Selasa, 20 Oktober 2026
15:56 WIB
TERKINI
Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari

Henky Eko Sriyantono

Bagikan:
Henky Eko Sriyantono
Lahir5 Mei 1974 (umur 52)
KewarganegaraanIndonesia
PekerjaanPengusaha

Henky Eko Sriyantono (lahir 5 Mei 1974) adalah seorang pengusaha Indonesia, pemilik Bakso Malang Kota Cak Eko. Semula, Eko hanyalah seorang karyawan di sebuah perusahaan kontraktor BUMN di Surabaya, dan kemudian pindah ke Jakarta tahun 1997. Karena kesulitan ekonomi, ia mencoba untuk berwiraswasta.

Pendidikan

Ia adalah seorang lulusan Teknik Institut Teknologi Sepuluh Nopember, tahun 1992-1996, dan melanjutkan ke Teknik Sipil Manajemen Proyek Universitas Indonesia pada tahun 2002-2003.

Perjalanan Bisnis

Bisnis pertama Henky Eko adalah jual beli handphone second, tetapi hanya bertahan 8 bulan saja. Bisnis kedua Henky Eko jalani pada tahun 1998 adalah Multi Level Marketing (MLM) tetapi pada bulan ke-5, Henky Eko memutuskan untuk keluar dari bisnis ini karena tidak mendapatkan downline. Tahun 1999 ia bekerja sama dengan 7 orang temannya untuk budidaya tanaman jahe gajah. Modal hasil patungan terkumpul sebanyak Rp 40 juta. Namun gagal panen dan hanya menyisakan uang Rp 16 juta saja.

Tahun 2000, Eko memutuskan untuk mulai menjual dompet dan tas yang diproduksi dari Tanggulangin, Sidoarjo. Ketika itu ia berhasil memasukkan produk-produk tersebut ke sejumlah butik di mal di Jakarta. Modal bisnis yang berjumlah Rp 13 juta ia dapatkan dari sisa uang saku perjalannya ke Jepang, hasil dari terpilihnya artikel teknik buatan Cak Eko di suatu sayembara penulisan artikel teknik.

Meski barang telah memasuki sejumlah butik di mal di Jakarta, Cak Eko harus mengikuti sistem yang berlaku di kebanyakan butik, yaitu sistem konsinyasi. Sistem ini menjadi persoalan tersendiri bagi Cak Eko yang memiliki keterbatasan modal. Sistem konsinyasi tersebut membuat pembayaran dari butik-butik tersebut tidak selancar yang diharapkannya. Ia kesulitan menjaga kelancaran cash flow. Bisnis ini hanya bertahan selama setahun saja. Sedangkan barang-barang yang ada di butik ia tarik kembali semuanya.

Mendirikan Baso Cak Eko

Melihat sebuah kedai bakso yang ramai pengunjung di Bandara Soekarno Hatta pada awal 2006 lalu, ia tertarik untuk berbisnis serupa. Ia membulatkan tekadnya untuk membuka sebuah warung Bakso Malang, khas Jawa Timur, yang tak lain adalah daerah asalnya. Bahkan dia pun harus sampai berguru meracik Bakso Malang hingga Surabaya untuk mendapat rasa komposisi yang pas. Dan selama tiga bulan dia mencoba mengamati pasar dan juga mengujicobakan resepnya kepada teman-temannya.

Dengan dorongan teman-temannya dan modal Rp 2,5 Juta, dia pun akhirnya berhasil membuka warung Bakso Malang pertamanya di sebuah foodcourt di Bekasi pada Maret 2006. Tujuh bulan setelah warung bakso pertamanya buka di Bekasi, keuntungan yang diperolehnya dipakai untuk membuka gerai kedua di Tamini Square pada Oktober 2006 lalu. Adapun ide untuk mewaralabakan warung baksonya berawal ketika terinspirasi untuk menulis pengalamannya ke sepuluh media massa untuk mendapatkan mitra yang bisa memajukan usahanya.

Perkembangan cabang

Usahanya pun membuahkan hasil, dengan banyaknya respons surat yang datang untuk menawarkan kerja sama. Usahanya pun membuahkan hasil, hingga kini gerai baksonya sudah menjadi salah Waralaba berprospektif dan meraih berbagai penghargaan. Selain diwaralabakan hingga sampai 100 gerai yang tersebar di Sumatra, Jawa, Kalimantan, dan Sulawesi, ia juga memiliki 4 gerai pribadi yang terletak di Bekasi, Tamini Square, Surabaya, dan Sidoarjo.

Dengan komitmen yang dimiliki Cak Eko dalam memperhatikan kualitas produk baksonya, hingga saat ini, waralaba Bakso Malang Kota Cak Eko telah memiliki lebih dari 100 gerai yang tersebar di yang tersebar di Sumatra, Jawa, Kalimantan, hingga Sulawesi.

Waralaba lainnya

  • Pemilik & Pendiri Waralaba Ayam & Bebek Goreng Sambel (2008 - Sekarang).
  • Pemilik & Pendiri Waralaba Soto Ayam Kampoeng Jolali (2007 – Sekarang).
  • Pemilik & Pendiri Waralaba Bakso Malang Kota “Cak Eko’(2006 - Sekarang).

Penghargaan

  • Pemilik dan Pendiri Waralaba Bakmi Jawa Jogya Mbah Tarmo (2009).
  • Pemenang IWirausaha Muda Mandiri kategori Mahasiswa Program Pascasarjana dan Alumni (2008).
  • The Best in Business Prospect Indonesia Franchise (2008).
  • Pernenang I Bisnis Indonesia Young Entrepreneur Award (2008).
  • Indonesian Small Medium Business Entrepreneur Award dari Menkop & UKM (2007).
  • Indonesian Innovative Creative Award 2007 dari Menteri Koperasi & UKM, Menakertrans & Menperin (2007).

Bibliografi

  • 15 jurus Antirugi Buka Usaha Rumah Makan (2008)[1]
  • Obat Paling Mujarab Sembuhkan Penyakit Penyebab Kebangkrutan Usaha (2008)[2]

Catatan kaki

  1. ↑ 15 jurus Antirugi Buka Usaha Rumah Makan[pranala nonaktif permanen]; Elex Media Komputindo; 2008
  2. ↑ Obat Paling Mujarab Sembuhkan Penyakit Penyebab Kebangkrutan Usaha; Elex Media Komputindo; 2008

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan