Harsiwi Achmad (lahir 29 Agustus 1966) adalah seorang tokoh pertelevisian ternama di Indonesia yang memiliki pengalaman luas dalam bidang program dan produksi media. Ia dikenal sebagai salah satu figur kunci di industri pertelevisian Indonesia, dengan karier yang mencakup berbagai posisi strategis di beberapa stasiun televisi besar di Indonesia.
Kehidupan Awal dan Pendidikan
Harsiwi Achmad memiliki latar belakang pendidikan yang kuat dalam bidang antropologi. Ia meraih gelar Sarjana Antropologi dari Universitas Gadjah Mada (UGM) pada tahun 1990. Selama di UGM, Harsiwi dikenal sebagai mahasiswa berprestasi dan berhasil meraih penghargaan sebagai mahasiswa terbaik di universitas tersebut.[1][2] Setelah menyelesaikan pendidikan sarjana, Harsiwi melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi dengan mendapatkan beasiswa Australian International Development Assistance Bureau (AIDAB) untuk meraih gelar Master of Arts, dengan spesialisasi dalam Antropologi dan Sosiologi Perbandingan di Universitas Monash, Australia, dari tahun 1992 hingga 1994.[1] Pendidikan ini tidak hanya membekalinya dengan pengetahuan akademis tetapi juga keterampilan yang relevan untuk kariernya di industri pertelevisian, di mana ia mengaplikasikan ilmu antropologi dan sosiologi dalam pengembangan program-program media.[3]
Karier
Karier Harsiwi Achmad di dunia pertelevisian dimulai pada awal 2000-an. Sejak tahun 2005, ia menjabat sebagai Direktur Programming RCTI setelah sebelumnya menduduki posisi Senior Vice President Programming di stasiun yang sama.[4] Keahliannya dalam merancang program-program berkualitas membuatnya menjadi salah satu tokoh penting di industri ini.
Pada tahun 2010, Harsiwi bergabung dengan Surya Citra Media (SCM), perusahaan induk dari stasiun televisi SCTV dan Indosiar. Di sini, ia menjabat sebagai Corporate Officer/Principal dan kemudian dipromosikan menjadi Managing Director Indosiar.[5] Dalam peran ini, ia memainkan peran utama dalam memperkuat posisi Indosiar sebagai salah satu stasiun televisi terdepan di Indonesia, terutama dalam mempromosikan musik dangdut sebagai bagian dari budaya populer.
Salah satu kontribusi signifikannya adalah dalam penyelenggaraan Indonesian Dangdut Awards, di mana ia menyatakan bahwa Indosiar memiliki dampak besar terhadap perkembangan musik dangdut di Indonesia. "Ini merupakan bukti kalau Indosiar berkontribusi besar terhadap musik dangdut Indonesia," ujarnya dalam sebuah kesempatan.
Selain itu, Harsiwi juga aktif dalam pengembangan program-program unggulan seperti D'Academy, sebuah ajang pencarian bakat musik dangdut yang telah sukses besar di Indonesia. Ia bahkan tercatat sebagai sutradara untuk program tersebut, menunjukkan keahliannya tidak hanya dalam manajemen tetapi juga dalam produksi langsung.[6]
Pendidikan
Lihat pula
Referensi
Pranala ke artikel terkait |
|---|
|
|---|
| Musim | |
|---|
| Pemeran | |
|---|
| Produksi | |
|---|
| Topik terkait | |
|---|
| Penghargaan | |
|---|
Daftar acara yang masih ditayangkan SCTV |
|---|
| Berita | | |
|---|
| Film dan serial | |
|---|
| Infotainmen | |
|---|
| Varietas dan realitas |
- Karnaval SCTV (sejak 2019)
- Love Fest (sejak 2025)
|
|---|
| Olahraga | |
|---|
| Keagamaan |
- Solusi (sejak 2000)
- Indahnya Kebersamaan
- Barakallah (sejak 2021)
|
|---|
| Penghargaan dan kontes | |
|---|
|
|
|---|
| Saat ini |
- Azizah Hanum
- Dana Paramita
- Djati Darma
- Gracia Bern Tobing
- Joy Astro
- Nabiel Abiyasha
- Reno Reksa
- Regina Valeria
- Reza Ramadhansyah
- Riko Anggara
- Risca Andalina
- Skolastika Sylvia
| |
|---|
| Mantan |
- Agung Nugroho
- Ajeng Kamaratih
- Alfito Deannova
- Anastasya Putri
- Anelies Praramadhani
- Ariana Herawati
- Arief Suditomo
- Ariyo Ardi
- Bayu Sutiyono
- Beverly Gunawan
- Boy Bakamaro
- Brigitta Priscilla
- David Rizal
- Dazen Vrilla
- David Silahooij
- Demis Djamaoeddin
- Deti Soepandi
- Dian Ardianti
- Diana Deborah
- Dorothea Ayu
- Duma Riris Silalahi
- Dwi Anggia
- Erwin Dwinanto
- Eva Yunizar
- Farhannisa Nasution
- Fauzan Zaman
- Fitha Dahana
- Grace Natalie
- Indiarto Priadi
- Indriati Yulistiani
- Indy Rahmawati
- Ira Koesno
- Jeremy Teti
- Juanita Wiratmaja
- Kania Sutisnawinata
- Karni Ilyas
- Kevin Lilliana
- Louisa Kusnandar
- Mira Permatasari
- Mochamad Achir
- Nova Poerwadi
- Nova Rini
- Nunung Setiyani
- Paul Felle
- Pramita Andini
- Prisca Niken
- Putri Permatasari
- Retno Pinasti
- Ricardo Indra
- Rike Amru
- Riza Primadi
- Rizal Mustary
- Rosiana Silalahi
- Roy Chuddin
- Sella Wangkar
- Senandung Nacita
- Tascha Liudmila
- Tjandra Wibowo
- Tri Ambarwatie
- Valerina Daniel
- Wandra Putra Mahendra
- Yuke Mayaratih
- Yuliana Fonataba
- Zivanna Letisha
|
|---|
|
|---|
| Musim | |
|---|
| Pembawa Acara | |
|---|
| Juri | |
|---|
| Pemenang | |
|---|
| Tempat kedua | |
|---|
| Finalis | |
|---|
|
|
|---|
| Musim | | |
|---|
| Pembawa Acara | |
|---|
| Pemenang | |
|---|
| Tempat Kedua | |
|---|
| Finalis | |
|---|
|
Daftar acara yang masih ditayangkan Indosiar |
|---|
| Berita | | |
|---|
| Infotainmen | |
|---|
| Film dan serial televisi | |
|---|
| Varietas dan realitas | |
|---|
| Olahraga | |
|---|
| Keagamaan |
- Pintu Pintu Surga
- Mujizat Masih Ada
|
|---|
| Penghargaan dan kontes | |
|---|
|
|
|---|
| Saat ini |
- Ryan Wiedaryanto
- Jemmy Darusman
- Zulfikar Naghi
- Utrich Farzah
- Nurul Cinta
- Sheila Baladraf
- Asran Shady
- Danny Maulana
- Pratiwi Kusuma
- Wandha Dwiutari
- Sheila Purnama
| |
|---|
| Mantan | |
|---|
|
|---|
| Edisi | |
|---|
| Penyiar | |
|---|
| Pemenang | |
|---|
| Tokoh terkait | |
|---|
|
|---|
| Musim | |
|---|
| Pembawa acara | |
|---|
| Pelatih | |
|---|
| Pemenang | |
|---|
| Peringkat kedua | |
|---|
| Finalis | | Musim 1 | |
|---|
| Musim 2 | |
|---|
| Musim 3 | |
|---|
| Musim 4 | |
|---|
|
|---|
| Topik terkait | |
|---|
|