Jumat, 09 Oktober 2026
09:09 WIB
TERKINI
Regional Sembahyang Imlek Penuh Khidmat di Wihara Thay Hin Bio Bandar Lampung Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Hukum Pujianto Divonis 8 Bulan Penjara: Perdagangan Ajinomoto Palsu Merugikan Konsumen Lampung Lampung Diprediksi Cerah Berawan, Hujan Lokal Sambangi Beberapa Wilayah Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Regional Sembahyang Imlek Penuh Khidmat di Wihara Thay Hin Bio Bandar Lampung Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Hukum Pujianto Divonis 8 Bulan Penjara: Perdagangan Ajinomoto Palsu Merugikan Konsumen Lampung Lampung Diprediksi Cerah Berawan, Hujan Lokal Sambangi Beberapa Wilayah Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas

Hari Darmawan

Pengusaha nasional Indonesia

Bagikan:
Hari Darmawan
Lahir
Tan Tjan Hok[1]

(1940-05-27)27 Mei 1940[1]
Meninggal10 Maret 2018(2018-03-10) (umur 77)[2]
PekerjaanPengusaha
Pendiri Matahari Department Store
Pasangan menikahAnna Janti[3]
AnakSuzy Darmawan Hutomo[4]

Hari Darmawan (27 Mei 1940 – 10 Maret 2018) adalah seorang pengusaha nasional Indonesia yang merupakan pendiri toko jaringan ritel terkemuka Matahari Department Store dan tempat wisata populer di Cisarua, Bogor, yaitu Taman Wisata Matahari.[5]

Kehidupan awal

Ayah Hari Darmawan, Tan A Siong, adalah seorang pengusaha lokal di Makassar yang behubungan dengan produk-produk pertanian.[1] Dia dilahirkan dari keluarga besar 12 bersaudara. Pada tahun 1950-an usaha keluarganya mengalami kesulitan dan akhirnya bangkrut, sehingga Darmawan bersama orangtuanya harus berjuang keras untuk menjalankan usaha dari nol lagi. Dengan latar belakang keluarga pedagang seperti ini, menjadikan Hari kecil tumbuh menjadi seorang pemuda yang tekun, ulet, jujur, pantang menyerah, dan ingin selalu menjadi pemenang.[3]

Setelah lulus dari Sekolah Menengah Atas, dia merantau ke Jakarta untuk mencari pekerjaan. Dia bertemu dan menikahi putri dari pemilik "Mickey Mouse", sebuah toko serba ada berukuran kecil di Pasar Baru, yang pada saat itu merupakan sebuah distrik perbelanjaan terkenal di Jakarta.[1]

Karier

Ayah mertua Hari Darmawan kemudian menjual toko serba ada tersebut kepadanya. Di bawah pengelolaannya, toko berkembang pesat.

Pada tahun 1972, dia membeli toko serba ada terbesar di Pasar Baru waktu itu yang bernama "Toko De Zon" (dari bahasa Belanda yang berarti The Sun atau Matahari dalam bahasa Indonesia). Dia mengganti namanya menjadi "Matahari"[1] dan gerai pertama dibuka pada tanggal 24 Oktober 1958 yang menempati gedung dua lantai seluas 150 meter persegi di Pasar Baru, Jakarta.[6] Pada tahun 1980-an, "Matahari" membuka cabang-cabangnya di hampir semua kota besar di Indonesia dan toko tersebut terkenal sebagai toko jaringan ritel terbesar di Indonesia.[1]

Darmawan pernah terpilih sebagai Wakil Ketua Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo). Pada tahun 1997, bisnisnya dibeli oleh Lippo Group. Darmawan sendiri kemudian mendirikan perusahaan baru bernama "Pasar Swalayan Hari-Hari"

Selain di bidang bisnis ritel, Hari Darmawan juga telah merambah ke bidang pariwisata dengan membangun Taman Wisata Matahari[7] yang berlokasi di Cisarua, Bogor.

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 6 Leo Suryadinata (2015). Prominent Indonesian Chinese: Biographical Sketches (4th edition). ISEAS Yusof Ishak Institute. hlm. 28. ISBN 978-981-4620-50-5. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-08-15. Diakses tanggal 13 April 2017.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "Pendiri Matahari Department Store Hari Darmawan Meninggal Dunia". Kompas.com. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2022-05-18. Diakses tanggal 10-03-2018. {{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |access-date=
  3. 1 2 "Bab 3 Gambaran Umum Perusahaan". Universitas Bina Nusantara. hlm. 29 https://web.archive.org/web/20170413235645/http://thesis.binus.ac.id/doc/Bab3/2007-2-00593-SI%20BAB%203.pdf. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2017-04-13. Diakses tanggal 13 April 2017. {{cite book}}: |title= tidak ada atau kosongPemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ Rustika Herlambang (09 November 2008). "Suzy Darmawan Hutomo". Rustikaherlambang’s Weblog. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-05-28. Diakses tanggal 13 April 2017. {{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |date=
  5. ↑ "Sejarah Taman Wisata Matahari". www.tamanwisatamatahari.id. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-05-31. Diakses tanggal 2016-10-08.
  6. ↑ "Kilas Balik". Matahari Department Store. Diakses tanggal 13 April 2017.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)[pranala nonaktif permanen]
  7. ↑ "Taman Wisata Matahari". Taman Wisata Matahari. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-07-02. Diakses tanggal 2017-05-05.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan