Minggu, 01 November 2026
13:49 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

Hari Kebalikan

Permainan anak-anak

Bagikan:

Hari Kebalikan merujuk kepada sebuah permainan yang biasa dimainkan oleh anak-anak. Seseorang dapat mendeklrasikan bahwa hari ini adalah Hari Kebalikan (terkadang secara garis kecil) untuk memajukan beberapa hal yang akan dikatakan atau dapat dikatakan harus menjadi pengertian berlawanan dari arti aslinya (mirip dengan praktik menyilangkan jari untuk secara otomatis membatalkan janji).

Tak ada tanggal resmi dari Hari Kebalikan, dan tidak diketahui adalah negara yang mengakuinya sebagai hari libur.

Permainan tersebut juga dibandingkan dengan "kursus filsafat" anak-anak.[1]

Paradoks referensial diri

Hari kebalikan menyebabkan sebuah paradoks rujukan diri. Di hari kebalikan, seseorang dapat berkata bahwa "Hari ini adalah hari kebalikan." Sehingga, hari tersebut bukanlah hari kebalikan, tetapi jika seseorang berkata bahwa hari ini adalah hari normal maka hari tersebut akan dianggap sebagai hari normal, yang berkontradiksi pada fakta bahwa hari tersebut sebelumnya dikatakan sebagai hari kebalikan.

Referensi

  1. ↑ Shelton, Sandi Kahn (2001). Preschool Confidential. Macmillan. hlm. 232–234. ISBN 9780312254582.

Templat:Paradoks


Ikon rintisan

Artikel bertopik umum ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Jika Anda melihat halaman yang menggunakan templat {{stub}} ini, mohon gantikan dengan templat rintisan yang lebih spesifik.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan