Minggu, 27 September 2026
10:25 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG
Hengchun

Hengchun

kota di Taiwan

Kota kecil urban in Taiwan Selatan, TaiwanTemplat:SHORTDESC:Kota kecil urban in Taiwan Selatan, Taiwan
Hengchun
恆春
Kota kecil Hengchun· 恆春鎮
Jalan Utama Kenting (Pasar Malam Kenting), Hengchun
Jalan Utama Kenting (Pasar Malam Kenting), Hengchun
Kota kecil Hengchun dalam Kabupaten Pingtung
Kota kecil Hengchun dalam Kabupaten Pingtung
NegaraTaiwan
RegionTaiwan Selatan
Luas
 • Total136,7630 km2 (528,040 sq mi)
Populasi
 (Desember 2014)
 • Total30.859
 • Kepadatan0,023/km2 (0,058/sq mi)
Rumah tangga10568
Divisi17 desa, 272 lingkungan
Kode pos946
Nama Tionghoa
Tionghoa tradisional恆春鎮
Makna harfiahKota Musim Semi Abadi
Hanyu PinyinHéngchūn Zhèn
Pha̍k-fa-sṳHèn-chhûn-chṳ́n
Bahasa Hokkien POJHêng-chhun Tìn
Situs webwww.hengchuen.gov.tw (Tionghoa)

Kota kecil Hengchun (Hanzi:恆春鎮) adalah sebuah kota kecil urban yang terletak di ujung selatan dari Semenanjung Hengchun di Kabupaten Pingtung, Taiwan. Hengchun merupakan kota kecil paling selatan di Taiwan. Hengchun juga merupakan satu-satunya kota kecil urban di bagian selatan Kabupaten Pintung. Hengchun memiliki luas 13.676 kilometer persegi (5.280 sq mi) dan penduduk sebanyak 30.859 jiwa per Desember 2014.

Kota Hengchun merupakan jalan masuk menuju Taman Nasional Kenting, taman nasional paling selatan di negara tersebut. Dengan pantai yang masih asli dan industri wisata yang semarak, daerah Hengchun sering menarik lebih banyak wisatawan daripada penduduk setempat. Kota itu sendiri pernah seluruhnya dikelilingi oleh tembok kota; saat ini sekitar setengah dari tembok kota tetap utuh, begitu juga dengan empat gerbang kota. Pada akhir pekan, jalan-jalan dekat Kenting dipenuhi dengan mobil dan bus pariwisata.

Film Taiwan tahun 2008, Cape No. 7, film terlaris dalam sejarah film Taiwan, menampilkan Hengchun.

Etimologi dan nama

250px-Casear-beach.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Teluk Kecil (小灣), Kenting

Lonkjouw

Daerah Hengchun saat ini dikenal oleh orang Belanda sebagai Lonkjouw,[1] secara bergantian dieja Longkiau, Loncjou, Lonckjau, Lonckiau, Lonkiauw, Lonckjouw, dan Lonckquiouw dalam catatan-catatan awal.[2] Nama ini diambil dari bahasa Paiwan dari suku Paiwan yang tinggal di daerah tersebut sebelum kolonisasi orang Tionghoa Han selama abad ke-18.

Asal-usul nama "Hengchun"

Setelah Insiden Mudan tahun 1871 yang terjadi di ujung selatan Taiwan, pejabat pemerintah Qing, Shen Baozhen membuat sebuah pidato kepada pemerintahan untuk membangun sebuah kota di Longkiau (Hanzi:瑯嶠; Pe̍h-ōe-jī:Lông-kiau) bagi pelaut asing untuk mengakomodasi dan melindungi mereka dari pembantaian penduduk asli. Selama dia tinggal, Shen melihat bahwa iklim daerah itu tetap hangat dan cerah, dengan tanaman tetap "hijau dan subur" sepanjang tahun, oleh karena itu dia menamakannya Hengchun (恆春; 'Musim Semi Abadi') sebelum dia pergi pada tahun 1875 dan istilah tersebut telah digunakan untuk mengacu pada daerah tersebut sejak saat itu.

Kekuasaan Jepang

Daerah ini dikenal sebagai Kota Kōshun (Jepang: 恒春街), yang ditulis menggunakan bentuk sederhana dari nama tersebut.[3]

Referensi

  1. ↑ Andrade, Tonio (2005). "Chapter 1: Taiwan on the Eve of Colonization". How Taiwan Became Chinese: Dutch, Spanish, and Han Colonization in the Seventeenth Century. Columbia University Press. Note 40. The main villages of Lonkjouw were in the area of present-day Hengchun.
  2. ↑ Campbell, William (1903). "Explanatory Notes". Formosa under the Dutch: described from contemporary records, with explanatory notes and a bibliography of the island. London: Kegan Paul. hlm. 545. LCCN 04007338. OCLC 644323041.
  3. ↑ Ogawa Naoyoshi, ed. (1931–1932). "hêng-chhun (恒春)". 臺日大辭典 [Taiwanese-Japanese Dictionary] (dalam bahasa Bahasa Jepang dan Bahasa Hokkien Taiwan). Vol. 2. Taihoku: 臺灣總督府 [Gubernur Jenderal Taiwan]. hlm. 632. OCLC 25747241.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link).

Bibliografi

Pranala luar

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Hengchun Township.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan