Jumat, 16 Oktober 2026
07:52 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M
Hari Singh

Hari Singh

Bagikan:
Untuk kegunaan lain, lihat Hari Singh (disambiguasi).
Hari Singh
हरि सिंह
ਹਰਿ ਸਿੰਘ
ہری سنگھ
Maharaja Jammu dan Kashmir
250px-Sir_Hari_Singh_Bahadur%2C_Maharaja_of_Jammu_and_Kashmir%2C_1944.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Hari Singh pada 1944
Maharaja Jammu dan Kashmir
Berkuasa23 September 1925 — 26 April 1961
PendahuluPratap Singh dari Jammu dan Kashmir
PenerusMonarki Dibubarkan (Karan Singh Menjadi Kepala Negara)
Lahir23 September 1895
Jammu, Kashmir dan Jammu, British Raj
Meninggal26 April 1961 (usia 65)
Bombay, Maharashtra, India
AyahAmar Singh
PasanganMaharani Tara Devi (Istri ke-4)
KeturunanKaran Singh
WangsaWangsa Kerajaan Jammu dan Kashmir
AgamaHindu
250px-Sir_Hari_Singh_Bahadur%2C_Maharaja_of_Jammu_and_Kashmir%2C_1920.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Maharaja Jammu & Kashmir, Hari Singh (1895–1961)

Hari Singh (23 September 1895 – 26 April 1961) adalah Mahraja berkuasa terakhir dari wilayah kerajaan Jammu dan Kashmir di India.

Ia menikah empat kali. Dengan istri keempatnya, Maharani Tara Devi (1910–1967), ia mendapatkan satu putra, Yuvraj (Putra Mahkota) Karan Singh.

Kehidupan awal

Hari Singh lahir pada 23 September 1895 di istana Amar Mahal, Jammu, sebagai satu-satunya putra dari Jenderal Raja Sir Amar Singh Jamwal (14 Januari 1864 – 26 Maret 1909), saudara dari Maharaja Pratap Singh, Maharaja Jammu dan Kashmir pada masa itu.

Referensi

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Hari Singh.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan