Kamis, 01 Oktober 2026
04:02 WIB
TERKINI
Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh
Pilinan ganda

Pilinan ganda

Bagikan:
250px-Double_stranded_DNA_with_coloured_bases.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ilustasi sederhana dari DNA yang membentuk struktur terpilin ganda. Tiap-tiap basa nukleotida diberi warna sendiri.

Dalam biologi molekuler, pilinan ganda (atau heliks ganda, ulir rangkap, dan sebagainya; bahasa Inggris:double helix) adalah struktur yang dibentuk molekul-molekul asam nukleat seperti DNA, yaitu berbentuk sepasang rantai atau uliran yang saling terpilin. Tiap uliran terdiri dari gugus-gugus gula deoksiribosa serta fosfat yang terangkai berselang-seling. Setiap gugus gula terikat dengan satu dari empat basa nukleotida: adenina (A), sitosina (C), guanina (G), atau timina (T). Kedua uliran dalam struktur ini terikat erat karena setiap basa dari satu uliran terikat dengan basa lain dari uliran pasangannya, dengan pola pasangan tetap yaitu adenina berpasangan dengan imina, dan sitosina berpasangan dengan guanina.[1]

Struktur ini adalah akibat dari struktur sekunder asam nukleat, dan menjadi komponen penting yang menentukan struktur tersiernya. Istilah ini diterjemahkan dari istilah bahasa Inggris [double helix] Galat: {{Lang}}: text has italic markup (bantuan) yang dipopulerkan oleh ilmuwan James Watson dalam bukunya The Double Helix: A Personal Account of the Discovery of the Structure of DNA (1968).

Referensi

  1. ↑ Francis S. Collins, M.D., Ph.D. "Double Helix". National Human Genome Research Institute.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan