Minggu, 04 Oktober 2026
02:56 WIB
TERKINI
Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan

Harry Moekti

Bagikan:
Harry Moekti
Lahir
Hariadi Wibowo

(1957-03-25)25 Maret 1957
Meninggal24 Juni 2018(2018-06-24) (umur 61)
Penyebab kematian
Serangan Jantung
Nama lainHarry Moekti
Pekerjaan
Masa aktif1980—2018
Karier musik
Genre
Instrumen
Label

Hariadi Wibowo (25 Maret 1957 – 24 Juni 2018), lebih dikenal dengan nama Harry Moekti adalah penyanyi dan dai Indonesia.

Awal kehidupan

Sejak kecil hingga menamatkan studinya di SMA, hari-hari Harrry Moekti dihabiskan di Cimahi dan Bandung. Kemudian sebagai anak tentara, Harry mengikuti orang tuanya yang pindah tugas ke Semarang. Di kota Semarang, Harry pernah menjadi room boy di Hotel Patra Jasa Semarang selama satu tahun. Dari kota Semarang pula karier Hari Moekti dalam bidang musik dimulai. Harry dan beberapa kawannya membentuk grup band Dharodox (dari bahasa jawa yang berarti nderedeg atau gemetar).[1]

Karier

Tahun 1980 sesudah ayahnya meninggal, Harry kembali ke Bandung. Di Bandung, Harry bergabung dengan Orbit band, Primas band bersama Tommy Kasmiri, kemudian New Bloodly band. Perjalanan musik Harry kemudian dilanjutkan di kota Jakarta dengan bergabung bersama Makara dari tahun 1982 sampai tahun 1985. Namun ketika Harry melakukan rekaman solo, grup ini bubar. Suatu hal yang dianggap mengangkat kariernya adalah ketika dirinya bergabung dengan Krakatau pada tahun 1985.

Beberapa rekaman Harry Moekti yang meledak di pasaran antara lain adalah Lintas Melawai pada tahun 1987, Ada Kamu, Aku Suka Kamu Suka dan Satu Kata bersama grup band Adegan. Selama kariernya Harry telah membuat tujuh album rekaman, albumnya yang terakhir adalah Di Sini. Album terakhir itu dibuat ketika Harry mulai menekuni agama Islam lebih mendalam, sehingga Harry tidak melakukan promosi dengan mengadakan show seperti yang dilakukan setiap penyanyi ketika albumnya muncul. Akibatnya album terakhir itu kurang laku di pasaran.

Dunia yang dekat petualangan alam adalah dunia Harry yang lainnya ketika masih menjadi penyanyi. Ia sempat membuat klub panjat tebing di Sukabumi, juga menjadi anggota SAR, aktif dalam olahraga Arung Jeram (search and Rescue), kemudian mengikuti kursus terjun payung di Australia. Semua itu dilakukannya dari tahun 1990 sampai 1996.

Diskografi

Bersama Makara

  • Laron-Laron (1986)

Album Solo

  • Ada Kamu (1987)
  • Nona Nona Nona (1990)
  • Kita Masih (1992)
  • Maukah Kamu (1993)
  • 20 Private Collection (1994)
  • Di Sini (1996)

Bersama Adegan

  • Selangkah di Depan (1993)
  • Waktu Berjalan (1995)

Filmografi

Film

Tahun Judul Peran Keterangan
1991 Demi Cinta Belahlah Dadaku

Televisi

Tahun Judul Peran Keterangan
1996 3 M : Maunya Macam-Macam

Kematian

Harry Moekti meninggal dunia akibat serangan jantung yang di deritanya pada hari Minggu, 24 Juni 2018, pada pukul 20:49 WIB, dalam usia 61 tahun. Harry Moekti dimakamkan di Caringin, Bogor, Jawa Barat hari Senin pagi, 25 Juni 2018.

Referensi

  1. ↑ "Tokoh: Harry Moekti"". Diarsipkan dari asli tanggal 2018-04-30. Diakses tanggal 2018-04-29.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan