Kamis, 08 Oktober 2026
20:54 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya
Khairuddin Barbarossa

Khairuddin Barbarossa

Bagikan:
Artikel ini berisi tentang panglima perang Turki. Untuk Kaisar Romawi Suci, lihat Friedrich Barbarossa. Untuk nama invasi Jerman ke Uni Soviet pada Perang Dunia II, lihat Operasi Barbarossa.
250px-Italienischer_Meister_von_1580_001.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Gambaran Hayreddin Barbarossa

Khairuddin Barbarossa (bahasa Arab:خير الدين بربروس, bahasa Turki:Barbaros Hayreddin Paşa, bahasa Latin:Ariadenus Barbarossa) lahir pada tahun 1475. Ia adalah seorang Panglima Perang yang berhasil memenangkan beberapa pertarungan. Nama Barbarossa artinya janggut merah. Orang besar yang berjanggut merah dalam sejarah dunia ada tiga, yaitu kaisar Frederick I dari Kekaisaran Romawi Suci (1123-1190), kakak beradik Oruc dan Khairuddin dari Turki.

Awal gerakan Barbarossa Bersaudara dimulai saat kapal keluarga mereka diserang oleh kapal bernama Knight of Rhodes. Dalam penyerangan tersebut, adik bungsu mereka tewas. Sejak itu, Aruj dan Hayreddin melakukan aksi pembajakan pada kapal-kapal militer yang dimiliki kerajaan-kerajaan Kristen. Aksi-aksi Aruj dan Hayreddin yang menggemparkan membuat mereka ditakuti serta disegani militer Kristen.

Masa Kejayaan

Sultan Selim I adalah penguasa Utsmani kesembilan yang berkuasa pada tahun 1512 - 1520. Sultan Selim I mengangkat Arouj dan Khairuddin bin Yakub sebagai panglima armada laut Ottoman.

Khairuddin membantu di kedai ayahnya di pulau Lesbos di mana ia sering mendengar cerita dari para pelaut muslim. Tahun 1498 bersama dengan saudara-saudara lelakinya, ia menjadi prajurit laut diusianya yang ke-20 tahun. Hanya dalam waktu lima tahun mereka terkenal sebagai pasukan patroli laut yang andal. Mereka memimpin armada patroli di tepi Mediterania. Ada suatu masa di tahun 1514 ketika Khairuddin memimpin pertempuran laut dan menaklukkan armada Spanyol.

Setahun setelah resmi menjadi Kapudan Pasha (Panglima Angkatan Laut) Kekhalifahan Utsmaniyah, pada tahun 1516 Khairuddin menggempur dan membebaskan Aljazair. Pada tahun 1518 Spanyol berhasil memengaruhi penguasa kota Tlemcen (Tilmisan), Aljazair bagian barat, untuk memberontak. Aruj kemudian memimpin pasukan untuk berangkat ke Tlemcen. Pemerintahan Aljazair sementara diserahkan kepada Khairuddin.

Pada 1519, Khalifah mengangkat Khairuddin sebagai Bakhlair Baik atau wakil Khalifah untuk wilayah Aljazair dan sekitarnya. Kemudian Khairuddin juga ditugasi memimpin pasukan pasukan elit Utsmani, Yanisari.

Pertempuran besar terjadi di Pulau Penon, Maroko. Spanyol mencoba merebut Aljazair kembali pada 1529. Armada Spanyol berhasil ditaklukkan dalam 20 hari. Khairuddin menyisir pantai Afrika dan menaklukkan Tunisia pada 1531.

Pada 1533, Khairuddin menyerbu Spanyol dan membebaskan lebih dari 70.000 orang muslim dan mengirim mereka ke Maroko.

Pada tahun 1535, pasukan gabungan Spanyol dan Genoa pimpinan Charles V serta Andrea Doria menyerang Tunisia dengan kekuatan 25.000 pasukan dan 500 kapal. Pertempuran berjalan tidak imbang. Tunisia jatuh ke tangan Spanyol. Pada tahun-tahun selanjutnya, Khairuddin mengalami banyak kekalahan. Ia lebih sering bermarkas di Beleares dan merampas kapal-kapal Portugis maupun Spanyol di selat Gibraltar.

Pada tahun 1538, Paus Paulus III mengorganisasi pasukan tempur yang terdiri dari orang-orang Spanyol, Malta, Genoa, Venesia, dan negara-negara Kepausan. Pasukan ini diberi nama “Liga Suci” dan dipimpin oleh Laksamana Andrea Doria. Mereka memiliki misi untuk mengalahkan Barbarossa dan armada Utsmaniyyah.

Dalam pertempuran Preveza, Barbarossa menang telak atas Andrea Doria. Armada Barbarossa menenggelamkan 10 kapal Liga Suci, merebut 36 lainnya, dan membakar tiga, tanpa kehilangan satu galley pun. Mereka juga menangkap sekitar 3.000 pelaut Kristen. Walaupun demikian, 400 orang pasukan Barbarossa juga tewas, dan 800 lainnya terluka. Keesokan harinya, meski mendapat desakan dari kapten lain untuk tetap bertempur, Andrea memerintahkan orang-orang yang selamat dari Armada Liga Suci untuk mundur.

Kerajaan-kerajaan Kristen di Eropa tidak tinggal diam. Armada laut diperkuat. Uni Eropa pada masa awal di bawah Panji Salib harus diciptakan melawan Islam. Pertempuran-pertempuran laut terjadi. Armada laut Khairuddin kocar-kacir. Bahkan Libya jatuh ke tangan Spanyol dan Inggris (Britania Raya) pada 1551.

Sementara di Persia, kekuasaan Shah Ismail I makin menguat. Pendiri Dinasti Safawi yang bertahan sampai 1736. Ismail memproklamirkan dirinya pada tahun 1500 sebagai pemimpin Safawiyah dari mazhab Syiah Dua Belas Imam. Berkuasa tahun 1501-1524.

Kekuasaan emperium Persia ini meliputi Iran, Azerbaijan, Armenia, sebagian Georgia, Kaukasus utara, Irak, Kuwait, dan Afganistan, serta menguasai sebagian wilayah modern Suriah, Pakistan, Uzbekistan, dan Turkmenistan. Ini menggerogoti kekhalifahan Utsmaniyah.

Jadi kekhalifahan Utsmaniyah dihimpit perang dengan kerajaan-kerajaan Eropa, digerogoti makin meluasnya kekuasaan Persia di Asia tengah dan utara serta pemberontakan kesultanan-kesultanan di semenanjung Arab dan Mesir.

Tahun 1546, dalam usia senja 78 tahun, Khairuddin Barbarossa memimpin pasukan untuk merebut Malta dari tangan Knight of St. John dari Britania Raya. Namun dalam pertempuran itu, Khairuddin gugur. Khairuddin dimakamkan di Istanbul, Turki.

Dalam fiksi

Karakternya dimunculkan dengan nama Khayr Ad-Din dalam permainan video Uncharted Waters: New Horizons.

Bacaan lanjutan

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan