Jumat, 09 Oktober 2026
00:07 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya

Herman Malano

Bagikan:
Herman Malano
Lahir11 Mei 1950 (umur 76)
Indonesia Teluk Kuantan, Kuantan Singingi, Riau
PekerjaanPengusaha
Dikenal karena- Ketua APPSI Lampung
- Pembangun mal Bambu Kuning Square di Bandar Lampung
Pasangan menikahTuti Malano
AnakRiando, Nina Permata, Riski Malano, Hesti Malano, dan Robi Bone Malano

Herman Malano (lahir 11 Mei 1950) adalah pengusaha garmen dan properti asal Indonesia.[1]

Riwayat

Kehidupan pribadi

Herman lahir dari pasangan saudagar Minangkabau asal Lima Kaum, Tanah Datar, Sumatera Barat. Karena kegiatan berdagang, orang tuanya berpindah-pindah dari satu kota ke kota lainnya. Sejak masa kecil Herman telah akrab dengan dunia pasar dan perdagangan.

Ia menikah dengan seorang perempuan bernama Tuti Malano. Pernikahan mereka telah dikaruniai lima orang anak, yaitu Riando, Nina Permata, Riski Malano, Hesti Malano, dan Robi Bone Malano

Pendidikan

Herman menamatkan pendidikan SMP di kota Pekanbaru, sedangkan pendidikan SMA juga di kota yang sama, namun hanya sampai kelas satu.

Karier

Pada tahun 2005, ia ditunjuk sebagai Ketua APPSI Lampung. Sebagai ketua APPSI Lampung, Herman memiliki visi ekonomi kerakyatan yang cukup cemerlang. Ia hendak mengangkat kemampuan para pedagang kecil dengan cara mendorong mereka untuk memiliki kios sendiri. Untuk itu maka pada tahun 2009 ia membangun mal Bambu Kuning Square di Bandar Lampung, yang diperuntukkan bagi para pedagang kecil.[2]

Organisasi

  • Ketua Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Wilayah Lampung
  • Dewan Pengurus Pusat Perhimpunan Gerakan Ekonomi dan Budaya (Gebu) Minang
  • Ketua Umum Ikatan Keluarga Minang Provinsi Lampung

Karya

  • Selamatkan Pasar Tradisional (2011)

Referensi

  1. ↑ "Biografi Herman Malano" Gramedia Pustaka Utama.
  2. ↑ Kompas.com. "Membangun Mal untuk Para PKL"


20px-Soekarno.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik biografi Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan