Kamis, 24 September 2026
03:14 WIB
TERKINI
Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN
Hayabusa

Hayabusa

Penyelidikan Jepang ke Asteroid 25143 Itokawa

Hayabusa
330px-Hayabusa_hover.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pesawat luar angkasa Hayabusa
OperatorJepang JAXA
Tipe misiPengambilan sampel asteroid
Tujuan terkiniKembali ke Bumi pada 13 Juni 2010
Tanggal perluncuran9 Mei 2003
Wahana peluncurJepang M-V
Durasi misi7 tahun, 1 bulan dan 4 hari
ID COSPAR2003-019A
Berat510 kg (kering 380 kg)
Instruments
AMICA, LIDAR, NIRS, XRS

Hayabusa (はやぶさ, elang pengelana) adalah sebuah misi angkasa tak berawak yang dipimpin oleh Japan Aerospace Exploration Agency untuk mengambil contoh bahan dari sebuah asteroid dekat-Bumi kecil bernama 25143 Itokawa (berukuran 0,3 x 0,7 km) dan mengambalikan sampel tersebut ke Bumi untuk dianalisis.

Kapal angkasa Hayabusa, dulunya dikenal sebagai MUSES-C (ミューゼスC), diluncurkan pada 9 Mei 2003. Setelah sampai di Itokawa, Hayabusa dan pendarat-mini yang dapat dilepasnya Minerva akan mempelajari bentuk asteroid, putaran, topografi, warna, komposisi, kepadatan, dan sejarah. Pada November 2005 Hayabusa mendarat sebentar untuk mengambil 2 sampel kecil, dan mengembalikan sampel tersebut ke Bumi dan telah kembali pada 13 Juni 2010.

Meskipun wahana antariksa lain, terutama wahana antariksa Galileo dan NEAR Shoemaker, telah mengunjungi asteroid sebelumnya, misi Hayabusa, bila sukses, merupakan pertama kalinya sampel asteroid diambil dan membawanya ke Bumi untuk dianalisis.

Artikel terkait

Pranala luar

Catatan

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan