Het Scheepvaartmuseum
250px-Nederlands_Scheepvaartmuseum_2024.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
's Lands Zeemagazijn pada tahun 2024
osm-intl,13,a,a,250x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Het_Scheepvaartmuseum&revid=28015970&groups=_a035fd51107d54e3cf41902620c42e9991e04f93&parser=parsoid
Didirikan1916 (1916)[1]
LokasiKattenburgerplein 1[2]
Amsterdam, Belanda
Koordinat52°22′18″N 4°54′53″E / 52.37167°N 4.91472°E / 52.37167; 4.91472
JenisMuseum maritim
Wisatawan300.000 (2015)[3]
DirekturJ.H. Gerson (ad interim)[4]
PresidenKosong[4]
Situs webwww.hetscheepvaartmuseum.com

Museum Maritim (bahasa Belanda:Het Scheepvaartmuseum, pelafalan dalam bahasa Belanda:[ətˈsxeːpfaːrtmyˌzeːjʏm]), sebelumnya bernama Museum Maritim Belanda Amsterdam (bahasa Belanda:Nederlands Scheepvaartmuseum Amsterdam) adalah museum maritim yang terletak di Amsterdam, Belanda.

Museum ini dikunjungi oleh 419.060 orang pada tahun 2012.[5] Museum ini menempati peringkat ke-11 museum yang paling banyak dikunjungi di Belanda pada tahun 2013.[6] Museum ini dikunjungi oleh 300.000 orang pada tahun 2015.[7] Pada tahun 2017, museum ini dikunjungi oleh 350.000 orang.

Sejarah

Perhimpunan Museum Maritim Sejarah Belanda (De Vereeniging Nederlandsch Historisch Scheepvaart Museum) didirikan pada 10 Mei 1916 dan memiliki salah satu koleksi maritim paling bergengsi di dunia. Koleksi ini merupakan hasil langsung dari kesuksesan Pameran Maritim Belanda pertama yang diadakan pada tahun 1913. Sekitar 300.000 benda dalam koleksi ini berasal dari perusahaan pelayaran, kolektor pribadi, dan para pecinta dunia maritim dan angkatan laut.

Ratu Wilhelmina meresmikan museum ini pada 22 November 1922 di sebuah bangunan yang awalnya hanya dimaksudkan sebagai lokasi sementara, yang terletak di sudut jalan Cornelis Schuytstraat dan De Lairessestraat di Amsterdam-Zuid. Bangunan ini kemudian digunakan sebagai balai lelang Christie's hingga tahun 2018. Fungsi aslinya sebagai museum masih bisa dikenali dari motif ombak di dinding bata bangunan karya arsitek Lacroix tersebut.

Sejak tahun 1973, museum ini menempati gedung lama gudang angkatan laut di kawasan Oosterdok, dekat IJ di Amsterdam. Putri Mahkota Beatrix meresmikan kembali museum ini di lokasi barunya pada bulan April tahun itu.

Museum sempat ditutup untuk umum selama renovasi besar-besaran antara tahun 2007 hingga 2011. Selama masa renovasi, halaman tengah museum ditutup dengan atap kaca. Desain renovasi ini dibuat oleh arsitek Liesbeth van der Pol. Ia juga merancang gudang penyimpanan museum yang dibangun pada tahun 2001, bernama Behouden Huis, yang terletak di kompleks Markas Angkatan Laut Amsterdam (Marine Etablissement Amsterdam) di sebelah museum. Setelah renovasi besar tersebut, museum kembali dibuka pada Oktober 2011. Replika kapal dagang Perusahaan Hindia Timur Belanda (VOC) Amsterdam juga kembali ditempatkan di dermaga dekat Museum Maritim sejak saat itu. Dalam beberapa edisi Amsterdam Light Festival, dinding museum pernah menjadi tempat pertunjukan proyeksi visual yang spektakuler.

Kapal

250px-Replica_VOC-schip_Amsterdam.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Replika Amsterdam, kapal abad ke-18 yang berlayar antara Belanda dan Hindia Timur. Replika ini dibuat pada tahun 1985–1990.

Di dermaga dekat museum terdapat dua kapal yang berlabuh: kapal uap asli Christiaan Brunings (dibangun tahun 1900 sebagai kapal pemecah es dan kapal dinas milik Rijkswaterstaat), serta sebuah replika kapal VOC Amsterdam yang dibuat tahun 1990. Pembuatan replika kapal VOC ini dimulai pada tahun 1985, berdasarkan hasil penggalian bangkai kapal asli yang tenggelam pada tahun 1749. Replika ini kini menjadi bagian dari koleksi museum, lengkap dengan beberapa ruangan yang ditata sedemikian rupa untuk menggambarkan bagaimana kehidupan dan pekerjaan di atas kapal pada masa itu.

Sebelum renovasi pada tahun 2007, Museum Maritim Belanda juga memamerkan perahu kerajaan. Ini adalah sebuah galai dari tahun 1816 yang digunakan oleh keluarga kerajaan Belanda untuk acara-acara kenegaraan yang istimewa. Ratu Juliana dan Pangeran Bernhard dari Belanda sempat menggunakan perahu ini saat merayakan ulang tahun pernikahan perak mereka pada tahun 1962. Setelah absen selama delapan tahun, perahu kerajaan tersebut kembali dipamerkan sejak 15 Oktober 2015 di sebuah bangunan khusus berbentuk rumah kapal yang dibangun di dermaga Museum Maritim.

Koleksi

Museum ini didedikasikan untuk sejarah maritim dan menyimpan berbagai artefak yang berkaitan dengan pelayaran dan dunia kemaritiman. Koleksinya mencakup lukisan, model kapal skala kecil, senjata, dan peta dunia. Lukisan-lukisan yang dipamerkan menggambarkan perwira angkatan laut Belanda seperti Michiel de Ruyter serta pertempuran laut bersejarah.

Koleksi peta museum ini mencakup karya para kartografer abad ke-17 seperti Willem Blaeu dan putranya, Joan Blaeu. Museum ini juga memiliki salah satu salinan edisi pertama De Moluccis Insulis karya Maximilianus Transylvanus, yang merupakan tulisan pertama yang mendeskripsikan perjalanan keliling dunia oleh Ferdinand Magellan.

Galeri

Referensi

  1. ↑ (dalam bahasa Belanda) De Vereeniging, Het Scheepvaartmuseum. Retrieved on 2013-09-10.
  2. ↑ About the museum, Het Scheepvaartmuseum, 2013. Retrieved on 2013-09-10.
  3. ↑ (dalam bahasa Belanda) Jasper Piersma & Olga Ketellapper, "Driekwart Amsterdamse musea trekt in 2015 meer bezoekers", Het Parool, 2015. Retrieved 19 May 2016.
  4. 1 2 Organisation, National Maritime Museum. Retrieved 19 May 2016.
  5. ↑ "Het Scheepvaartmuseum -". Het Scheepvaartmuseum. Diakses tanggal 2025-04-20.
  6. ↑ "Musea doen het goed: aantal bezoekers in 2013 fors gestegen". NRC (dalam bahasa Netherlands Dutch). 2013-12-27. Diakses tanggal 2025-04-20.
  7. ↑ Jasper Piersma (2015). Olga Ketellapper (ed.). "Driekwart Amsterdamse musea trekt in 2015 meer bezoekers". Het Parool.{{cite web}}: |editor1= tidak ada
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan