
Henry Fielding (22 April 1707 – 8 Oktober 1754) adalah seorang novelis, dramawan, dan hakim Inggris yang dikenal melalui karya-karyanya yang menggunakan humor, ironi, dan satire untuk menggambarkan kehidupan masyarakat. Ia merupakan salah satu tokoh penting dalam perkembangan novel Inggris abad ke-18. Bersama Samuel Richardson, Fielding sering dianggap sebagai salah satu perintis tradisi novel modern dalam kesusastraan Inggris.[1]
Sejumlah karya Fielding yang paling terkenal meliputi An Apology for the Life of Mrs. Shamela Andrews (1741), yang lebih dikenal sebagai Shamela, Joseph Andrews (1742), The History of Tom Jones, a Foundling (1749), dan Amelia (1751). Melalui novel-novel tersebut, ia mengembangkan gaya penceritaan yang memadukan pengamatan sosial, karakterisasi yang beragam, serta kritik terhadap kemunafikan dan kelemahan manusia. Karya-karyanya juga memperlihatkan perhatian terhadap persoalan moral, hubungan sosial, dan kehidupan masyarakat Inggris pada masanya.[2]
Latar belakang
Sebelum dikenal luas sebagai novelis, Fielding terlebih dahulu membangun reputasi sebagai penulis drama. Ia menghasilkan sejumlah komedi satiris, antara lain The Author's Farce (1730), Tom Thumb (1730), The Letter Writers (1731), dan The Tragedy of Tragedies (1731).[3] Melalui karya-karya panggung tersebut, Fielding mengkritik kebiasaan sosial, dunia sastra, dan berbagai bentuk penyalahgunaan kekuasaan dengan pendekatan humoristis. Selain kiprahnya dalam kesusastraan, Fielding memberikan kontribusi penting terhadap perkembangan penegakan hukum di Inggris. Dalam kapasitasnya sebagai hakim di London, ia terlibat dalam pembentukan dan pengembangan Bow Street Runners, kelompok petugas penegak hukum yang membantu menangani kejahatan dan menangkap pelaku kriminal. Kelompok tersebut menjadi salah satu pendahulu penting sistem kepolisian profesional di London. Perpaduan antara pencapaian sastra dan kontribusinya dalam bidang hukum menjadikan Fielding tokoh berpengaruh dalam sejarah kebudayaan dan penegakan hukum Inggris pada abad ke-18.[4]
Pemikiran dan karya Henry Fielding memberikan pengaruh terhadap perkembangan teknik penulisan novel, terutama melalui penggunaan narator yang aktif memberikan komentar mengenai tokoh dan peristiwa dalam cerita. Ia juga dikenal karena kemampuannya menggabungkan unsur komedi dengan pengamatan realistis terhadap perilaku manusia. Pendekatan tersebut menjadikan karya-karyanya bukan sekadar hiburan, melainkan juga sarana untuk mengkritik ketidakadilan sosial dan kelemahan lembaga masyarakat. Dalam bidang hukum, pengalamannya sebagai hakim memperkuat perhatiannya terhadap persoalan kriminalitas dan ketertiban umum. Meskipun meninggal di Lisboa, Portugal, pada 1754, warisan Fielding tetap bertahan melalui karya sastra dan sumbangannya terhadap perkembangan penegakan hukum di Inggris.[2]
Referensi
- ↑ Levine, George R. (2015). Henry Fielding and the dry mock: a study of the techniques of irony in his early works. Studies in English Literature. Berlin Boston: De Gruyter Mouton. ISBN 978-3-11-140039-6.
- 1 2 Fielding, Henry (1707–1754). Oxford Dictionary of National Biography. Oxford University Press. 2017-11-28.
- ↑ Burr, George L. (1919-07-01). "Colonel John Scott of Long Island, 1634 (?)–1696. By Wilbur C. Abbott, Professor of History in Yale University. (New Haven: Yale University press; London: Humphrey Milford. 1918. Pp. 94. $1.25.)". The American Historical Review. 24 (4): 704–705. doi:10.1086/ahr/24.4.704. ISSN 1937-5239.
- ↑ Levine, George R. (1967). Henry Fielding and the dry mock: a study of the techniques of irony in his early works. Berlin/Boston: De Gruyter. hlm. 11. ISBN 978-3-11-140039-6. OCLC 971364640.
| Internasional | |
|---|---|
| Nasional | |
| Akademik | |
| Seniman | |
| Orang | |
| Lain-lain | |