Sabtu, 24 Oktober 2026
00:23 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada
Henri Pitot

Henri Pitot

Bagikan:
Henri Pitot
250px-Henri_de_Pitot.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Henri Pitot
Lahir(1695-05-03)3 Mei 1695
Meninggal27 Desember 1771(1771-12-27) (umur 76)
Dikenal karenaTabung Pitot
Tekanan Pitot
Teorema Pitot
Karier ilmiah
BidangHidraulika

Henri Pitot (bahasa Prancis: [ɑ̃ʁipito]; lahir pada tanggal 3 Mei 1695 – meninggal pada tanggal 27 Desember 1771) adalah seorang insinyur hidrolik berkebangsaan Prancis. Ia merupakan anggota dari Akademik Sains Prancis pada tahun 1724, dan merupakan rekan dari Royal Society pada tahun 1740.

Ia menjadi terkenal karena telah merancang akuaduk Saint-Clément Aqueduc Saint-Clément [fr] yang terletak di Montpellier,[1] dan juga telah memperbaiki jembatan Pont du Gard di Nîmes.[2] Selain itu, ia adalah orang yang menemukan tabung pitot pada tahun 1732. Dalam tabung tersebut, tinggi kolom fluida proporsional dengan kuadrat dari kecepatan fluida pada kedalaman dari inlet yang menuju tabung pitot. Penemuan tersebut terjadi saat ia sedang mengukur aliran di sungai Seine.[3] Teorema Pitot, yang dinamai darinya dan dibuktikan olehnya pada tahun 1725, mengatakan bahwa panjang dari dua sisi segiempat yang berhadapan itu sama.[4]

Catatan

Referensi


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi tokoh ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan