Senin, 19 Oktober 2026
01:45 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Herbert Baxter Adams

Herbert Baxter Adams

Bagikan:
Herbert Baxter Adams
250px-Herbert_Baxter_Adams_-_Brady-Handy.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Herbert Baxter Adams, sejarawan Amerika terkemuka
Lahir(1850-04-16)16 April 1850
Meninggal30 Juli 1901(1901-07-30) (umur 51)
Amherst, Massachusetts, Amerika Serikat
AlmamaterPhillips Exeter Academy
Amherst College (AB, AM)
Universitas Heidelberg (PhD)
Karier ilmiah
BidangPendidik dan sejarawan
Tempat kerjaUniversitas Johns Hopkins
Disertasi (Ph.D summa cum laude, without written dissertation)  (1876)
Pembimbing akademik
Johann Gustav Droysen
Johann Caspar Bluntschli
Mahasiswa doktoral
Charles Homer Haskins
Frederick Jackson Turner
Tanda tangan
250px-Signature_of_Herbert_Baxter_Adams_%281850%E2%80%931901%29.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Herbert Baxter Adams (16 April 1850 – Juli 30, 1901) adalah seorang pendidik dan sejarawan Amerika yang membawa ketelitian Jerman untuk mempelajari sejarah di Amerika; anggota pendiri Asosiasi Sejarah Amerika; dan salah satu pendidik paling awal yang menggunakan seminar untuk mengajar Sejarah. Dengan gelar Ph.D. baru dari Universitas Heidelberg di Jerman, Universitas Johns Hopkins membawa Adams sebagai pengajar sejarah selama tahun pengukuhan mereka. Adams tinggal bersama Johns Hopkins sampai kesehatannya memburuk.

Awal Kehidupan Adams

Adams lahir dari pasangan pedagang kayu Nathaniel Dickinson Adams dan Harriet (Hastings) Adams di Shutesbury, Massachusetts pada tanggal 16 April 1850.[1]

Dari pihak ibunya, Adams merupakan keturunan Thomas Hastings yang datang dari wilayah East Anglia, Inggris, ke Massachusetts Bay Colony pada tahun 1634.[2]

Herbert B. Adams menjalani pendidikan awalnya di sekolah umum Amherst, Massachusetts yang dilanjutkan dengan Phillips Exeter Academy. Adams lulus dari Amherst College, dengan gelar AB pada tahun 1872 dan AM pada tahun 1875.

Pada tahun 1873, Adams pergi ke Eropa untuk belajar dan menulis. Pada tahun 1874 ia pindah ke Heidelberg, Jerman, untuk mengejar gelar PhD di bidang ilmu politik.[1] Di sana ia dipengaruhi oleh Johann Gustav Droysen dan Johann Kaspar Bluntschli, yang juga menjadi mentornya. Heidelberg saat itu tidak mewajibkan tesis bagi para kandidat doktor, melainkan ujian lisan, dan memilih ilmu politik sebagai bidang utama (Hauptfach), dengan dua bidang minor (Nebenfächer) di bidang hukum publik dan internasional, serta sejarah politik dan budaya. Adams lulus ujian lisan pada tanggal 13 Juli 1876 dengan predikat summa cum laude.[3]

Referensi

  1. 1 2 Cunningham, Raymond J. (2000-02). Adams, Herbert Baxter (1850-1901), historian and educator. American National Biography Online. Oxford University Press.{{cite book}}: Periksa nilai tanggal dalam: |date=
  2. ↑ 1818-, Buckminster, Lydia Nelson Hastings, (1866). The Hastings memorial : a genealogical account of the descendants of Thomas Hastings of Watertown, Mass., from 1634 to 1864. S.G. Drake. OCLC 4078806.{{cite book}}: |last= memiliki nama numerikPemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: Tanda baca tambahan (link)
  3. ↑ Cunningham, Raymond J. (1981-09). "The German Historical World of Herbert Baxter Adams: 1874-1876". The Journal of American History. 68 (2): 261. doi:10.2307/1889972. ISSN 0021-8723.{{cite journal}}: Periksa nilai tanggal dalam: |date=


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi tokoh ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan