Minggu, 25 Oktober 2026
22:11 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung

Henri Guisan

Bagikan:

Henri Guisan (pelafalan dalam bahasa Prancis:[ɑ̃ʁiɡizɑ̃] (21 Oktober 1874 – 7 April 1960) adalah seorang perwira militer dan pahlawan nasional Swiss. Ia menjabat sebagai Jenderal Angkatan Bersenjata Swiss selama Perang Dunia Kedua. Ia berhasil menghentikan kemungkinan invasi oleh Nazi Jerman pada Perang Dunia Kedua melalui strategi mobilisasi dan resistensi nasional (National Redoubt), menjadikan Swiss sebagai salah satu negara yang tak berhasil dikuasai Nazi. Berkat jasa-jasanya, Guisan terpilih sebagai tokoh Swiss terhebat keempat sepanjang masa oleh Swiss Review pada 2010 dan tokoh Prancis-Swiss abad ini oleh pemirsa televisi pada 2011.[1][2] Guisan meninggal pada usia 86 tahun setelah berkarier selama lebih dari 20 tahun di militer.

Kehidupan awal

Henri Guisan lahir di Mézière, Kanton Vaud, Swiss pada 21 Oktober 1874 dari keluarga Prancis-Swiss. Ia anak dari Charles Ernest Guisan, dokter militer berpangkat mayor, dan Louise-Jeanne Bérengier yang meninggal dunia saat ia masih kecil.[3] Tak banyak yang diketahui tentang masa kecil Guisan sebelum ia menempuh pendidikan di Universitas Lausanne. Ia kemudian belajar pertanian di Écully, Prancis dan Hohenheim, Jerman.[3] Pada 1897 ia membeli lahan pertanian di Lembah Broye dan menikahi Mary Doelker pada tahun yang sama. Dari pernikahannya, ia dikaruniai dua anak, yakni Henry dan Myriam. Berkat harta istrinya, keluarga Guisan bisa membeli rumah mewah di Verte Rive, di pinggir Danau Jenewa yang menjadi tempat tinggal utamanya sebagai petani.[1]

Karier militer

Meski awalnya memiliki ketertarikan pada pertanian, Henri Guisan muda juga terdaftar sebagai anggota militer. Ia mengawali karier sebagai petugas artileri lapangan. Kemudian ia dipromosikan sebagai letnan pada 1894, kapten pada 1904, hingga perwira mayor pada 1911. Pada Perang Dunia I, ia menjabat sebagai letnan kolonel pada divisi operasi Staf Jenderal di Bern (1916), Kepala Staf Divisi 2, dan komandan Resimen Infanteri 9 di kota Zurich (1919). Pada 1932, ia dipromosikan sebagai letnan jenderal, jabatan tertinggi yang dapat diperoleh selama masa damai. Pada 3 Agustus 1939, menjelang Perang Dunia II, Dewan Federal Swiss memilihnya sebagai Jenderal Angkatan Bersenjata.[3]

Referensi

  1. 1 2 Ribi, Rolf (Agustus 2010). "General Guisan – Did he save Switzerland in the war?" (PDF). The Swiss Review. 3: 5.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Schlup, Murielle (2021-06-18). "Guisan and image censorship". Swiss National Museum - Swiss history blog (dalam bahasa Jerman). Diakses tanggal 2026-09-27.
  3. 1 2 3 "Henri Guisan (1874 – 1960)". Diakses tanggal 2026-09-27.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan