| Informasi pribadi | |
|---|---|
| Nama lengkap | Hayley Emma Raso |
| Kewarganegaraan | Australia |
| Lahir | 5 September 1994 (umur 32) Gold Coast, Queensland, Australia |
| Tinggi | 1,62 m |
| Olahraga | |
| Negara | Australia |
| Olahraga | Sepak bola |
| Posisi | Sayap / penyerang |
Hayley Emma Raso (lahir 5 September 1994) adalah pesepak bola profesional asal Australia yang bermain sebagai penyerang sayap untuk klub Bundesliga wanita Eintracht Frankfurt dan tim nasional wanita Australia. Ia lahir dan dibesarkan di Gold Coast, Queensland, dan dikenal sebagai pemain sayap yang mengandalkan kecepatan, intensitas, kemampuan menggiring bola serta pergerakan tanpa bola.[1]
Raso memulai karier seniornya bersama Canberra United pada 2011 dan menjadi bagian dari tim yang memenangkan gelar W-League pada musim 2011–2012. Setelah itu ia bermain untuk Brisbane Roar, Washington Spirit, Melbourne Victory, Portland Thorns FC, Everton, Manchester City, Real Madrid dan Tottenham Hotspur sebelum bergabung dengan Eintracht Frankfurt pada 2025.[2]
Dalam karier internasional, Raso melakukan debut senior untuk Australia pada 24 Juni 2012 melawan Selandia Baru ketika berusia 17 tahun. Ia kemudian memperkuat Australia di berbagai turnamen besar, termasuk Piala Dunia Wanita FIFA 2015, 2019 dan 2023, Olimpiade Tokyo 2020 dan Paris 2024, serta Piala Asia Wanita AFC 2018, 2022 dan 2026.[1][3]
Pada Piala Dunia Wanita FIFA 2023 yang berlangsung di Australia dan Selandia Baru, Raso mencetak dua gol dalam kemenangan 4–0 Australia atas Kanada dan satu gol ketika Australia mengalahkan Denmark 2–0 pada babak 16 besar. Penampilannya menjadi salah satu bagian penting dari perjalanan Matildas menuju semifinal, sekaligus membuatnya masuk nominasi Ballon d'Or Féminin untuk pertama kalinya dan menempati peringkat ke-17 pada pemungutan suara 2023.[4][5]
Pada Oktober 2026, profil resmi Matildas mencatat Raso memiliki 110 penampilan dan 24 gol untuk Australia. Pada tingkat klub, ia masih aktif bersama Eintracht Frankfurt dengan kontrak hingga 30 Juni 2027.[1][2]
Kehidupan awal
Raso lahir pada 5 September 1994 di Gold Coast, Queensland, dan tumbuh di wilayah tersebut. Australian Olympic Committee mencatat Gold Coast sebagai kampung halamannya, sedangkan profil Matildas mencantumkan Gold Coast sebagai tempat kelahiran serta Palm Beach Soccer Club sebagai klub juniornya.[3][1]
Raso bermain sepak bola junior untuk Palm Beach. Pengalaman di klub tersebut menjadi bagian dari jalur pembinaannya sebelum ia masuk ke sepak bola senior dan memperoleh kesempatan mengikuti program pembinaan tingkat negara bagian di Queensland.[6]
Raso bersekolah di Emmanuel College di Gold Coast. Emmanuel College mencatatnya sebagai anggota angkatan 2012 dan menyebut sepak bola profesional serta tim nasional Australia sebagai bagian dari perjalanan alumninya.[7]
Selain sepak bola, Raso juga menempuh pendidikan di bidang paramedis. Griffith University mencatat bahwa ia mengambil Bachelor of Paramedicine sambil menjalani karier sebagai atlet elite.[8]
Raso mengatakan bahwa paramedis merupakan salah satu pilihan karier yang ingin ia jalani setelah pensiun dari sepak bola. Dalam wawancara dengan Matildas, ia menjelaskan bahwa dirinya belajar untuk menjadi paramedis dan melihat profesi tersebut sebagai pilihan yang ingin ia kejar setelah karier sepak bolanya selesai.[9]
Pada masa sekolah, Raso harus membagi perhatian antara pendidikan dan sepak bola. Pendidikan paramedis kemudian menjadi bagian dari persiapannya untuk kehidupan setelah sepak bola profesional, meskipun perkembangan kariernya bersama klub dan tim nasional membuat studi tersebut harus ditunda pada beberapa periode.[10]
Raso juga dikenal dengan julukan "Ribbons" karena kebiasaannya menggunakan pita atau hiasan pada rambut ketika bermain. FIFA mencatat bahwa aksesori tersebut kemudian menjadi ciri khasnya dan ikut melekat pada identitasnya sebagai pemain Australia.[10]
Karier klub
Canberra United
Raso memulai karier seniornya bersama Canberra United pada 2011. Ia bergabung setelah menjalani trial dan kemudian masuk dalam skuad untuk musim 2011–2012.[11]
Pada musim 2011–2012, Raso membuat tujuh penampilan liga untuk Canberra United. Ia menjadi bagian dari skuad yang memenangkan premiership dan kemudian meraih gelar W-League setelah mengalahkan Brisbane Roar pada grand final.[12]
Canberra United menyelesaikan musim reguler tanpa terkalahkan dan kemudian memenangkan grand final 3–2 atas Brisbane Roar. Raso masih merupakan pemain muda dalam skuad tersebut dan mendapatkan pengalaman pertamanya sebagai bagian dari tim juara tingkat senior.[13]
Pada musim berikutnya, Raso tetap bersama Canberra. Ia mencetak gol senior pertamanya pada 27 Oktober 2012 ketika Canberra mengalahkan Newcastle Jets 5–0.[14]
Raso juga bermain untuk Canberra dalam International Women's Club Championship. Ia mencetak gol dalam pertandingan perebutan tempat ketiga, tetapi Canberra kalah 3–4 dari NTV Beleza asal Jepang.[15]
Pada akhir musim keduanya, Raso semakin sering digunakan sebagai pemain menyerang. Canberra kemudian menyebutnya sebagai salah satu pemain yang berkembang dari klub sebelum pindah ke Brisbane Roar, klub yang berada lebih dekat dengan wilayah asalnya di Queensland.[11]
Secara keseluruhan pada periode awal bersama Canberra, Raso mencatat 17 penampilan liga dan empat gol sebelum pindah ke Brisbane. Ia kemudian kembali ke Canberra dengan status pinjaman beberapa tahun kemudian.[16]
Brisbane Roar
Raso bergabung dengan Brisbane Roar pada awal musim 2013–2014. Kepindahan tersebut membawanya kembali ke Queensland setelah dua musim bersama Canberra United.[17]
Pada musim pertamanya bersama Brisbane, Raso cepat berkembang menjadi salah satu penyerang sayap utama klub. Brisbane Roar mencatat bahwa ia mencetak empat gol dalam musim debutnya dan menjadi salah satu pemain yang tampil menonjol dalam skuad asuhan Belinda Wilson.[17]
Brisbane menyelesaikan musim 2013–2014 di posisi keempat dan mencapai grand final. Raso menjadi bagian dari skuad yang menjalani rangkaian pertandingan playoff, meskipun Brisbane akhirnya kalah dari Melbourne Victory dalam pertandingan final.[18]
Pada musim tersebut, Raso juga menerima penghargaan Young Player of the Year Brisbane Roar. Klub mencatat bahwa ia merupakan salah satu pemain muda yang menonjol sepanjang musim dan mencetak empat gol di kompetisi liga.[18]
Pada musim 2014–2015, Raso kembali menjadi bagian penting dari Brisbane. Ia mencetak tiga gol liga dan terus menjadi pemain yang digunakan di sektor sayap.[19]
Pengalaman bersama Brisbane memberi Raso kesempatan bermain bersama sejumlah pemain yang kemudian juga menjadi rekan satu timnya di Matildas. Ia berkembang sebagai pemain sayap dengan kecepatan tinggi dan kemampuan membawa bola ke area pertahanan lawan.[17]
Pada 2015, Raso meninggalkan Australia untuk pertama kalinya dalam karier klub ketika bergabung dengan Washington Spirit di Amerika Serikat. Perpindahan tersebut terjadi setelah ia tampil bersama Australia pada Piala Dunia Wanita FIFA 2015.[20]
Washington Spirit
Pada Juni 2015, Raso bergabung dengan Washington Spirit di NWSL. Ia datang setelah memperkuat Australia dalam Piala Dunia Wanita FIFA 2015 di Kanada.[20]
Raso melakukan debutnya untuk Washington Spirit pada 18 Juli 2015 melawan Seattle Reign FC. Ia masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-73 dan membantu Spirit mempertahankan kemenangan 3–0.[21]
Selama periode singkat di Washington, Raso mendapatkan pengalaman bermain di liga yang berisi banyak pemain internasional. Ia kemudian dilepas oleh klub pada April 2016 setelah satu musim kompetisi.[22]
Kepergian dari Washington tidak mengakhiri kariernya di Amerika Serikat. Tak lama setelah dilepas, Raso diakuisisi melalui waiver oleh Portland Thorns FC.[23]
Perpindahan tersebut menjadi titik penting dalam karier Raso. Portland kemudian menjadi klub tempat ia memenangkan gelar NWSL dan mendapatkan penghargaan dari para pendukung klub.[24]
Melbourne Victory (pinjaman)
Pada musim 2015–2016, Raso kembali ke Australia melalui status pinjaman untuk memperkuat Melbourne Victory. Ia mencatat sepuluh penampilan liga dan mencetak satu gol dalam periode tersebut.[25]
Kepindahan tersebut memungkinkan Raso tetap bermain secara kompetitif di Australia setelah bergabung dengan Washington Spirit. Ia kemudian kembali ke Amerika Serikat untuk melanjutkan karier bersama Portland Thorns.[25]
Periode bersama Melbourne Victory juga menjadi bagian dari hubungan panjang Raso dengan sepak bola Australia. Ia kemudian beberapa kali kembali ke W-League melalui status pinjaman, termasuk bersama Canberra United dan Brisbane Roar.[11]
Portland Thorns
Setelah dilepas Washington Spirit, Raso bergabung dengan Portland Thorns pada 2016. Pada empat pertandingan awalnya ia masuk sebagai pemain pengganti babak kedua sebelum kemudian mendapatkan kesempatan lebih besar pada musim berikutnya.[23]
Pada 2017, Raso menjadi starter reguler Portland setelah Tobin Heath mengalami cedera jangka panjang. Ia mencetak gol NWSL pertamanya pada 28 Juni 2017 melawan FC Kansas City.[26]
Raso melanjutkan performanya dengan mencetak total enam gol pada musim reguler 2017 dan satu gol dalam babak playoff. Portland kemudian memenangkan NWSL Championship dan Raso menjadi bagian dari tim juara.[27]
Pada musim tersebut, Raso juga menjadi salah satu pemain favorit para pendukung Portland. Rose City Riveters memilihnya sebagai Supporters' Player of the Year setelah ia mencatat enam gol dan tiga assist di musim reguler serta mencetak gol pada babak playoff.[27]
Portland juga memenangkan NWSL Shield pada 2016. Tottenham Hotspur kemudian mencatat bahwa Raso meraih Shield dan Championship selama masa kariernya bersama Portland Thorns.[24]
Raso kembali tampil pada musim 2018 setelah mengikuti Piala Asia Wanita AFC bersama Australia. Cedera ligamen kolateral lateral yang dideritanya pada turnamen tersebut membuatnya absen dari 11 pertandingan awal musim NWSL.[28]
Ia kembali bermain untuk Portland pada 16 Juni 2018 dan mencatat 12 penampilan serta dua gol pada musim tersebut. Setelah itu ia mengalami cedera serius yang jauh lebih berat ketika bermain di Washington pada Agustus 2018.[28]
Cedera punggung 2018
Pada 25 Agustus 2018, Raso mengalami cedera punggung ketika Portland Thorns menghadapi Washington Spirit. Ia mengalami patah pada tiga ruas tulang belakang setelah mengalami benturan saat pertandingan.[29]
Cedera tersebut berupa fraktur non-displaced pada prosesus transversus tulang belakang L2, L3 dan L4. Cedera itu membuatnya harus menjalani perawatan dan rehabilitasi panjang serta menimbulkan ketidakpastian mengenai kemampuannya untuk kembali bermain sepak bola.[30]
Raso mengalami nyeri hebat dan sempat kehilangan kemampuan untuk bergerak secara normal setelah benturan tersebut. Ia kemudian menjalani perawatan intensif sebelum memulai rehabilitasi untuk kembali berjalan dan bermain.[31]
Ibunya, Renaye Sweeting, segera terbang dari Gold Coast menuju Amerika Serikat setelah mengetahui cedera tersebut. Raso kemudian mengatakan bahwa dukungan ibunya sangat penting selama masa perawatan dan rehabilitasi.[29]
Raso menjalani rehabilitasi selama berbulan-bulan. Australian Olympic Committee mencatat bahwa ia harus melalui proses panjang untuk kembali berjalan sebelum akhirnya dapat kembali berlatih dan bermain.[3]
Selama masa pemulihan, Raso tetap menjaga target untuk kembali ke tim nasional. FIFA mencatat bahwa Piala Dunia 2019 di Prancis menjadi salah satu motivasi terbesar dalam proses rehabilitasinya setelah cedera tersebut.[10]
Pada awal 2019, Raso kembali bermain untuk klub. Setelah melewati proses pemulihan, ia kemudian memperoleh kesempatan kembali memperkuat Australia pada Cup of Nations.[28]
Dalam pertandingan comeback untuk Australia melawan Selandia Baru pada 2019, Raso mencetak gol hanya beberapa menit setelah masuk ke lapangan. FIFA menyebut gol tersebut sebagai salah satu momen penting dalam perjalanan comeback-nya.[10]
Gol tersebut menjadi simbol kembalinya Raso ke sepak bola setelah enam bulan dari cedera punggung. Ia akhirnya masuk dalam skuad Australia untuk Piala Dunia Wanita FIFA 2019 dan mewujudkan target yang sebelumnya diragukan dapat dicapainya.[10]
Raso kemudian menyebut pengalaman tersebut sebagai titik balik dalam kehidupannya. Ia mengatakan bahwa cedera tersebut membuatnya memahami bahwa kemampuan berjalan dan bermain sepak bola bukan sesuatu yang dapat dianggap selalu tersedia.[31]
Canberra United (pinjaman)
Pada Oktober 2016, sebelum musim NWSL berikutnya, Raso kembali memperkuat Canberra United melalui status pinjaman. Canberra mengumumkan kepulangannya sebagai bagian dari upaya memperkuat lini serang untuk musim 2016–2017.[11]
Canberra mencatat bahwa Raso sebelumnya telah membuat 18 penampilan selama dua musim awal bersama klub. Ia kembali sebagai pemain yang telah memperoleh pengalaman internasional dan bermain di Amerika Serikat.[11]
Pada musim 2016–2017, Raso membuat 11 penampilan liga dan mencetak dua gol untuk Canberra. Ia menjadi salah satu penyerang yang memberi pilihan tambahan dalam skuad klub.[32]
Kembalinya ke Canberra juga menjadi kesempatan bagi Raso bermain kembali di depan pendukung yang mengenalnya sejak masa awal karier. Canberra menyebutnya sebagai bagian dari keluarga klub setelah sebelumnya membantu klub memenangkan gelar W-League pada 2012.[11]
Brisbane Roar (pinjaman)
Raso kembali ke Brisbane Roar pada musim 2017–2018 dengan status pinjaman dari Portland. Klub mengumumkan kepulangannya sebagai salah satu pemain Australia yang telah berkembang di Amerika Serikat.[33]
Pada periode tersebut ia kembali memperkuat klub asal Queensland yang sebelumnya ia bela selama dua musim. Periode itu kemudian dilanjutkan dengan kepulangan pada musim 2018–2019 setelah cedera punggung yang dialaminya bersama Portland.[34]
Pada musim 2018–2019, Raso bermain empat pertandingan untuk Brisbane dan mencetak satu gol setelah pulih dari cedera. Kembalinya tersebut menjadi bagian dari prosesnya kembali ke bentuk kompetitif menjelang Piala Dunia 2019.[34]
Pada musim 2019–2020, Raso kembali berada di Brisbane secara permanen. Ia mencatat delapan penampilan dan empat gol sebelum pindah ke Inggris pada Januari 2020.[35]
Brisbane mencatat bahwa Raso membuat 47 penampilan dalam dua periode bersama klub dan mencetak 16 gol. Klub juga menyebutnya sebagai pemain asal Queensland yang bangga mewakili klub kota kelahirannya.[35]
Everton
Pada Januari 2020, Raso pindah ke Everton di Women's Super League. Kepindahan tersebut menjadi pengalaman klub pertamanya di Eropa setelah sebelumnya bermain di Australia, Amerika Serikat dan Jepang melalui periode-periode pinjaman yang berbeda.[24]
Raso bergabung dengan Everton setelah meninggalkan Brisbane Roar. Transfer tersebut dilakukan dengan biaya yang tidak diumumkan kepada publik dan membuatnya menjadi salah satu pemain Australia yang berkarier di Women's Super League pada periode tersebut.[35]
Pada musim pertamanya, Raso membantu Everton mencapai final FA Women's Cup. Klub tersebut menjalani perjalanan sampai pertandingan final, tetapi akhirnya gagal meraih trofi.[24]
Musim 2020–2021 menjadi satu-satunya musim penuh Raso bersama Everton. Ia mendapatkan pengalaman bermain reguler di Women's Super League dan menjadi bagian dari tim yang berkembang di bawah lingkungan kompetisi Inggris.[24]
Everton kemudian melepas Raso sebagai pemain bebas pada Agustus 2021. Ia segera menemukan klub baru dan tetap melanjutkan karier di Inggris bersama Manchester City.[36]
Manchester City
Pada 18 Agustus 2021, Raso menandatangani kontrak dua tahun dengan Manchester City. Kepindahan tersebut membuatnya tetap berada di Women's Super League setelah satu setengah musim bersama Everton.[37]
Raso melakukan debut untuk Manchester City sebagai pemain pengganti pada pertandingan Liga Champions Wanita UEFA melawan Real Madrid pada 31 Agustus 2021. Pertandingan berakhir 1–1.[37]
Pada musim 2021–2022, Raso membantu Manchester City memenangkan Continental Tyres League Cup. Ia juga membantu City lolos ke Liga Champions dan mencetak gol dalam final Piala FA melawan Chelsea.[38]
Pada final Piala FA 2022 di Wembley, Raso mencetak gol yang menyamakan kedudukan melawan Chelsea dan memaksa pertandingan berlanjut ke perpanjangan waktu. Chelsea akhirnya memenangkan pertandingan, tetapi gol Raso menjadi salah satu momen penting dalam final tersebut.[38]
Selama dua musim bersama Manchester City, Raso membuat 47 penampilan di seluruh kompetisi dan mencetak sembilan gol. Statistik tersebut diberikan langsung oleh klub ketika mengumumkan kepergiannya pada 2023.[38]
Pelatih Gareth Taylor memuji perkembangan Raso selama berada di Manchester City. Ia mengatakan bahwa Raso telah berkembang selama dua tahun dan berusaha bersaing dengan pemain-pemain berkualitas tinggi di posisi sayap.[39]
Raso meninggalkan Manchester City pada akhir musim 2022–2023. Ia kemudian memilih tantangan baru di Spanyol bersama Real Madrid.[40]
Real Madrid
Pada 8 Juli 2023, Real Madrid mengumumkan perekrutan Raso untuk musim 2023–2024. Ia bergabung dari Manchester City dan menjadi salah satu pemain baru klub untuk musim tersebut.[41]
Real Madrid menyebut Raso sebagai penyerang Australia yang memiliki pengalaman di Australia, Amerika Serikat dan Inggris. Klub juga menyoroti gelar yang ia menangkan bersama Portland Thorns dan Canberra United.[41]
Kepindahan tersebut memiliki arti historis karena Raso menjadi pemain Australia pertama yang tampil untuk tim utama wanita Real Madrid. Ia juga menjadi pemain pertama dari konfederasi AFC yang bermain untuk tim pertama Real Madrid menurut catatan klub pada saat perekrutan.[42]
Raso bermain dalam 28 pertandingan Liga F pada musim 2023–2024 dan mencetak empat gol. Ia juga tampil di Liga Champions Wanita UEFA bersama Real Madrid.[43]
Musim pertamanya di Real Madrid juga bertepatan dengan salah satu turnamen internasional terbaik dalam karier Raso. Ia kembali ke klub setelah Piala Dunia 2023, di mana ia menjadi salah satu pemain paling menonjol Australia.[44]
Pada pertandingan melawan Denmark di babak 16 besar, Raso mencetak gol kedua Australia pada menit ke-70. Real Madrid mencatat bahwa gol tersebut merupakan gol ketiganya dalam Piala Dunia 2023 pada saat itu.[44]
Australia kemudian mencapai perempat final dan semifinal. Raso tampil sebagai starter ketika Australia mengalahkan Prancis melalui adu penalti di perempat final dan kembali bermain dalam semifinal melawan Inggris.[45]
Australia kalah 1–3 dari Inggris di semifinal. Raso bermain 72 menit dalam pertandingan tersebut sebelum digantikan.[46]
Pada pertandingan perebutan tempat ketiga, Australia kalah 0–2 dari Swedia. Raso menjadi starter dan bermain 61 menit dalam pertandingan tersebut.[46]
Penampilan Raso di Piala Dunia 2023 menjadi dasar nominasi pertamanya untuk Ballon d'Or Féminin. Matildas mencatat bahwa ia berada di peringkat ke-17 dalam hasil akhir penghargaan tersebut.[5]
Raso mengakhiri musim 2023–2024 dengan Real Madrid setelah satu musim. Ia kemudian kembali ke Inggris untuk bergabung dengan Tottenham Hotspur.[47]
Tottenham Hotspur
Pada 1 September 2024, Tottenham Hotspur mengumumkan perekrutan Raso dengan kontrak hingga 2026. Ia kembali ke Women's Super League setelah satu musim bermain di Liga F bersama Real Madrid.[47]
Tottenham menyebut Raso sebagai pemain sayap yang cepat dan serbaguna. Klub juga mencatat bahwa ia telah mencatat lebih dari 250 penampilan senior dan mencetak lebih dari 50 gol ketika bergabung.[47]
Raso melakukan debut kompetitifnya untuk Tottenham pada 22 September 2024 melawan Crystal Palace. Ia mencetak gol pada menit ke-19 dalam kemenangan 4–0 di pertandingan pembuka Women's Super League Tottenham.[48]
Gol tersebut tercipta setelah Raso melakukan pergerakan ke dalam kotak penalti sebelum melepaskan tembakan rendah ke sudut gawang. Tottenham menyebut penampilannya sebagai salah satu faktor penting dalam kemenangan besar pada laga pembuka musim.[49]
Raso juga memenangkan penghargaan Player of the Match dari pendukung Tottenham setelah pertandingan tersebut. Dalam debutnya, ia mencatat 100 persen keberhasilan dribel dan memenangkan seluruh tekel serta duel udara yang dilakukannya menurut statistik klub.[49]
Setelah pertandingan, Raso mengatakan bahwa ia menikmati awal musim tersebut dan merasa rekan-rekan barunya membantunya beradaptasi dengan cepat di lingkungan Tottenham.[48]
Selama satu musim bersama Tottenham, Raso membuat 16 penampilan di semua kompetisi, termasuk 13 pertandingan Women's Super League. Ia mencetak satu gol, yaitu gol pada debut kompetitif melawan Crystal Palace.[50]
Pada Agustus 2025, Tottenham mengumumkan bahwa klub telah mencapai kesepakatan untuk transfer permanen Raso ke Eintracht Frankfurt. Kepindahan tersebut mengakhiri periode satu musimnya di London Utara.[50]
Eintracht Frankfurt
Pada 29 Agustus 2025, Eintracht Frankfurt mengumumkan bahwa Raso bergabung dari Tottenham Hotspur dengan kontrak sampai 30 Juni 2027. Kepindahan tersebut menjadi pengalaman pertamanya bermain di Bundesliga wanita.[2]
Eintracht menyebut Raso sebagai pemain ofensif yang telah mendapatkan pengalaman di Australia, Amerika Serikat, Spanyol dan Inggris sebelum pindah ke Jerman. Pada saat penandatanganan, ia telah memiliki 99 penampilan internasional untuk Australia.[51]
Raso mengatakan bahwa ia tertarik dengan proyek Eintracht dan menganggap Bundesliga wanita sebagai salah satu liga penting dalam perkembangan sepak bola wanita. Ia juga menyatakan kegembiraannya untuk memulai fase baru karier di Frankfurt.[52]
Pelatih Niko Arnautis menggambarkan Raso sebagai pemain menyerang yang kuat dengan agresivitas dan eksplosivitas tinggi. Ia juga menyebut bahwa Raso dapat bermain baik di posisi tengah maupun di sayap dan dapat memberikan pengalaman kepada pemain-pemain muda Frankfurt.[52]
Pada musim 2025–2026, Raso tampil dalam 16 pertandingan Bundesliga untuk Frankfurt dan mencetak satu gol menurut data klub dan DFB. Ia juga tampil dalam kompetisi Eropa serta DFB-Pokal.[53][54]
Frankfurt juga berpartisipasi dalam Liga Champions Wanita UEFA pada musim tersebut. Raso menjadi bagian dari skuad Frankfurt ketika klub menghadapi kompetisi Eropa.[54]
Pada musim 2026–2027, Raso tetap menjadi bagian dari skuad Frankfurt. Profil resmi klub mencantumkan nomor punggung 16, posisi Sturm atau penyerang, dan statusnya sebagai pemain internasional Australia.[55]
Pada awal musim 2026–2027, Raso membantu Frankfurt mencapai fase kompetisi Eropa melalui UEFA Women's Europa Cup. DFB mencatat bahwa ia telah tampil dalam pertandingan kompetisi tersebut pada musim berjalan.[54]
Frankfurt juga menghadapi Paris Saint-Germain pada babak kualifikasi Liga Champions Wanita UEFA 2026–2027. Pada leg kedua, Raso mendapatkan kartu kuning kedua dan dikeluarkan pada menit ke-66 sebelum Frankfurt akhirnya kalah 1–5 setelah perpanjangan waktu.[56]
Setelah tersingkir dari Liga Champions, Frankfurt melanjutkan kiprahnya di UEFA Women's Europa Cup. DFB mencatat Raso tampil dalam kompetisi tersebut pada awal musim 2026–2027.[54]
Pada pembaruan profil resmi Frankfurt pada awal Oktober 2026, Raso telah mencatat sembilan penampilan pada musim tersebut, tujuh sebagai starter, dengan total 506 menit dan tiga kontribusi gol, terdiri atas satu gol dan dua assist.[55]
Raso mencetak gol pertamanya untuk Frankfurt pada musim berjalan dalam pertandingan kompetitif yang tercatat dalam statistik klub. Ia juga memberikan dua assist dalam sembilan penampilan awal tersebut.[55]
Di luar lapangan, Raso mulai memperoleh peran kepemimpinan di Eintracht. Dalam wawancara Agustus 2026 menjelang pertandingan kualifikasi Liga Champions melawan Paris Saint-Germain, ia mengatakan bahwa dirinya telah mengambil peran kepemimpinan di skuad Frankfurt.[57]
Karier internasional
Tim junior Australia
Sebelum masuk ke tim senior, Raso memperkuat Australia pada tingkat usia muda. Ia menjadi bagian dari tim Australia U-20 dan kemudian memperoleh kesempatan dipanggil ke tim senior ketika masih berusia 17 tahun.[1]
Pada 2013, Raso memperkuat Australia U-20 pada AFF Women's Championship. Australia mengakhiri turnamen sebagai runner-up setelah kalah dari tim U-23 Jepang pada pertandingan penentuan.[58]
Pengalaman di tim junior berlangsung bersamaan dengan meningkatnya peran Raso di sepak bola senior. Ia telah bermain di W-League bersama Canberra dan Brisbane sebelum kemudian menjadi pilihan tim nasional senior.[17]
Debut senior
Raso dipanggil ke tim nasional senior Australia untuk pertama kalinya pada Juni 2012. Ia melakukan debut pada 24 Juni 2012 dalam pertandingan persahabatan melawan Selandia Baru di Wollongong yang berakhir 1–1.[1]
Pada saat debut, Raso berusia 17 tahun. Debut tersebut menjadi awal dari lebih dari satu dekade karier internasional yang kemudian membawanya melewati 100 penampilan untuk Australia.[59]
Raso kembali dipanggil untuk pertandingan melawan Tiongkok pada akhir 2012. Setelah itu ia tetap berada dalam radar tim nasional dan memperoleh pengalaman tambahan pada 2013 bersama tim U-20 maupun tim senior.[60]
Pada tahun-tahun awalnya bersama Australia, Raso digunakan di berbagai posisi. Ia dapat bermain sebagai penyerang sayap dan juga memiliki pengalaman sebagai pemain yang membantu tugas pertahanan ketika sistem permainan membutuhkannya.[61]
Piala Dunia 2015
Raso masuk dalam skuad Australia untuk Piala Dunia Wanita FIFA 2015 di Kanada. Turnamen tersebut menjadi pengalaman Piala Dunia pertamanya setelah sebelumnya melakukan debut senior pada 2012.[62]
Australia mencapai perempat final Piala Dunia 2015. Tim tersebut mengalahkan Brasil pada babak 16 besar sebelum kalah dari Jepang pada perempat final.[63]
Raso kemudian menyatakan bahwa pengalaman Piala Dunia 2015 menjadi motivasi untuk berkembang lebih jauh. Ia tetap menjadi bagian dari tim nasional meskipun harus melalui beberapa perubahan posisi dan perkembangan karier klub setelah turnamen tersebut.[10]
Piala Asia 2018
Raso dipanggil ke skuad Australia untuk Piala Asia Wanita AFC 2018 di Yordania. Ia menjadi salah satu pemain menyerang dalam skuad Australia yang mencapai final turnamen.[64]
Pada turnamen tersebut, Australia kalah dari Jepang di final. Raso tidak dapat tampil dalam seluruh periode turnamen akibat cedera yang kemudian juga memengaruhi awal musim NWSL 2018.[28]
Cedera dan comeback 2019
Cedera punggung pada Agustus 2018 membuat Raso diragukan dapat bermain pada Piala Dunia 2019. Ia menjalani rehabilitasi panjang dan harus kembali belajar berjalan sebelum akhirnya kembali ke lapangan.[31]
Pada Cup of Nations 2019, Raso kembali bermain untuk Australia. Ia mencetak gol hanya beberapa menit setelah masuk sebagai pemain pengganti melawan Selandia Baru dalam pertandingan comeback-nya bersama Matildas.[10]
Gol tersebut memperkuat peluang Raso untuk masuk ke dalam skuad Piala Dunia. Setelah melewati proses rehabilitasi dan kembali bermain bersama klub, ia akhirnya dipilih Australia untuk Piala Dunia 2019.[10]
Piala Dunia 2019
Raso tampil dalam Piala Dunia Wanita FIFA 2019 di Prancis. Turnamen tersebut menjadi salah satu pencapaian penting karena ia kembali bermain di Piala Dunia kurang dari satu tahun setelah mengalami cedera punggung serius.[10]
Australia lolos dari fase grup dan menghadapi Norwegia pada babak 16 besar. Pertandingan berakhir 1–1 setelah perpanjangan waktu dan Norwegia menang melalui adu penalti.[65]
Bagi Raso, partisipasi dalam Piala Dunia tersebut menjadi hasil dari proses rehabilitasi yang berlangsung berbulan-bulan. FIFA menempatkan perjalanan comeback-nya sebagai salah satu kisah menarik dalam turnamen 2019.[10]
Olimpiade Tokyo 2020
Raso masuk dalam skuad Australia untuk Olimpiade Tokyo 2020, yang berlangsung pada 2021 setelah ditunda akibat pandemi COVID-19.[3]
Australia lolos dari fase grup dan mengalahkan Britania Raya pada perempat final. Matildas kemudian menghadapi Swedia di semifinal dan kalah 0–1.[66]
Dalam pertandingan perebutan medali perunggu, Australia kalah 3–4 dari Amerika Serikat. Hasil tersebut membuat Matildas finis di posisi keempat, yang pada saat itu menjadi hasil terbaik Australia dalam sejarah sepak bola wanita di Olimpiade.[66]
Raso merupakan bagian dari skuad yang mencatat pencapaian tersebut. Olimpiade Tokyo menjadi penampilan Olimpiade pertama Raso dalam karier seniornya.[3]
Piala Asia 2022
Raso dipanggil untuk Piala Asia Wanita AFC 2022 di India. Turnamen tersebut menjadi salah satu kompetisi utama dalam persiapan Australia menuju Piala Dunia 2023.[67]
Australia mencapai perempat final dan kemudian tersingkir setelah kalah dari Korea Selatan. Raso tetap menjadi bagian dari skuad utama yang digunakan sepanjang kompetisi.[67]
Piala Dunia 2023
Piala Dunia 2023 menjadi salah satu periode terbaik dalam karier internasional Raso. Sebelum turnamen, FIFA memasukkannya dalam daftar lima pemain Australia yang patut diperhatikan bersama Ellie Carpenter, Steph Catley, Caitlin Foord dan Sam Kerr.[68]
Dalam pertandingan pembuka melawan Republik Irlandia, Raso menjadi bagian dari lini serang Australia dalam kemenangan 1–0. Australia memenangkan pertandingan melalui penalti Steph Catley.[69]
Australia kemudian kalah 2–3 dari Nigeria dalam pertandingan kedua fase grup. Raso tetap tampil sebagai salah satu pemain yang diandalkan di sisi sayap.[70]
Pada pertandingan terakhir fase grup melawan Kanada, Australia membutuhkan kemenangan untuk memastikan kelolosan. Raso mencetak dua gol dalam kemenangan 4–0 dan membantu Matildas menjadi juara Grup B.[4]
Gol pertamanya melawan Kanada terjadi pada babak pertama. Ia menjadi salah satu pemain yang paling banyak mendapat perhatian setelah membuka skor bagi Australia dalam pertandingan yang dihadiri lebih dari 27.000 penonton di Melbourne Rectangular Stadium.[71]
Raso kemudian mencetak gol keduanya dalam pertandingan tersebut untuk membawa Australia semakin jauh dari Kanada. Brace tersebut menjadi salah satu momen paling dikenang dalam perjalanan Australia di Piala Dunia kandang.[4]
Australia menghadapi Denmark pada babak 16 besar. Raso mencetak gol kedua Australia pada menit ke-70 dalam kemenangan 2–0 dan membawa Matildas ke perempat final.[72]
FIFA mencatat bahwa gol melawan Denmark merupakan gol ketiga Raso dalam dua pertandingan pada Piala Dunia tersebut. Gol itu membuatnya menjadi salah satu pencetak gol utama Australia pada fase gugur.[73]
Raso mengatakan bahwa mencetak gol di depan pendukung Australia merupakan pengalaman yang sangat istimewa. Setelah mencetak gol melawan Denmark di Stadium Australia, ia menyebut bahwa bermain di Piala Dunia kandang memberikan emosi yang berbeda.[74]
Pada perempat final melawan Prancis, Raso menjadi starter. Australia bermain imbang 0–0 setelah 120 menit dan kemudian menang 7–6 melalui adu penalti.[45]
Kemenangan itu membawa Australia ke semifinal Piala Dunia untuk pertama kalinya. Raso bermain sebagai starter dan tampil selama 104 menit melawan Prancis sebelum digantikan pada perpanjangan waktu.[45]
Pada semifinal melawan Inggris, Australia kalah 1–3. Raso bermain 72 menit dalam pertandingan yang membawa Australia harus menjalani perebutan tempat ketiga.[46]
Australia kemudian kalah 0–2 dari Swedia dalam pertandingan perebutan tempat ketiga. Raso tampil sebagai starter dan bermain selama 61 menit.[46]
Meskipun gagal meraih medali, Australia finis di posisi keempat, hasil terbaik mereka dalam sejarah Piala Dunia wanita pada saat itu. Raso menjadi salah satu pemain yang mencetak tiga gol dalam perjalanan tersebut.[4]
Penampilannya di Piala Dunia membuat Raso mendapat nominasi Ballon d'Or Féminin untuk pertama kalinya. Matildas menyebut nominasi itu sebagai penghargaan atas performanya dalam turnamen ketika Australia mencapai semifinal.[75]
Dalam hasil akhir Ballon d'Or 2023, Raso menempati posisi ke-17. Ia menjadi salah satu dari dua pemain Australia yang masuk 30 besar penghargaan tersebut bersama Sam Kerr yang finis di posisi kedua.[5]
Olimpiade Paris 2024
Pada 4 Juni 2024, Raso masuk dalam skuad Australia untuk Olimpiade Paris 2024. Turnamen tersebut menjadi Olimpiade keduanya setelah Tokyo 2020.[76]
Australia memasuki Olimpiade Paris setelah menyelesaikan babak kualifikasi. Raso menjadi bagian dari skuad yang untuk kedua kalinya berturut-turut tampil di Olimpiade setelah sebelumnya mencapai semifinal pada Tokyo 2020.[3]
Pada turnamen tersebut, Australia menghadapi Jerman, Zambia dan Amerika Serikat di fase grup. Matildas tersingkir setelah fase grup dan tidak dapat mengulang posisi empat besar yang mereka capai di Tokyo.[3]
Raso tetap menjadi bagian dari skuad yang tampil di Paris. Pengalamannya menjadi salah satu aset bagi kelompok pemain Australia yang datang ke Olimpiade dengan sebagian besar telah memiliki pengalaman turnamen internasional besar.[76]
Piala Asia 2026
Raso masuk dalam skuad Australia untuk Piala Asia Wanita AFC 2026. Profil Matildas sebelum turnamen mencatat bahwa kompetisi tersebut merupakan turnamen besar kedelapannya dan Piala Asia ketiganya.[77]
Pada saat memasuki turnamen tersebut, Raso telah memiliki lebih dari 100 penampilan internasional dan 24 gol dalam catatan terbaru Matildas. Ia menjadi salah satu pemain senior di lini depan Australia.[1]
Australia memulai turnamen dengan kemenangan 1–0 atas Filipina. Raso menjadi bagian dari skuad dalam pertandingan pembuka tersebut.[78]
Australia kemudian melaju ke fase gugur. Raso tetap menjadi bagian dari pilihan utama atau rotasi lini depan sepanjang perjalanan tim menuju semifinal dan final.[77]
Australia mencapai final setelah mengalahkan Tiongkok pada semifinal. Raso menjadi salah satu pemain yang membantu Australia menciptakan ancaman dari sisi lapangan sepanjang kompetisi.[79]
Pada final 21 Maret 2026 di Stadium Australia, Australia menghadapi Jepang. Jepang memenangkan pertandingan 1–0 melalui gol Maika Hamano sehingga Australia harus puas menjadi runner-up.[80]
Raso kemudian masuk dalam FIFPRO Asia/Oceania Women's Asian Cup Team of the Tournament. Pemilihan tersebut dilakukan melalui pemungutan suara para pemain yang berpartisipasi di turnamen.[81]
FIFPRO menempatkan Raso sebagai salah satu dari tiga penyerang dalam tim terbaik turnamen bersama Sam Kerr dari Australia dan Riko Ueki dari Jepang. Pemilihan tersebut merupakan pengakuan dari sesama pemain atas penampilannya selama Piala Asia.[81]
Penampilan ke-100
Raso mencapai 100 penampilan untuk Australia pada 26 Oktober 2025. Ia mencatat tonggak tersebut dalam kemenangan 2–1 atas Wales di Cardiff.[4]
Sebelum pertandingan ke-100, Raso mengatakan bahwa dirinya memahami pentingnya pencapaian tersebut tetapi tidak ingin terlalu terbawa oleh perayaan karena masih memiliki pertandingan yang harus dimainkan. Matildas menyebut pertandingan melawan Wales sebagai penanda penting dalam perjalanan panjangnya bersama tim nasional.[30]
Penampilan ke-100 tersebut datang setelah lebih dari 13 tahun sejak debut seniornya pada Juni 2012. Raso menjadi bagian dari kelompok pemain Australia yang telah melewati angka 100 caps.[30]
Pencapaian itu juga terjadi setelah Raso melewati sejumlah fase penting dalam kariernya, termasuk cedera punggung 2018, Piala Dunia 2019, Olimpiade Tokyo 2020, Piala Dunia 2023 dan Olimpiade Paris 2024.[30]
Pada 2026, jumlah penampilan Raso terus bertambah. Profil Matildas pada Oktober 2026 mencatat 110 penampilan dan 24 gol untuk Australia.[1]
Gaya bermain
Raso dikenal sebagai penyerang sayap yang mengandalkan kecepatan dan agresivitas. Eintracht Frankfurt menggambarkannya sebagai pemain ofensif dengan agresivitas dan eksplosivitas tinggi yang dapat bermain di tengah maupun melebar.[52]
Kecepatan menjadi salah satu ciri yang paling sering dikaitkan dengan Raso. Matildas menyebut kecepatan, ketangguhan dan kemampuan dengan bola sebagai kekuatan yang membantunya mendorong serangan Australia ke depan.[30]
Sebagai pemain sayap, Raso sering bergerak dari sisi lapangan menuju kotak penalti. Ia dapat menerima bola di ruang terbuka, melakukan dribel ke depan, kemudian menembak atau memberikan umpan kepada pemain lain.[49]
Dalam debut kompetitifnya bersama Tottenham, Raso menjadi ancaman konstan dari sisi kanan. Statistik klub menunjukkan ia menyelesaikan seluruh dribel yang dilakukannya dan memenangkan seluruh tekelnya dalam kemenangan 4–0 atas Crystal Palace.[49]
Raso juga dikenal karena kemampuan melakukan tekanan dan kembali membantu pertahanan. Tottenham mencatat bahwa selain menyerang dari sisi kanan, ia memberikan dukungan defensif dan memenangkan seluruh duel udaranya pada debut tersebut.[49]
Kemampuan menyerang dari sisi sayap telah menjadi bagian dari permainannya sejak karier awal. Brisbane Roar menyebutnya sebagai starting wide attacker ketika ia masih berusia 20 tahun.[17]
Raso juga dapat bermain di beberapa posisi menyerang. Pelatih Frankfurt Niko Arnautis menyebut bahwa ia dapat dimainkan secara terpusat maupun melebar sehingga memberikan lebih banyak pilihan taktis bagi tim.[52]
Kemampuan bergerak tanpa bola merupakan bagian penting dari permainannya. Ia sering menggunakan akselerasi untuk berlari melewati garis pertahanan dan mengejar umpan yang diarahkan ke ruang kosong.[4]
Dalam pertandingan melawan Denmark pada Piala Dunia 2023, Raso mencetak gol setelah bergerak ke dalam area serang dan menyelesaikan rangkaian kombinasi serangan Australia pada menit ke-70.[72]
Pada pertandingan melawan Kanada, ia mencetak dua gol dalam ruang yang berbeda di lini serang. Brace tersebut menunjukkan kemampuannya menemukan posisi di dalam kotak penalti dan menyelesaikan peluang.[4]
Raso juga memiliki kemampuan menciptakan peluang bagi rekan setimnya. Selama karier di Portland, ia mencatat sejumlah assist dan terlibat dalam beberapa gol melalui umpan silang dan pergerakan dari sisi lapangan.[27]
Pada periode bersama Manchester City, Raso digunakan sebagai pemain sayap yang dapat memberikan energi dalam transisi. Gareth Taylor menyebut bahwa ia memiliki energi dan kualitas yang membuatnya terus bersaing mendapatkan tempat di lini depan City.[39]
Di Frankfurt, kemampuan tersebut tetap menjadi bagian penting dari perannya. Pelatih Niko Arnautis menilai agresivitas dan eksplosivitas Raso sebagai kualitas yang dapat digunakan baik ketika tim menguasai bola maupun ketika melakukan tekanan tanpa bola.[52]
Raso juga memiliki pengalaman bermain di posisi yang lebih dalam pada awal kariernya bersama Australia. Pengalaman tersebut membuatnya memahami tugas defensif ketika tim kehilangan bola dan menjadi salah satu alasan ia dapat menjalankan peran wing-back atau pemain sayap dengan tuntutan defensif tinggi.[61]
Cedera dan pemulihan
Cedera punggung 2018 menjadi salah satu peristiwa paling berat dalam karier Raso. Tiga ruas tulang belakangnya patah setelah benturan ketika bermain untuk Portland Thorns melawan Washington Spirit.[30]
Cedera tersebut sempat membuat Raso tidak yakin apakah ia masih dapat berjalan normal atau bermain sepak bola. ABC melaporkan bahwa setelah benturan ia merasakan kakinya mati rasa dan tidak mampu menggerakkan tubuh seperti biasa.[31]
Raso menjalani perawatan di rumah sakit di Washington. Ibunya datang dari Australia dan tinggal bersamanya selama masa awal pemulihan.[29]
Proses rehabilitasi kemudian berlangsung selama berbulan-bulan. Raso harus belajar berjalan lagi dan secara bertahap mengembalikan kekuatan serta kepercayaan dirinya sebelum kembali ke lapangan.[3]
Pada awal 2019, Raso kembali bermain untuk Portland. Ia kemudian mendapat kesempatan memperkuat Australia pada Cup of Nations dan mencetak gol hanya beberapa menit setelah masuk sebagai pengganti.[10]
Comeback tersebut terjadi sekitar enam bulan setelah cedera. FIFA mencatat bahwa Raso kembali dari periode tujuh bulan tanpa bermain untuk Australia dan langsung mencetak gol dalam pertandingan internasional pertamanya setelah cedera.[10]
Raso kemudian berhasil masuk skuad Piala Dunia 2019. Ia menyelesaikan turnamen tersebut bersama Australia setelah sebelumnya sempat menghadapi kemungkinan tidak dapat berjalan dan bermain lagi.[10]
Dalam wawancara setelah 100 caps, Raso menyebut cedera tersebut sebagai salah satu peristiwa yang paling membentuk dirinya. Ia mengatakan bahwa pengalaman tersebut membuatnya tidak lagi menganggap kesehatan dan kemampuan bergerak sebagai sesuatu yang otomatis tersedia.[30]
Peran kepemimpinan
Raso telah menjadi salah satu pemain senior dalam tim nasional Australia. Setelah lebih dari satu dekade sejak debut, ia masuk dalam kelompok pemain yang memiliki lebih dari 100 penampilan internasional.[30]
Pengalaman Raso mencakup empat Piala Dunia atau lebih tepatnya tiga Piala Dunia senior yang tercatat dalam profil Matildas hingga 2026, serta dua Olimpiade dan tiga Piala Asia. Pengalaman tersebut memberikan pengetahuan turnamen yang luas kepada skuad Australia.[1]
Di Eintracht Frankfurt, Raso mulai mengambil peran kepemimpinan. Dalam wawancara 2026 ia menjelaskan bahwa dirinya semakin banyak mengambil tanggung jawab tersebut setelah memasuki musim kedua bersama klub.[57]
Raso mengatakan bahwa pengalaman internasional yang dimilikinya membuatnya merasa bertanggung jawab membantu pemain yang lebih muda. Peran tersebut juga menjadi salah satu alasan Frankfurt tertarik merekrutnya pada 2025.[52]
Arnautis menilai Raso dapat memberikan banyak hal kepada pemain-pemain muda Frankfurt melalui pengalaman internasionalnya. Ia melihat kombinasi pemain muda dan pemain berpengalaman sebagai salah satu kekuatan skuad klub.[52]
Raso juga memiliki pengalaman menjadi pemain yang membantu rekan setim dalam situasi sulit setelah melewati cedera berat. Pengalaman tersebut menjadi bagian dari karakter profesional yang ia bawa ke klub-klub berbeda sepanjang kariernya.[29]
Ballon d'Or
Pada September 2023, Raso masuk nominasi Ballon d'Or Féminin untuk pertama kalinya. Matildas menyebut nominasi tersebut sebagai hasil dari performa kuatnya bersama Australia sepanjang Piala Dunia 2023.[75]
Nominasi Raso memiliki arti khusus bagi sepak bola Australia karena Sam Kerr juga masuk dalam daftar nominasi. Untuk pertama kalinya, dua pemain Australia masuk dalam daftar 30 calon Ballon d'Or wanita pada tahun yang sama.[75]
Pada hasil akhir pemungutan suara 2023, Raso menempati posisi ke-17. Pemenang penghargaan tersebut adalah Aitana Bonmatí dari Spanyol, sedangkan Sam Kerr menempati posisi kedua.[5]
Eintracht Frankfurt menyebut pencapaian tersebut ketika mengumumkan perekrutannya. Klub mengaitkan posisi ke-17 Raso dengan performanya pada Piala Dunia 2023 dan keberhasilan Australia mencapai semifinal.[51]
Nominasi tersebut menjadi pengakuan individu terbesar Raso dalam kariernya pada tingkat global. Sebelumnya ia telah memperoleh penghargaan dari penggemar Portland Thorns dan penghargaan pemain muda di Australia, tetapi Ballon d'Or mempertemukannya dengan jajaran pemain elite dunia.[27]
Buku dan kegiatan di luar sepak bola
Pada 2021, Raso ikut menulis buku anak berjudul Hayley's Ribbon. Buku tersebut terinspirasi dari pengalaman masa kecil dan perjalanan pribadinya sebagai pesepak bola.[82]
Buku tersebut menggunakan karakter anak dan tema keberanian untuk membantu anak-anak memahami pentingnya memiliki kepercayaan diri dan mengejar impian. Raso mengaitkan kisah tersebut dengan penggunaan pita rambut yang kemudian menjadi ciri khasnya.[82]
Raso juga aktif dalam kegiatan komunitas selama bermain di Portland. Pada 2019, ia bersama Midge Purce mendapat pengakuan sebagai co-Community MVP setelah ikut dalam kegiatan mengunjungi rumah sakit anak dan kegiatan sosial lainnya.[83]
Raso juga berbicara mengenai rencana kehidupannya setelah sepak bola. Melalui program FIFA Players Executive Programme, ia menjelaskan pentingnya mempersiapkan kehidupan setelah pensiun dan tetap membangun minat di luar lapangan.[84]
Dalam program tersebut, Raso kembali menyebut latar belakang studinya di bidang paramedis. Ia mengatakan bahwa ketika lulus sekolah ia belajar paramedicine sebelum karier sepak bola berkembang dan kemudian mengambil lebih banyak waktu untuk sepak bola.[84]
Raso juga mengatakan bahwa dirinya ingin tetap memiliki keterlibatan dengan sepak bola atau menemukan kegiatan yang diminatinya setelah tidak lagi bermain. Ia melihat persiapan tersebut sebagai bagian penting dari kehidupan profesional seorang atlet.[84]
Statistik klub
| Klub | Periode | Penampilan liga | Gol liga |
|---|---|---|---|
| Canberra United | 2011–2013 | 17 | 4 |
| Brisbane Roar | 2013–2015 | 24 | 7 |
| Washington Spirit | 2015 | 9 | 0 |
| Melbourne Victory | 2015–2016 | 10 | 1 |
| Portland Thorns FC | 2016–2019 | 71 | 13 |
| Canberra United (pinjaman) | 2016–2017 | 11 | 2 |
| Brisbane Roar (pinjaman) | 2017–2019 | 4 | 1 |
| Brisbane Roar | 2019–2020 | 8 | 4 |
| Everton | 2020–2021 | 22 | 5 |
| Manchester City | 2021–2023 | 29 | 4 |
| Real Madrid | 2023–2024 | 28 | 4 |
| Tottenham Hotspur | 2024–2025 | 13 | 1 |
| Eintracht Frankfurt | 2025–sekarang | 21 | 1 |
Data statistik historis mencatat Raso membuat 17 penampilan liga dan empat gol dalam dua musim awal bersama Canberra United. Ia kemudian mencatat 24 penampilan dan tujuh gol bersama Brisbane Roar dalam periode pertamanya di klub tersebut.[85]
Di Amerika Serikat, Raso membuat sembilan penampilan liga bersama Washington Spirit sebelum berpindah ke Portland Thorns. Bersama Portland, ia mencatat 71 penampilan liga dan 13 gol menurut data statistik karier yang tersedia.[85]
Raso juga mencatat sepuluh penampilan liga dan satu gol ketika dipinjamkan ke Melbourne Victory. Ia kemudian kembali ke Australia bersama Canberra United dan Brisbane Roar melalui beberapa periode pinjaman dari Portland.[85]
Brisbane mencatat total 47 penampilan dan 16 gol Raso dalam dua periode bersama klub hingga kepindahannya ke Everton pada Januari 2020. Jumlah tersebut mencakup periode sebelum dan sesudah cedera punggungnya.[35]
Pada Everton, data statistik liga mencatat 22 penampilan dan lima gol pada musim 2020–2021. Ia kemudian pindah ke Manchester City pada Agustus 2021.[85]
Manchester City mencatat 47 penampilan seluruh kompetisi dan sembilan gol selama dua musim Raso bersama klub. Angka tersebut mencakup 29 penampilan liga serta pertandingan piala dan kompetisi Eropa.[38]
Pada musim 2023–2024, Real Madrid mencatat Raso bermain 28 pertandingan Liga F dan mencetak empat gol. Ia juga tampil dalam kompetisi Eropa sebagai bagian dari skuad Real Madrid.[43]
Tottenham mencatat 16 penampilan seluruh kompetisi pada musim 2024–2025, termasuk 13 penampilan Women's Super League dan satu gol. Gol tersebut dicetak pada debut kompetitif melawan Crystal Palace.[50]
Eintracht Frankfurt mencatat 16 pertandingan Bundesliga untuk Raso pada musim 2025–2026 dan satu gol. DFB juga mencatat penampilannya dalam Liga Champions, DFB-Pokal dan UEFA Women's Europa Cup pada periode tersebut.[53][54]
Pada musim 2026–2027, DFB mencatat lima penampilan Bundesliga untuk Raso sampai September 2026, sementara kompetisi lainnya menambahkan penampilan di Liga Champions, DFB-Pokal dan Women's Europa Cup.[54]
Profil resmi Eintracht pada awal Oktober 2026 mencatat total sembilan penampilan Raso pada musim berjalan, tujuh kali sebagai starter, 506 menit bermain dan tiga kontribusi gol yang terdiri atas satu gol serta dua assist.[55]
Statistik tim nasional
Raso melakukan debut senior untuk Australia pada 24 Juni 2012 melawan Selandia Baru. Profil resmi Matildas pada Oktober 2026 mencatat 110 penampilan dan 24 gol sejak debut tersebut.[1]
Raso telah menjadi bagian dari kelompok pemain Australia yang mencapai 100 penampilan. Ia memperoleh cap ke-100 dalam kemenangan 2–1 atas Wales pada Oktober 2025.[4]
Pada saat mencapai 100 caps, Raso telah tampil di beberapa Piala Dunia dan Olimpiade serta berbagai pertandingan kualifikasi dan persahabatan. Matildas menggambarkan perjalanan menuju 100 caps sebagai salah satu tonggak utama kariernya.[30]
Raso mencetak tiga gol pada Piala Dunia 2023. Dua gol datang dalam pertandingan grup melawan Kanada dan satu gol dalam kemenangan babak 16 besar atas Denmark.[4]
Pada Piala Dunia 2023, tiga gol tersebut menjadikan Raso salah satu pencetak gol terbanyak Australia dalam turnamen. FIFA mencatat bahwa ia termasuk dalam daftar pemain dengan tiga gol pada akhir kompetisi.[86]
Pada Oktober 2026, jumlah gol internasional Raso mencapai 24. Ia tetap menjadi salah satu pemain yang dipanggil ke tim nasional dalam persiapan Australia menuju Piala Dunia 2027.[1]
Turnamen besar
Raso tampil dalam Piala Dunia Wanita FIFA 2015, 2019 dan 2023. Ia juga dipanggil untuk dua Olimpiade, yakni Tokyo 2020 dan Paris 2024.[1][3]
Pada Piala Dunia 2015, Raso mendapat pengalaman pertamanya di turnamen dunia senior. Ia kemudian kembali pada 2019 setelah menjalani comeback dari cedera serius dan menjadi bagian dari skuad Australia yang mencapai babak 16 besar.[10][65]
Pada Piala Dunia 2023, Raso memainkan peran yang jauh lebih besar. Ia mencetak tiga gol dan membantu Australia mencapai semifinal untuk pertama kalinya.[4]
Pada Olimpiade Tokyo 2020, Australia mencapai semifinal dan finis keempat. Raso menjadi bagian dari skuad tersebut bersama sejumlah pemain senior Matildas.[66]
Pada Olimpiade Paris 2024, Australia kembali tampil di turnamen tersebut. Raso menjadi anggota skuad yang memperkuat Matildas dalam penampilan Olimpiade keduanya.[76]
Pada Piala Asia Wanita AFC, Raso telah tampil pada edisi 2018, 2022 dan 2026. Pada edisi 2026, Australia menjadi runner-up setelah kalah 0–1 dari Jepang pada final.[77][80]
Piala Asia 2026 juga menjadi salah satu turnamen ketika Raso mendapatkan pengakuan dari sesama pemain. Ia masuk FIFPRO Team of the Tournament setelah dipilih melalui voting pemain peserta kompetisi.[81]
Prestasi klub
Canberra United
- W-League Championship: 2011–2012[13]
- W-League Premiership: 2011–2012[12]
Portland Thorns FC
- NWSL Shield: 2016[24]
- NWSL Championship: 2017[24]
Brisbane Roar
- Runner-up A-League Women: 2013–2014[18]
Manchester City
- League Cup: 2021–2022[38]
Eintracht Frankfurt
- Tidak ada gelar utama hingga Oktober 2026.[54]
Prestasi internasional
Australia
- Runner-up Piala Asia Wanita AFC: 2026[80]
- Peringkat keempat Olimpiade Tokyo 2020[66]
- Peringkat keempat Piala Dunia Wanita FIFA 2023[4]
- Peringkat keempat Olimpiade Paris 2024[3]
Penghargaan individu
- Brisbane Roar Young Player of the Year: 2013–2014[18]
- Portland Thorns Supporters' Player of the Year: 2017[27]
- Nominasi Ballon d'Or Féminin: 2023[75]
- Peringkat ke-17 Ballon d'Or Féminin: 2023[5]
- FIFPRO Asia/Oceania Women's Asian Cup Team of the Tournament: 2026[81]
Rekor dan pencapaian
Raso menjadi bagian dari skuad Canberra United yang memenangkan W-League pada musim 2011–2012, ketika dirinya masih berada pada tahap awal karier profesional. Gelar tersebut menjadi trofi senior pertamanya.[13]
Pada 2017, ia memenangkan NWSL Championship bersama Portland Thorns. Ia juga dipilih oleh pendukung Portland sebagai Supporters' Player of the Year setelah mencetak enam gol dan tiga assist pada musim reguler.[27]
Pada 2018, Raso mengalami cedera punggung berat yang mengancam kelanjutan kariernya. Setelah menjalani rehabilitasi, ia kembali bermain dan mencetak gol untuk Australia pada 2019.[10]
Pada 2023, Raso membantu Australia mencapai semifinal Piala Dunia. Ia mencetak tiga gol dan menjadi salah satu pemain yang kemudian mendapatkan nominasi Ballon d'Or.[4][75]
Pada 2023, ia juga menjadi pemain Australia pertama yang bermain untuk tim utama wanita Real Madrid. Kepindahan tersebut menjadi salah satu pencapaian historis dalam karier klubnya.[42]
Pada 2025, Raso mencapai 100 penampilan untuk Australia. Ia melakukannya lebih dari 13 tahun setelah debut internasionalnya.[30]
Pada 2026, Raso menjadi bagian dari tim Australia yang mencapai final Piala Asia dan masuk ke FIFPRO Team of the Tournament sebagai salah satu penyerang terbaik kompetisi.[80][81]
Karier lintas negara
Karier profesional Raso mencakup beberapa negara dan kompetisi. Ia bermain di Australia dalam W-League/A-League Women, di Amerika Serikat dalam NWSL, di Inggris dalam Women's Super League, di Spanyol dalam Liga F dan di Jerman dalam Frauen-Bundesliga.[2]
Perpindahan pertamanya ke luar Australia terjadi pada 2015 ketika ia bergabung dengan Washington Spirit. Ia kemudian menghabiskan beberapa musim di Portland Thorns sebelum kembali bermain di Australia melalui pinjaman.[20][23]
Pada 2020, Raso pindah ke Inggris untuk pertama kalinya melalui transfer ke Everton. Setelah itu ia bertahan di Inggris bersama Manchester City dan kemudian Tottenham Hotspur.[24][50]
Pada 2023, Raso pindah ke Spanyol bersama Real Madrid dan menjadi pemain Australia pertama dalam tim utama klub tersebut. Setelah satu musim di Madrid, ia kembali ke Inggris dan akhirnya pindah ke Jerman pada 2025.[42][2]
Pengalaman tersebut membuat Raso memiliki pengalaman di empat liga profesional Eropa dan dua liga utama di luar Eropa sebelum memasuki musim 2025–2026 bersama Eintracht Frankfurt.[51]
Peran sebagai pemain senior Australia
Pada 2026, Raso termasuk salah satu pemain paling berpengalaman dalam skuad Matildas. Ia telah bermain untuk Australia sejak 2012 dan melewati beberapa generasi pemain serta perubahan pelatih tim nasional.[1]
Pengalaman Raso mencakup periode ketika Australia masih berjuang mencapai babak akhir turnamen besar hingga masa ketika Matildas mencapai semifinal Piala Dunia 2023. Perkembangan tersebut berlangsung sepanjang karier internasionalnya.[4]
Raso juga menjadi bagian dari kelompok pemain yang membantu meningkatkan perhatian terhadap sepak bola wanita Australia. Penampilannya dalam Piala Dunia 2023 di kandang sendiri menjadi salah satu momen penting dalam peningkatan popularitas Matildas.[4]
Pada Piala Dunia tersebut, Raso mencetak dua gol di Melbourne dan satu gol di Sydney di hadapan puluhan ribu pendukung. FIFA mencatat bahwa ia menikmati atmosfer pertandingan kandang dan menilai mencetak gol di depan pendukung sendiri sebagai pengalaman yang sangat spesial.[74]
Raso juga dikenal sebagai pemain yang terus memberikan energi ketika bermain. Profil Matildas menyebut kecepatan, ketangguhan dan kemampuan dengan bola sebagai faktor yang membuatnya masih penting dalam sistem serangan Australia.[30]
Pada musim 2026, ia tetap dipanggil meskipun usianya telah mencapai 32 tahun. Status tersebut menunjukkan bahwa pengalaman dan kemampuannya masih dianggap berguna oleh staf pelatih Matildas.[1]
Kehidupan profesional setelah 30 tahun
Raso bergabung dengan Eintracht Frankfurt pada usia 30 tahun setelah lebih dari satu dekade bermain sepak bola profesional. Kepindahan tersebut menjadi bagian dari tahap baru kariernya di Bundesliga.[2]
Ia mengatakan bahwa dirinya tertarik dengan Bundesliga karena menilai liga tersebut sebagai salah satu kompetisi terbaik sepak bola wanita. Ia juga menyukai proyek dan lingkungan klub Eintracht Frankfurt.[52]
Pada musim pertama di Jerman, Raso langsung memperoleh pengalaman di kompetisi domestik dan Eropa. DFB mencatat keterlibatannya dalam Bundesliga, DFB-Pokal dan kompetisi UEFA sepanjang musim 2025–2026.[54]
Pada musim kedua, ia mengambil peran kepemimpinan lebih besar. Dalam wawancara menjelang pertandingan Eropa, Raso mengatakan bahwa ia merasa semakin nyaman untuk membantu pemain lain berdasarkan pengalaman yang dimilikinya.[57]
Raso juga tetap menjadi anggota tim nasional Australia. Pada Oktober 2026, Matildas mencatat 110 caps dan 24 gol, sehingga ia tetap berada dalam kelompok pemain senior yang dipersiapkan untuk Piala Dunia 2027.[1]
Karier di Eropa
Raso pertama kali bermain di Eropa pada 2020 ketika bergabung dengan Everton. Pengalaman tersebut menjadi titik awal periode panjangnya di kompetisi sepak bola Eropa.[24]
Setelah satu setengah musim di Everton, Raso bergabung dengan Manchester City. Dua musim di City menghasilkan 47 penampilan dan sembilan gol serta gelar League Cup 2022.[38]
Pada 2023, Raso pindah ke Real Madrid. Klub Spanyol tersebut menjadi pengalaman pertamanya di Liga F dan membuatnya menjadi pemain Australia pertama yang bermain untuk tim utama wanita Real Madrid.[42]
Pada 2024, Raso kembali ke Women's Super League bersama Tottenham Hotspur. Ia mencetak gol pada debut kompetitif sebelum meninggalkan klub pada musim berikutnya.[48][50]
Pada 2025, ia pindah ke Jerman untuk membela Eintracht Frankfurt. Klub tersebut menjadi pengalaman keempatnya di liga profesional Eropa dan kontraknya berlangsung hingga Juni 2027.[2]
Kehidupan di luar pertandingan
Raso tetap memiliki hubungan dengan Gold Coast meskipun sebagian besar karier profesionalnya berlangsung di luar Australia. Matildas mencatat bahwa ia mendapat kesempatan bermain di depan pendukung kampung halamannya dalam pertandingan Piala Asia 2026 di Gold Coast.[77]
Koneksi tersebut menjadi bagian dari perjalanan pribadinya sebagai pemain yang memulai sepak bola di Palm Beach. Ia kembali ke wilayah asalnya sebagai pemain internasional dengan lebih dari 100 caps setelah lebih dari satu dekade berkarier di berbagai negara.[1][77]
Pendidikan paramedicine juga tetap menjadi bagian dari identitas profesionalnya. Raso telah membahas pentingnya mempersiapkan kehidupan setelah olahraga profesional dan tetap memiliki kegiatan di luar sepak bola.[84]
Pengalamannya dengan cedera juga membuat Raso banyak berbicara mengenai pentingnya kesehatan. Setelah cedera punggung 2018, ia menjalani proses rehabilitasi panjang dan kemudian kembali ke level internasional.[29]
Pada 2019, FIFA mencatat bahwa Raso menunda studi paramedis untuk mengejar karier sepak bolanya. Ia kemudian kembali membicarakan bidang tersebut sebagai salah satu kemungkinan profesinya setelah pensiun.[10]
Statistik karier internasional
| Periode | Penampilan | Gol |
|---|---|---|
| 2012–sekarang | 110 | 24 |
Profil resmi Matildas pada Oktober 2026 mencatat 110 penampilan dan 24 gol Raso untuk Australia. Data tersebut mencakup pertandingan internasional hingga periode pemanggilan Oktober 2026.[1]
Raso melakukan debut pada 24 Juni 2012 dan mencapai 100 caps pada 26 Oktober 2025. Dengan rentang lebih dari 14 tahun, ia menjadi salah satu pemain senior paling berpengalaman di skuad Australia.[4]
Dalam karier internasionalnya, Raso mencetak tiga gol pada Piala Dunia 2023. Dua gol melawan Kanada dan satu gol melawan Denmark menjadi bagian dari tiga golnya dalam turnamen tersebut.[4][72]
Selain Piala Dunia 2023, Raso juga mencetak gol pada berbagai pertandingan persahabatan dan kualifikasi. Matildas tetap mencantumkannya sebagai pemain depan dalam skuad 2026.[1]
Statistik klub menurut musim
| Musim | Klub | Penampilan | Gol |
|---|---|---|---|
| 2011–2012 | Canberra United | 7 | 0 |
| 2012–2013 | Canberra United | 10 | 4 |
| 2013–2014 | Brisbane Roar | 14 | 4 |
| 2014–2015 | Brisbane Roar | 10 | 3 |
| 2015 | Washington Spirit | 9 | 0 |
| 2015–2016 | Melbourne Victory | 10 | 1 |
| 2016 | Portland Thorns | 21 | 0 |
| 2017 | Portland Thorns | 24 | 7 |
| 2018 | Portland Thorns | 12 | 2 |
| 2019 | Portland Thorns | 14 | 4 |
| 2016–2017 | Canberra United | 11 | 2 |
| 2018–2019 | Brisbane Roar | 4 | 1 |
| 2019–2020 | Brisbane Roar | 8 | 4 |
| 2020–2021 | Everton | 22 | 5 |
| 2021–2022 | Manchester City | 13 | 3 |
| 2022–2023 | Manchester City | 16 | 1 |
| 2023–2024 | Real Madrid | 28 | 4 |
| 2024–2025 | Tottenham Hotspur | 13 | 1 |
| 2025–2026 | Eintracht Frankfurt | 16 | 1 |
Data statistik musim yang dipublikasikan oleh basis data sepak bola mencatat 71 penampilan liga Raso bersama Portland Thorns dengan 13 gol. Catatan tersebut terdiri atas 21 penampilan pada 2016, 24 pada 2017, 12 pada 2018 dan 14 pada 2019.[85]
Pada musim 2017, Raso mencetak tujuh gol liga bersama Portland. Ia juga mencetak satu gol dalam playoff dan membantu klub memenangkan NWSL Championship.[27]
Pada musim 2021–2022 bersama Manchester City, Raso mencetak tiga gol liga dan satu gol lainnya dalam kompetisi domestik atau Eropa. Pada musim berikutnya ia mencetak satu gol liga dan empat gol dalam kompetisi lainnya menurut catatan statistik klub.[38]
Pada musim 2023–2024 bersama Real Madrid, Raso mencetak empat gol Liga F dari 28 penampilan. Real Madrid mencatat jumlah tersebut dalam rangkuman musim pertamanya bersama klub.[43]
Pada musim 2024–2025 bersama Tottenham, Raso mencatat satu gol liga. Gol tersebut tercipta pada debut kompetitifnya melawan Crystal Palace.[48]
Pada musim 2025–2026 bersama Eintracht Frankfurt, Raso mencetak satu gol Bundesliga dan tampil dalam kompetisi Eropa serta DFB-Pokal.[53][54]
Kehormatan dan pengakuan
Raso memenangkan Supporters' Player of the Year Portland Thorns pada 2017. Penghargaan tersebut dipilih oleh pendukung klub setelah ia mencatat enam gol dan tiga assist pada musim reguler.[27]
Penghargaan tersebut diberikan pada musim ketika Portland juga memenangkan NWSL Championship. Raso mencetak gol pada semifinal playoff dan menjadi bagian dari tim yang memenangkan pertandingan final melawan North Carolina Courage.[27]
Pada 2023, Raso masuk nominasi Ballon d'Or Féminin. Ia merupakan salah satu dari dua pemain Australia yang masuk daftar tersebut pada tahun yang sama.[75]
Raso menempati peringkat ke-17 pada hasil akhir Ballon d'Or Féminin 2023. Pencapaian tersebut menjadi peringkat tertinggi dalam daftar penghargaan individu global yang pernah ia capai pada tingkat senior.[5]
Pada 2026, Raso masuk FIFPRO Asia/Oceania Women's Asian Cup Team of the Tournament. Penghargaan tersebut dipilih oleh para pemain yang berpartisipasi dalam Piala Asia 2026.[81]
Lihat pula
- Tim nasional sepak bola wanita Australia
- Eintracht Frankfurt Frauen
- Portland Thorns FC
- Real Madrid Femenino
- Tottenham Hotspur F.C. Women
- Piala Dunia Wanita FIFA 2023
- Piala Asia Wanita AFC 2026
- Sepak bola pada Olimpiade Musim Panas 2020
- Sepak bola pada Olimpiade Musim Panas 2024
Referensi
- 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 "Hayley Raso". Matildas.
- 1 2 3 4 5 6 7 "Hayley Raso signs for Eintracht". Eintracht Frankfurt. 29 Agustus 2025.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 "Hayley Raso". Australian Olympic Committee.
- 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 "Hayley Raso: The Journey to 100". Matildas.
- 1 2 3 4 5 6 "Sam Kerr places 2nd at the Ballon d'Or awards; Hayley Raso finishes in 17th". Matildas. 2023.
- ↑ "Caitlin Foord gains Australian National U-17 Women's selection to training camp". Football NSW. 3 September 2009.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Alumni". Emmanuel College.
- ↑ "Griffith Athletes at the Olympics 2024". Griffith University.
- ↑ "Quickfire XI with Hayley Raso". Matildas.
- 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 "Ribbons Raso rises again". FIFA. 2019.
- 1 2 3 4 5 6 "Dynamic Attacking Duo Return to Canberra". Canberra United. 9 Oktober 2016.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 "Canberra claim premiers title with Reds rout". Canberra United. 7 Januari 2012.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 3 "Canberra United claim W-League title". Canberra United. 28 Januari 2012.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Raso fires United to five-goal win". Canberra United.
- ↑ "Club Championship: Canberra fall short". Canberra United.
- ↑ "Dynamic Attacking Duo Return to Canberra". Canberra United. 9 Oktober 2016.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 3 4 5 "Hayley Raso". Brisbane Roar. 30 September 2014.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 3 4 "2013/14 A-League Women's Season Review". Brisbane Roar. 16 Juni 2024.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Raso re-signs with Roar". Brisbane Roar.
- 1 2 3 "Washington Spirit sign Australian international Hayley Raso". Washington Spirit. 2015.
- ↑ "Spirit cruise past Reign 3-0". Washington Spirit. 18 Juli 2015.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Washington Spirit waive forward Hayley Raso". Washington Spirit. 11 April 2016.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 3 "Portland Thorns sign midfielder Celeste Boureille, acquire forward Hayley Raso". Portland Thorns.
- 1 2 3 4 5 6 7 8 9 "Raso deal agreed". Tottenham Hotspur. 1 September 2024.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 "Raso returns to Australia". Melbourne Victory.
- ↑ "Hayley Raso". Portland Thorns. 28 Juni 2017.
{{cite web}}: Teks "Thorns FC 3, FC Kansas City 0" diabaikanPemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 3 4 5 6 7 8 9 "Thorns FC Announce 2017 Club Awards". OurSports Central. 2 November 2017.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 3 4 "Hayley Raso". Matildas.
- 1 2 3 4 5 "Tears and cheers as Hayley Raso makes Mother's Day". Matildas.
- 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 "Hayley Raso: The Journey to 100". Matildas.
- 1 2 3 4 "Hayley Raso needed only three minutes to score for the Matildas, six months after breaking her back". ABC News. 1 Maret 2019.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Dynamic Attacking Duo Return to Canberra". Canberra United. 9 Oktober 2016.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Raso returns to Roar". Brisbane Roar.
- 1 2 "Raso returns for 2018/19 season". Brisbane Roar.
- 1 2 3 4 "Raso departs BRFC". Brisbane Roar. 17 Januari 2020.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Raso departs Everton". Everton FC. 2021.
- 1 2 "Manchester City sign Hayley Raso". Manchester City.
- 1 2 3 4 5 6 7 "Hayley Raso to leave City". Manchester City.
- 1 2 "Taylor pays tribute to departing Raso". Manchester City.
- ↑ "Hayley Raso to leave City". Manchester City.
- 1 2 "Hayley Raso becomes a Real Madrid player". Real Madrid. 8 Juli 2023.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 3 4 "Hayley Raso, nueva jugadora del Real Madrid". Real Madrid. 8 Juli 2023.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 3 "Hayley Raso: 2023/24 season". Real Madrid.
- 1 2 "2-0: Raso on target as Australia progress to World Cup quarter-finals". Real Madrid. 7 Agustus 2023.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 3 "0 (7)-0 (6): Raso and Australia into the World Cup semi-finals". Real Madrid. 12 Agustus 2023.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 3 4 "Results for Madridistas at the World Cup". Real Madrid. 2023.
- 1 2 3 "Raso deal agreed". Tottenham Hotspur. 1 September 2024.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 3 4 ""It's important to start the season like this" – Hayley Raso". Tottenham Hotspur. 24 September 2024.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 3 4 5 "Raso your Player of the Match after Crystal Palace victory". Tottenham Hotspur. 23 September 2024.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 3 4 5 "Raso departs to Frankfurt". Tottenham Hotspur. 29 Agustus 2025.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 3 "Hayley Raso wechselt zur Eintracht". Eintracht Frankfurt. 29 Agustus 2025.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 3 4 5 6 7 8 "Hayley Raso signs for Eintracht". Eintracht Frankfurt. 29 Agustus 2025.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 3 "Squad 2025/2026". Eintracht Frankfurt.
- 1 2 3 4 5 6 7 8 9 "Hayley Raso - Player profile". DFB.
- 1 2 3 4 "Hayley Raso – Spielerinnenprofil". Eintracht Frankfurt.
- ↑ "Extra-time exit". Eintracht Frankfurt. 2 September 2026.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 3 "Hayley Raso: 'I've taken on a leadership role at Eintracht Frankfurt ahead of the UWCL'". Her Football Hub. 31 Agustus 2026.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Australia fall short against Japan". Asian Football Confederation.
- ↑ "Hayley Raso: The Journey to 100". Matildas.
- ↑ "Hayley Raso". Matildas.
- 1 2 "Raso's evolution for Australia". FIFA.
- ↑ "FIFA Women's World Cup Canada 2015 - List of Players - Australia" (PDF). FIFA.
- ↑ "Australia make history against Brazil". FIFA.
- ↑ "Australia name squad for AFC Women's Asian Cup Jordan 2018". Asian Football Confederation.
- 1 2 "Norway edge Australia in shootout". FIFA. 2019.
- 1 2 3 4 "Hayley Raso". Australian Olympic Committee.
- 1 2 "CommBank Matildas squad announced for AFC Women's Asian Cup India 2022". Matildas. 2022.
- ↑ "Australia: Five players to watch". FIFA. 17 Juni 2023.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Australia defeat Republic of Ireland in World Cup opener". Matildas. 2023.
- ↑ "Matildas defeated by Nigeria". Matildas. 2023.
- ↑ "Matildas defeat Canada 4-0 to top Group B". Matildas. 2023.
- 1 2 3 "Matildas defeat Denmark to book Quarter Final berth". Matildas. 7 Agustus 2023.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Australia book quarter-final spot after overcoming Denmark". FIFA. 7 Agustus 2023.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 "Raso: Denmark goal was very special". FIFA. 8 Agustus 2023.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 3 4 5 6 "Hayley Raso and Sam Kerr receive Ballon d'Or nominations". Matildas. 2023.
- 1 2 3 "History making Matildas team selected for Paris 2024™". Matildas. 4 Juni 2024.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 3 4 5 "Meet our AFC Women's Asian Cup Australia 2026™ Squad - The Forwards". Matildas. 2026.
- ↑ "Australia v Philippines - Post Match Report" (PDF). Asian Football Confederation. 2026.
- ↑ "Matildas quartet named in FIFPRO Asia/Oceania Women's Asian Cup Team of the Tournament". Professional Footballers Australia. 1 April 2026.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 3 4 "Joy for Japan; heartbreak for Australia". Asian Football Confederation. 21 Maret 2026.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 3 4 5 6 "FIFPRO Asia/Oceania announces inaugural Team of the Tournament following player vote". FIFPRO. 1 April 2026.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 "Hayley Raso releases children's book Hayley's Ribbon". Matildas. 2021.
- ↑ "Timbers, Thorns FC Announce Community Awards at Ninth-Annual Stand Together Banquet". OurSports Central. 2019.
- 1 2 3 4 "Hayley Raso joins inaugural FIFA Players Executive Programme alongside fellow global superstars". Professional Footballers Australia.
- 1 2 3 4 5 "Hayley Raso - Profile". Soccerway.
- ↑ "FIFA Women's World Cup 2023 goalscorers ranking". FIFA. 20 Agustus 2023.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)